A) Pengembangan identitas B) Ajaran agama C) Kesulitan ekonomi D) Trauma psikologis
A) John Calvin B) Jean-Jacques Rousseau C) Martin Luther D) Thomas Aquinas
A) Studi hukumnya B) Pernikahannya C) Hubungannya dengan ayahnya D) Persahabatannya dengan para reformator lainnya
A) Integritas vs. keputusasaan B) Identitas vs. kebingungan peran C) Otonomi vs. rasa malu D) Keintiman vs. isolasi
A) Edict of Nantes (Dekrit Nantes) B) Ninety-Five Theses (95 Tesis) C) Konferensi Reformasi D) Konsili Trente
A) Skizofrenia B) Gangguan stres pascatrauma C) Gangguan bipolar D) Depresi dan kecemasan
A) Reformasi politik. B) Kemajuan dalam bidang filsafat. C) Perubahan ekonomi di Eropa. D) Pemahaman baru tentang keyakinan individu.
A) Ajaran-ajaran gereja B) Alkitab ke dalam bahasa Jerman C) Teks-teks filsafat Yunani D) Al-Qur'an ke dalam bahasa Latin
A) Transubstansiasi B) Pembenaran melalui iman C) Pengampunan dosa D) Api penyucian
A) Profesor B) Pedagang C) Pendeta D) Bangsawati
A) Pernikahannya B) Perjalanannya ke Roma C) Badai dan sumpahnya untuk menjadi seorang biarawan D) Aksesnya terhadap Alkitab |