A) Sitta canadensis B) Sitta castanea C) Sitta carolinensis D) Sitta europaea
A) Hutan gugur B) Wilayah tundra C) Gurun D) Terumbu karang
A) Merah B) Biru C) Hijau D) Kuning
A) Dengan menggerakkan ekornya. B) Dengan menggunakan penanda aroma. C) Melalui tarian yang rumit. D) Melalui vokalisasi dan bahasa tubuh.
A) Afrika B) Amerika Utara C) Australia D) Subkontinen India
A) Fringillidae B) Sittidae C) Corvidae D) Accipitridae
A) Berkelana (bermigrasi) B) Memiliki wilayah kekuasaan C) Hidup sendiri D) Bersifat berkelompok
A) Tidak Terancam (Least Concern) B) Terancam (Endangered) C) Rentan (Vulnerable) D) Terancam Kritis (Critically Endangered)
A) Paruh yang kuat B) Ekor panjang C) Kepala besar D) Kaki yang kokoh
A) Dengan gerakan tari yang kompleks. B) Dengan menggunakan nyanyian yang keras dan sederhana. C) Melalui pertunjukan tanpa suara. D) Dengan membangun sarang yang rumit.
A) Amerika Utara B) Eropa Utara C) Asia Selatan D) Afrika
A) Padang rumput B) Gurun C) Hutan beriklim sedang atau pegunungan D) Hutan hujan tropis
A) Burung nuthatch berbatu B) Burung nuthatch Tiongkok C) Burung nuthatch berparuh merah dari Amerika Utara D) Burung nuthatch Eurasia
A) Urbanisasi B) Deforestasi C) Perubahan iklim D) Polusi
A) John Gould B) Charles Darwin C) David Attenborough D) René-Primevère Lesson
A) Burung gnatcatcher (Polioptilidae) B) Burung wren (Troglodytidae) C) Burung treecreeper (Certhiidae) D) Burung wallcreeper (Tichodroma muraria)
A) Tichodromadidae B) Certhiidae C) Sittidae D) Salpornithidae
A) Sylvioidea B) Piciformes C) Certhioidea D) Passeriformes
A) Bahasa Jerman B) Bahasa Prancis C) Bahasa Yunani Kuno D) Bahasa Latin
A) S. cuvieri Gervais, 1852 B) Burung pelatuk berparuh merah C) Certhiops rummeli D) S. senogalliensis Portis, 1888
A) Komite Penamaan Burung Dunia B) Kongres Ornitologi Internasional C) Perkumpulan Ornitologi Amerika D) Serikat Ornitologi Inggris
A) Menghuni habitat yang sama B) Memiliki nyanyian yang identik C) Membuat sarang sendiri D) Berkelana bersama
A) Lumpur dan kotoran B) Gumpalan getah pohon cemara yang lengket C) Serpihan kulit kayu dan kulit biji D) Kumbang blister
A) Dengan menutup celah menggunakan lumpur. B) Dengan mengoleskan serangga kumbang blister di sekitar pintu masuk. C) Dengan membangun sarang berbentuk botol. D) Dengan menggunakan gumpalan getah pohon cemara yang lengket.
A) Membangun sarang menggunakan lumpur dan kotoran. B) Membuat sarang di lubang pohon yang dalam. C) Menggunakan banyak bahan pelapis yang lembut. D) Berkumpul dalam kelompok besar untuk menghangatkan tubuh.
A) 40% B) 61,6% C) 75% D) 53%
A) Tidak ada. B) Lebih besar dibandingkan dengan wilayah lain. C) Lebih kecil dibandingkan dengan spesies yang hidup di wilayah selatan. D) Sama seperti pada spesies yang hidup di wilayah selatan.
A) 30 hingga 35 hari B) 5 hingga 10 hari C) 20 hingga 25 hari D) 12 hingga 18 hari
A) Tepat 50 kg B) Kurang dari 1 kg C) Antara 10 dan 20 kg D) Hingga 32 kg (70 pon)
A) 40 hingga 45 hari B) 21 hingga 27 hari C) 10 hingga 15 hari D) 30 hingga 35 hari
A) Kurang dari 1 tahun B) Lebih dari 15 tahun C) Tepatnya 5 tahun D) Tingkat kelangsungan hidup tahunan pada burung dewasa adalah 61,6%.
A) Serpihan kulit kayu B) Bulu C) Lumpur D) Kumbang blister
A) Burung walet B) Burung pipit C) Burung kenari D) Burung pelatuk
A) Sebuah batu untuk memecah biji. B) Sebatang tongkat untuk menggali tanah. C) Selembar kulit kayu yang digunakan sebagai alat pengungkit. D) Daun yang digunakan untuk menyapu serangga.
A) Mereka membuangnya. B) Mereka menggunakannya sebagai alat untuk membuka makanan lainnya. C) Mereka memakannya langsung di tempat. D) Mereka memasukkannya ke dalam celah yang sesuai untuk dikonsumsi di kemudian hari.
A) Empat B) Sepuluh C) Enam D) Delapan
A) Sistem pertanian berpindah (ladang berpindah) B) Penebangan hutan oleh penduduk setempat C) Undang-undang yang mempromosikan pariwisata D) Urbanisasi
A) Beberapa ribu ekor B) Lebih dari 10.000 ekor C) Tidak melebihi 1.000 ekor D) Lebih dari 5.000 ekor
A) Urbanisasi B) Deforestasi C) Fragmentasi hutan D) Pembangunan pariwisata |