A) Buddha B) Mencius C) Laozi D) Konfusius
A) Tao Te Ching B) Analek C) The Art of War D) Bhagavad Gita
A) Pencerahan B) Penderitaan C) Kebaikan D) Harmoni
A) Dinasti Qin B) Dinasti Han C) Dinasti Tang D) Dinasti Ming
A) Pemerintah B) Pendidikan C) Agama D) Keluarga
A) Huineng B) Sunzi C) Mencius D) Bodhidharma
A) Seniman B) Prajurit C) Pertapa/Biksu D) Orang yang beradab/berbudi luhur
A) Ketaatan kepada orang tua B) Ketidakpedulian terhadap diri sendiri C) Kasih sayang D) Pencerahan spiritual
A) Ruisme B) Taoisme C) Shinto D) Buddhisme
A) Periode Negara-Negara Saling Bertempur B) Dinasti Qin C) Era Seratus Sekte Pemikiran (sekitar tahun 500 SM) D) Dinasti Han
A) Zhi (智) B) Li (禮) C) Yi (義) D) Ren (仁)
A) Mohisme B) Legalisme C) Neo-Konfusianisme D) Taoisme
A) 1905 B) 1911 C) 1950 D) 1949
A) Mao Zedong B) Deng Xiaoping C) Chiang Kai-shek D) Sun Yat-sen
A) Sosialisme B) Komunisme C) Etika kerja Konfusianisme D) Kapitalisme
A) Korea Selatan B) Vietnam C) Tiongkok D) Jepang
A) Sebagai sebuah agama yang berfokus pada sebuah dewa yang maha kuasa. B) Sebagai sebuah bentuk mistisisme. C) Sebagai sebuah sistem filsafat yang menganggap 'urusan duniawi sebagai sesuatu yang sakral'. D) Sebagai sebuah ideologi politik murni.
A) Ren (仁) B) Yi (義) C) Zhi (智) D) Li (禮)
A) Tatanan moral yang transenden B) Entitas ilahi yang maha kuasa C) Langit secara fisik D) Takdir manusia
A) Kebajikan, harmoni sosial, dan tanggung jawab keluarga. B) Kekuatan militer. C) Kebebasan individu. D) Kemakmuran ekonomi.
A) Rú B) Tradisionalis C) Kǒngjiào D) Ruism
A) Rújiā B) Kǒngjiào C) Rúxué D) Kongjiadian
A) 'Ajaran agama Konfusius' B) 'Sarjana', 'berpengetahuan', atau 'pria yang berbudaya' C) 'Air' D) 'Metode-metode shamanik dalam melaksanakan ritual'
A) Ruism B) Kongjiao C) Rujia D) Kongjiaodian
A) "Filsafat tradisional" B) "Studi tentang Ru" C) "Ajaran Konfusius" D) "Simbol air"
A) Robert Eno B) David Schaberg C) Zhou Youguang D) Yuri Pines
A) Rúxué B) Kǒngjiào C) Tradisionalis D) 'Ruism'
A) "Sekolah pemikiran Ru" B) "Studi tentang Ru" C) "Doktrin agama Konfusius" D) "Filsafat tradisionalis"
A) Liu Xin, seorang pustakawan istana B) Tu Weiming C) Yao Xinzhong D) Konfusius
A) Guru, murid, orang tua, tokoh masyarakat B) Raja, menteri, jenderal, rakyat biasa C) Petani, cendekiawan, pengrajin, pedagang D) Penyair, musisi, pelukis, ahli kaligrafi
A) Konfusius B) Joël Thoraval C) Kang Youwei D) Stephan Feuchtwang
A) Ritual dan persembahan sebaiknya dilakukan tanpa keterlibatan pribadi. B) Ritual dan persembahan tidak diperlukan untuk pertumbuhan spiritual. C) Ritual dan persembahan memiliki pentingnya etis, karena dapat menghasilkan kehidupan yang baik melalui pengendalian diri. D) Ritual dan persembahan hanyalah bersifat simbolis dan tidak memiliki dampak nyata.
A) Zhi (kebijaksanaan, pengetahuan) B) Li (kesopanan, ritual) C) Yi (kebenaran, keadilan) D) Ren (kebaikan, kemanusiaan)
A) Jié B) Zhì C) Xiào D) Zhōng
A) Gōng (恭) - Kesopanan/Rendah hati B) Yǒng (勇) - Keberanian C) Chǐ (恥) - Rasa malu D) Lián (廉) - Kejujuran/Ketulusan
A) Kebaikan, kemanusiaan B) Ketulusan, kesetiaan C) Kesopanan, tata krama D) Kebenaran, keadilan
A) Xin (ketulusan, kesetiaan) B) Zhi (智; zhì) C) Ren (kebaikan, kemanusiaan) D) Yi (keadilan, kebenaran)
A) Jié (節) B) Xiào (孝) C) Chǐ (恥) D) Zhōng (忠)
A) Yi B) Keberanian C) Li D) Ren
A) Melalui kekayaan materi. B) Melalui isolasi. C) Melalui meditasi. D) Melalui hubungan antarmanusia.
A) "Jika bertentangan dengan tata krama, jangan melihat; jika bertentangan dengan tata krama, jangan mendengarkan; jika bertentangan dengan tata krama, jangan berbicara; jika bertentangan dengan tata krama, jangan bertindak." B) "Kebajikan (Ren) hanya untuk orang-orang yang bijaksana dan berpengetahuan." C) "Kebajikan (Ren) dapat dipraktikkan tanpa adanya tata krama (Li)." D) "Kebajikan (Ren) dapat dicapai melalui meditasi dan kesendirian."
