 - 1. Transfigurasi Yesus merupakan momen penting dalam tradisi Kristen, yang menggambarkan esensi dari dualitas Yesus sebagai sosok yang sepenuhnya ilahi dan sepenuhnya manusia. Peristiwa luar biasa ini, yang terjadi di sebuah gunung tinggi, menjadi titik penting dalam narasi Perjanjian Baru, di mana Yesus bertransformasi di hadapan para murid-Nya, memancarkan cahaya ilahi yang menandakan kemuliaan surgawi-Nya. Kehadiran tokoh-tokoh penting dari agama Yahudi, yaitu Musa dan Elia, menegaskan kesinambungan perjanjian Tuhan dengan umat manusia serta pemenuhan hukum dan para nabi melalui Kristus. Ketika para murid menyaksikan transformasi ajaib ini, mereka dikelilingi oleh awan yang melambangkan kehadiran Tuhan, dan mereka mendengar suara yang menyatakan, 'Inilah Anak-Ku yang kekasih; dengarkanlah Dia.' Pernyataan yang kuat ini tidak hanya menegaskan identitas Yesus sebagai Anak Tuhan, tetapi juga menyerukan agar ajaran-Nya didengarkan. Dengan demikian, Transfigurasi bukanlah sekadar pertunjukan kuasa ilahi, tetapi sebuah undangan bagi para pengikut untuk memahami pentingnya misi Kristus, untuk mengenali kemuliaan ilahi yang terjalin dalam perjalanan-Nya menuju penyaliban, dan untuk merangkul potensi transformatif dari wahyu ilahi dalam kehidupan mereka sendiri.
Siapa yang menyaksikan Transfigurasi Yesus?
A) Petrus, Yakobus, dan Yohanes. B) Para Farisi. C) Maria dan Marta. D) Kesebelas rasul.
- 2. Di mana peristiwa Transfigurasi terjadi?
A) Di sebuah kota. B) Di sebuah gunung. C) Di padang pasir. D) Di tepi laut.
- 3. Dua tokoh mana yang muncul bersama Yesus saat peristiwa Transfigurasi?
A) Petrus dan Yohanes. B) Musa dan Elia. C) Daavid dan Salomo. D) Abraham dan Ishak.
- 4. Apa yang dinyatakan Tuhan selama peristiwa Transfigurasi?
A) Inilah Anak-Ku, yang Kupilih dan ku-kasih. B) Ini adalah seorang nabi besar. C) Dengarkan Musa. D) Engkau adalah pelayanku, Israel.
- 5. Bagaimana reaksi awal para murid terhadap peristiwa Transfigurasi?
A) Mereka merasa marah. B) Mereka merasa takut. C) Mereka merasa gembira. D) Mereka merasa acuh tak acuh.
- 6. Peristiwa Transfigurasi terjadi dalam bagian mana dari Alkitab?
A) Perjanjian Lama. B) Kedua perjanjian. C) Perjanjian Baru. D) Kitab-kitab Apokrifa.
- 7. Apa arti dari istilah 'Transfigurasi'?
A) Sebuah momen hening. B) Hukuman ilahi. C) Perubahan bentuk atau penampilan. D) Seruan untuk bertindak.
- 8. Manakah dari elemen-elemen berikut yang menekankan sifat ilahi dari peristiwa Transfigurasi?
A) Waktu dalam sehari. B) Lokasi geografis. C) Awan yang bersinar dan suara Tuhan. D) Kehadiran para rasul.
- 9. Apa yang diajarkan Yesus kepada para murid setelah peristiwa Transfigurasi?
A) Menyangkal diri sendiri. B) Membangun monumen. C) Jangan memberi tahu siapa pun sampai setelah kebangkitan-Nya. D) Menyebarkan berita tersebut segera.
- 10. Bagaimana rupa Yesus berubah selama peristiwa Transfigurasi?
A) Wajahnya bersinar seperti matahari. B) Dia tampak lebih muda. C) Dia menjadi lebih tinggi. D) Dia berubah menjadi cahaya.
- 11. Mengapa peristiwa Transfigurasi dianggap sebagai momen wahyu ilahi?
A) Peristiwa ini menekankan peran Yesus sebagai seorang nabi. B) Peristiwa ini mengungkapkan hakikat sejati Yesus sebagai makhluk ilahi. C) Peristiwa ini berfungsi sebagai peringatan bagi para murid. D) Peristiwa ini mengumumkan hukum baru.
- 12. Apa yang diajarkan oleh peristiwa Transfigurasi tentang hubungan antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru?
A) Keduanya saling bertentangan. B) Perjanjian Lama sudah tidak relevan. C) Perjanjian Baru menggenapi Perjanjian Lama. D) Perjanjian Baru menolak Perjanjian Lama.
- 13. Di gunung mana peristiwa Transfigurasi terjadi?
A) Gunung Hermon. B) Gunung Sinai. C) Gunung Zaitun. D) Gunung Tabor.
- 14. Bagaimana peristiwa Transfigurasi berhubungan dengan penyaliban Yesus?
A) Peristiwa ini menyiratkan bahwa Dia tidak akan pernah mati. B) Peristiwa ini memberikan gambaran tentang kemuliaan-Nya setelah mengalami penderitaan. C) Peristiwa ini menyiratkan bahwa tidak diperlukan pengorbanan lagi. D) Peristiwa ini meremehkan pentingnya salib.
|