A) Jalur yang ditunjuk di jalan untuk digunakan oleh pengendara sepeda. B) Jalur untuk parkir sepeda. C) Jalur untuk jogging (berlari). D) Jalur untuk kendaraan roda dua (seperti skuter).
A) Program berbagi sepeda. B) Jenis balapan sepeda. C) Sebuah jalan dengan lalu lintas kendaraan yang rendah, yang memprioritaskan lalu lintas sepeda. D) Toko penyewaan sepeda.
A) Jaringan fasilitas yang mendukung penggunaan sepeda, seperti jalur sepeda, jalur khusus, dan tempat parkir sepeda. B) Suara bel sepeda. C) Pakaian bersepeda. D) Aksesoris sepeda seperti helm dan kunci.
A) Lintasan untuk balap mobil. B) Jalur sepeda yang dipisahkan dari jalan oleh penghalang fisik. C) Lintasan melingkar untuk latihan bersepeda. D) Lintasan untuk perlombaan sepeda.
A) Lebar jalur sepeda terlindungi lebih sempit daripada jalur sepeda biasa. B) Jalur ini secara fisik memisahkan pengendara sepeda dari lalu lintas kendaraan bermotor. C) Biaya pembangunan jalur sepeda terlindungi lebih murah dibandingkan jalur sepeda biasa. D) Jalur sepeda terlindungi tidak memiliki lampu lalu lintas.
A) Ini menyediakan tempat yang aman untuk memarkir sepeda di berbagai lokasi. B) Ini mendorong pengendara sepeda untuk melaju dengan kecepatan tinggi. C) Ini mencegah orang untuk bersepeda. D) Ini meningkatkan polusi.
A) Untuk memberi peringatan kepada pejalan kaki. B) Untuk memberikan sinyal khusus bagi pengendara sepeda di persimpangan. C) Untuk berkomunikasi antar pengendara sepeda. D) Untuk memberi sinyal terkait perbaikan sepeda darurat.
A) Untuk mengatur perlombaan sepeda. B) Untuk menyediakan tempat parkir dan penyimpanan yang aman untuk sepeda. C) Untuk menjual sepeda. D) Untuk memperbaiki sepeda.
A) Sebuah kompetisi bagi para pengendara sepeda. B) Kotak untuk menyimpan sepeda. C) Area di bagian depan persimpangan yang ditujukan bagi pengendara sepeda untuk menunggu lampu lalu lintas berubah. D) Kotak yang berisi perlengkapan sepeda.
A) Montreal, Kanada B) San Francisco, AS C) Ottawa, Kanada D) New York, AS
A) Buku panduan desain Sustrans B) Buku panduan desain "Tekenen voor de fiets" C) MUTCD D) Panduan AASHTO tentang fasilitas jalur sepeda
A) Jalur sepeda B) Jalur penggunaan bersama C) Ruang hijau (untuk pejalan kaki dan pengendara sepeda) D) Fasilitas bersepeda terpisah
A) Lembah sepeda B) Lembah sepeda penanda C) Sharrow (tanda jalur sepeda) D) Jalur sepeda khusus
A) Jalur khusus sepeda (cycle track) B) Tanda panah bersama (sharrow) C) Jalur sepeda berpenghalang D) Jalur sepeda searah lalu lintas kendaraan
A) Jalur penggunaan bersama (shared use path) B) Lintasan sepeda (cycle track) C) Lajur sepeda berpenghalang (buffered bike lane) D) Jalan khusus sepeda (bicycle boulevard)
A) Jalur sepeda B) Jalan bersama (untuk pejalan kaki dan pengendara sepeda) C) Fasilitas sepeda terpisah D) Ruang hijau untuk jalur sepeda
A) Fasilitas bersepeda terpisah B) Jalur sepeda C) Jalur pejalan kaki bersama D) Jalur multi-fungsi
A) Perubahan desain jalan tidak berpengaruh pada frekuensi kecelakaan. B) Hal itu menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam tingkat keparahan kecelakaan. C) Frekuensi kecelakaan meningkat secara signifikan. D) Frekuensi kecelakaan menurun sebesar 6% setelah implementasi.
A) Bahu jalan sebagai area penunjuk B) Jalan khusus sepeda C) Jalur khusus sepeda D) Tanda berbagi jalur
A) Jerman B) Selandia Baru C) Amerika Serikat D) Belanda
A) 2017 B) 2004 C) 2012 D) 2020
A) Jalan Albertslund B) RijnWaalpad C) Jalur Breda-Etten-Leur D) C99
A) 30 km B) 10 km C) 17,5 km D) 25 km
A) 13,4 juta krona Denmark B) 20 juta krona Denmark C) 8 juta euro D) 10 juta euro
A) Pompa ban di stasiun pengisian bahan bakar. B) Toko perbaikan sepeda. C) Area istirahat dengan tempat duduk. D) Air mancur.
A) Kopenhagen B) Amsterdam C) Bogotá D) Kota New York
A) 100 km B) 50 km C) 120 km D) 84 km
A) Perlakuan pada persimpangan B) Menghapus jalur sepeda C) Menambahkan lebih banyak rambu berhenti khusus untuk pengendara sepeda D) Membangun jalan layang hanya untuk mobil
A) Groningen B) Amsterdam C) Rotterdam D) Delft
A) 30% B) 70% C) 50% atau lebih D) 20%
A) Gothenburg B) Uppsala C) Stockholm D) Malmö
A) 36% B) 10% C) 50% D) 25%
A) 10% B) Sekitar 40% C) 20% D) 60%
A) Berlin B) Paris C) Madrid D) London
A) Belanda. B) Prancis. C) Jerman. D) Kanada.
A) 28%. B) 75%. C) 10%. D) 50%.
A) 17% B) 25% C) 30% D) 44%
A) Belanda B) Denmark C) Prancis D) Jerman
A) Sebuah studi kasus-kontrol pada tahun 2021 B) Sebuah tinjauan (review) tahun 2021 C) Sebuah studi tahun 2019 D) Laporan Uni Eropa tahun 2023
A) Jerman B) Belanda C) Jepang D) Denmark
A) Rheinbahn di Düsseldorf B) S-Bahn Munich C) Eurostar D) S-tog Kopenhagen
A) Thameslink B) GWR (Great Western Railway) C) Eurostar D) CrossCountry
A) Bisa digunakan secara gratis tanpa berlangganan B) Hanya tersedia untuk warga setempat C) Hanya tersedia di pusat kota saja D) Berbasis langganan |