A) "Apa yang membuat hal-hal yang tak terlihat menjadi terlihat" B) "Sebuah penghalang bagi kemajuan" C) "Sebuah cara untuk mengakumulasi kekayaan" D) "Sebuah metode untuk mencapai pencerahan pribadi"
A) Menolak segala bentuk kritik. B) Mengabaikan pendapat para menterinya. C) Memerintah dengan kekuasaan mutlak. D) Menerima saran dari para menterinya.
A) Penekanan pada kewajiban terhadap orang tua. B) Sifatnya yang otoriter. C) Kurangnya kebajikan moral di antara para penguasa. D) Tidak adanya kesetiaan dari para menteri.
A) Zeng Shen. B) Yan Hui. C) Mencius. D) Laozi.
A) Li B) Zhi C) Yi D) Renqing
A) Bersaing dengan senior mereka. B) Mengabaikan senior mereka. C) Memimpin senior mereka. D) Menghormati senior mereka.
A) Tindakan spontan B) Hukum tertulis C) Pilihan pribadi D) Ritual yang telah ditetapkan
A) junzi B) xiaoren C) sage D) ren
A) manfaat jangka panjang bagi orang lain B) pengembangan etika dan moral C) hanya keuntungan jangka pendek D) ketenangan batin melalui kebajikan
A) Keindahan puitis B) Tidak ada kesalahan C) Kompleksitas dan kedalaman D) Humor dan kecerdasan
A) Memilih nama-nama yang sesuai langsung dengan kenyataan. B) Menstandarisasi nama-nama di berbagai budaya. C) Menciptakan bahasa-bahasa baru. D) Menciptakan konsep-konsep abstrak untuk perdebatan filosofis.
A) Burung phoenix B) Burung bangau C) Harimau D) Naga
A) 221–206 SM B) 1046–256 SM C) 551–479 SM D) 960–1279 M
A) Anugerah ilahi yang diberikan kepada para penguasa yang berbudi luhur. B) Sebuah strategi militer untuk penaklukan. C) Sebuah bentuk pemujaan leluhur. D) Sebuah kebijakan ekonomi.
A) Dinasti Han B) Periode Negara-Negara Saling Bertentangan C) Dinasti Song D) Dinasti Tang
A) Laozi B) Zhuangzi C) Dong Zhongshu D) Konfusius
A) Jiang Qing B) Kang Xiaoguang C) Zhou Beichen D) Konfusius
A) Shanghai B) Guiyang, Provinsi Guizhou C) Kota Qufu D) Beijing
A) Kang Xiaoguang B) Jiang Qing C) Zhou Beichen D) Konfusius
A) 2015 B) 1999 C) 2003 D) 2005
A) Shanghai B) Kota Qufu C) Beijing D) Hong Kong
A) Seorang pemimpin militer B) Seorang pejabat yang dipilih C) Seorang pria yang unggul (junzi) D) Orang yang paling cerdas di kerajaan
A) Ketakutan akan hukuman. B) Kekuatan militer dan penaklukan. C) Dasar spiritual-etis, bukan kekuatan paksa. D) Insentif dan penghargaan ekonomi.
A) Politik berdasarkan kebajikan. B) Konservatisme progresif. C) Liberalisme meritokratis. D) Kesetaraan politik.
A) Prinsip 'satu orang, satu suara'. B) Prinsip meritokrasi ekonomi. C) Sebuah 'prinsip perbedaan politik' yang bersifat prototipe dari pemikiran Rawls. D) Prinsip demokrasi liberal.
A) Menciptakan struktur pemerintahan trikameral (dengan tiga kamar). B) Memastikan semua pejabat dipilih secara demokratis. C) Menempatkan kekuasaan berdasarkan sesuatu yang sakral dan tradisional. D) Melibatkan masyarakat dalam urusan publik di tingkat lokal.
A) Para pejabat lokal dipilih oleh rekan sejawat. B) Para pejabat lokal adalah keturunan Konfusius. C) Para pejabat lokal dipilih secara demokratis. D) Para pejabat lokal dipilih melalui ujian.
A) Tongdong Bai B) Jiang Qing C) Bell D) Wang
A) Mobilitas sosial B) Pemilihan demokratis C) Patronalisme epistemik D) Kesetaraan berdasarkan merit
A) Liberalisme ekonomi B) Hak-hak individu C) Model 'satu orang, satu suara' D) Kebebasan berbicara
A) Voltaire B) Prospero Intorcetta C) Gottfried Wilhelm Leibniz D) Matteo Ricci
A) Matteo Ricci B) Gottfried Wilhelm Leibniz C) Prospero Intorcetta D) Voltaire
A) Chiang Kai-shek B) Ma Fuxiang C) Mao Zedong D) Sun Yat-sen
A) Cristobal Kay B) Adam Smith C) Herman Kahn D) John Maynard Keynes
A) Mohisme B) Taoisme C) Legalisme D) Konfusianisme
A) Han Fei B) Lu Xun C) Sun Lutang D) Mozi
A) Revolusi Xinhai B) Pemberontakan Boxer C) Pemberontakan Taiping D) Revolusi Kebudayaan
A) Lu Xun B) Sun Lutang C) Han Fei D) Kim Kyong-il
A) Pemberontakan Boxer B) Revolusi Kebudayaan C) Gerakan Kebudayaan Baru D) Pemberontakan Taiping
A) Han Fei B) Confucius C) Sun Lutang D) Laozi
A) Cheng Yi B) Sima Guang C) Zhu Xi D) Ban Zhao
A) Teori Yin-yang B) Kitab Luxuriant Dew C) Empat Kebajikan D) Tiga Kewajiban
A) Paus Yohanes Paulus II B) Paus Leo XIII C) Paus Gregorius XVII D) Paus Benediktus XIV |