A) Cheirogaleus medius B) Varecia variegata C) Lemur catta D) Microcebus murinus
A) Brasil B) Australia C) Madagaskar D) Indonesia
A) Nokturnal (aktif di malam hari) B) Krepuskular (aktif saat senja dan fajar) C) Matutinal (aktif di pagi hari) D) Diurnal (aktif di siang hari)
A) Cheirogaleidae B) Indriidae C) Lepilemuridae D) Lemuridae
A) Ekor yang panjang B) Bulu yang tebal C) Cakar yang tajam D) Mata yang besar
A) Memanjat B) Berjalan dengan dua kaki C) Melompat D) Berjalan dengan empat kaki
A) Perasa B) Pendengaran C) Penglihatan D) Penciuman
A) Meditasi B) Agresi C) Keriaan D) Torpor (semacam hibernasi ringan)
A) Telepati. B) Sinyal visual dan gerakan. C) Penggunaan bahasa isyarat. D) Vokalisasi dan penandaan aroma.
A) Perubahan iklim B) Predasi C) Hilangnya habitat D) Pemburuan liar
A) 30 hingga 40 gram B) 100 hingga 150 gram C) 58 hingga 67 gram (2,0 hingga 2,4 ons) D) 75 hingga 90 gram
A) Primata strepsirrhina B) Primata haplorhina C) Primata prosimia D) Monyet Dunia Baru
A) Pondiky B) Titilivaha C) Tsidy D) Koitsiky
A) 'Monyet kecil' B) 'Hewan nokturnal (aktif di malam hari)' C) 'Mirip tikus' D) 'Bulu berwarna abu-abu'
A) Tidak ada serangan predator yang terjadi. B) Satu dari empat individu menjadi korban predator setiap tahun. C) Satu dari sepuluh individu menjadi korban predator setiap tahun. D) Satu dari dua individu menjadi korban predator setiap tahun.
A) Rendah, menghasilkan satu anak per siklus kehamilan. B) Sedang, menghasilkan tiga anak per siklus kehamilan. C) Tinggi, biasanya menghasilkan dua anak per siklus kehamilan. D) Tidak ada di alam liar.
A) Lima tahun B) Dua tahun C) Satu tahun D) Sepuluh tahun
A) Hingga 15 tahun B) Hingga 20 tahun C) Hingga 5 tahun D) Hingga 10 tahun
A) Peningkatan risiko menjadi mangsa B) Migrasi ke habitat baru C) Hilangnya perilaku nokturnal (aktif di malam hari) D) Kekurangan makanan yang berkepanjangan
A) 90 hari B) 120 hari C) Sekitar 60 hari D) 30 hari
A) Strepsirrhini B) Tarsiiformes C) Haplorhini D) Prosimii
A) Cebidae B) Platyrrhini C) Lemuriformes D) Lorisiformes
A) Tikus lemur merah-abu-abu (M. griseorufus) B) Sifaka Coquerel C) Lemur ekor cincin D) Tikus lemur coklat (M. rufus)
A) John Frederick Miller B) Charles Darwin C) Louis Leakey D) Étienne Geoffroy Saint-Hilaire
A) 1972 B) 1931 C) 1834 D) 1777
A) Tupai lemur coklat (M. rufus) B) Tupai lemur merah keabu-abuan C) Tupai lemur abu-abu D) Sifaka Coquerel
A) 10 B) 5 C) Setidaknya 17 D) 25
A) Penglihatan binokular B) Penglihatan warna C) Tapetum lucidum D) Penglihatan inframerah
A) Ekor kehilangan seluruh bulunya. B) Volume ekor dapat meningkat hingga empat kali lipat saat menyimpan lemak. C) Ekor menjadi lebih pendek dan tipis. D) Warna ekor berubah untuk menyatu dengan lingkungannya.
A) 52 kromosom B) 66 kromosom C) 44 kromosom D) 78 kromosom
A) Semuanya memiliki kromosom akrosentrik. B) Semuanya hanya memiliki lengan kromosom yang panjang. C) Semuanya memiliki kromosom metasentrik. D) Semuanya memiliki lengan kromosom yang sama panjang.
A) 1,8 pikogram B) 4,2 pikogram C) 5,6 pikogram D) 3,12 pikogram
A) Hitam B) Merah cerah C) Cokelat tua D) Putih kekuningan
A) Putih pucat B) Hitam C) Kuning cerah D) Cokelat tua
A) Perut B) Punggung C) Ekor D) Kaki
A) Peningkatan asupan protein selama musim mereka yang lebih aktif. B) Tidak ada perubahan pola makan sepanjang tahun. C) Peningkatan asupan karbohidrat selama masa hibernasi. D) Penurunan asupan makanan selama musim hujan.
A) Tundra B) Hutan tropis dataran rendah yang kering C) Gurun D) Hutan hujan beriklim sedang
A) Hutan hujan tropis B) Hutan gugur beriklim sedang C) Hutan primer D) Hutan sekunder
A) Hanya selama musim hujan B) Tidak ada C) Persentase yang lebih besar D) Kurang dari 10%
A) Zona Konservasi Mandena B) Tôlanaro C) Sungai Onilahy atau Danau Tsimanampetsotsa D) Taman Nasional Ankarafantsika
A) Pemakan bangkai B) Herbivora C) Predator mamalia besar D) Penyerbuk untuk spesies tumbuhan lokal
A) Hidup menyendiri. B) Membangun sarang di tanah. C) Memakan betina dewasa. D) Melakukan migrasi jarak jauh.
A) Kamuflase B) Strategi penghindaran C) Konfrontasi fisik D) Membangun sarang yang diperkuat
A) 50% B) 10% C) Sekitar 25% D) 5%
A) Civet Madagaskar B) Mongoose berbulu cincin C) Aye-aye D) Kucing Madagaskar
A) Berlindung di dalam lubang pohon B) Bersembunyi di bawah batu C) Menggali lubang di bawah tanah D) Memanjat ke cabang-cabang tertinggi
A) Rumput B) Bulu C) Lumpur D) Daun-daun kering
A) Sentuhan B) Pendengaran C) Penciuman D) Penglihatan
A) Semut api B) Semut C) Belalang D) Kumbang
A) Merangkak dengan keempat kaki B) Berjalan tegak C) Meluncur dengan perut D) Melompat seperti katak
A) Menepis serangga B) Organ keseimbangan C) Memberi sinyal kepada lemur lainnya D) Mencengkeram cabang
A) Hanya mengonsumsi satu jenis serangga B) Hanya memakan buah-buahan C) Memiliki rentang makanan yang sangat luas D) Terutama karnivora
A) November hingga Februari. B) Juni hingga Oktober. C) Mei hingga Agustus. D) April hingga September.
A) Baik jantan maupun betina secara merata B) Betina C) Tidak ada, mereka tidur sendiri D) Jantan
A) Hanya memilih pejantan yang dominan. B) Mengurangi jumlah pasangan. C) Meningkatkan keragaman genetik pada keturunan. D) Memastikan ukuran tubuh keturunan menjadi lebih besar.
A) 1989 B) 2008 C) 1968 D) 1975
A) 97% B) 75% C) 50% D) 25% |