A) Cicero B) Aristoteles C) Plato D) Boethius
A) Ketidakbalasan cintanya. B) Konflik teologis yang dialaminya. C) Penjara dan eksekusi yang akan segera dilaksanakan. D) Kehilangan kekayaannya.
A) Filsafat B) Keberuntungan C) Alam D) Akal
A) Kejahatan adalah ketiadaan kebaikan. B) Kejahatan diciptakan oleh manusia. C) Kejahatan adalah bagian yang tak terhindarkan dari kehidupan. D) Kejahatan adalah kekuatan yang harus diperhitungkan.
A) Ketakutan dan keputusasaan B) Keadilan dan kekuasaan C) K kebijaksanaan dan pemahaman D) Keberuntungan dan kesempatan
A) Sifat emosional Tuhan B) Keberadaan fisik Tuhan C) Pengetahuan ilahi sebelumnya D) Ketiadaan Tuhan
A) Sebagai sesuatu yang tidak berubah dan abadi. B) Sebagai sesuatu yang bergantung pada keadaan. C) Sebagai sesuatu yang bersifat subjektif dan tergantung pada situasi. D) Sebagai sesuatu yang didasarkan pada pendapat manusia.
A) Simbol harmoni dan keteraturan B) Hiburan bagi jiwa C) Ungkapan kesedihan D) Alat untuk membujuk
A) Kebahagiaan sejati berasal dari dalam diri, bukan dari hal-hal eksternal. B) Kebahagiaan sejati membutuhkan persetujuan sosial. C) Kebahagiaan sejati bersifat sementara dan mudah hilang. D) Kebahagiaan sejati ditemukan dalam kekayaan dan status sosial. |