STS 1 FIQIH 9 - Kuis
  • 1. PILIHAN GANDA

    Sebuah kelompok calon jamaah haji dari Indonesia mengikuti pembekalan sebelum keberangkatan. Pembimbing menjelaskan bahwa perjalanan menuju Baitullah tidak hanya berkaitan dengan Ka'bah, tetapi juga mencakup tempat-tempat tertentu yang berkaitan dengan rangkaian ibadah haji. Para jamaah diminta mengenali tempat tersebut agar dapat memahami rangkaian ibadah secara utuh.Dalam pembekalan tersebut disebutkan Arafah sebagai tempat wukuf, Muzdalifah sebagai tempat mabit, dan Mina sebagai tempat pelaksanaan rangkaian melontar jumrah. Selain itu, terdapat Mas'a yang berkaitan dengan pelaksanaan sa'i antara Shafa dan Marwah.Jamaah kemudian menyusun catatan perjalanan agar tidak memahami haji sekadar sebagai kunjungan ke satu tempat. Catatan tersebut digunakan untuk menghubungkan setiap lokasi dengan amalan yang dilaksanakan di dalamnya.Pasangan tempat dan amalan yang tepat berdasarkan uraian tersebut adalah .....
A) Arafah—mabit, Muzdalifah—melontar jumrah, Mina—wukuf
B) DArafah—melontar jumrah, Muzdalifah—sa'i, Mina—mabit
C) Arafah—sa'i, Muzdalifah—wukuf, Mina—tawaf
D) Arafah—wukuf, Muzdalifah—mabit, Mina—melontar jumrah
  • 2. PILIHAN GANDA

    Dalam simulasi manasik, guru memberikan beberapa kartu yang berisi kegiatan haji. Salah satu kartu menjelaskan tentang wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah sejak waktu setelah Zuhur hingga matahari terbenam. Kartu lain menjelaskan thawaf mengelilingi Baitullah sebanyak tujuh kali dan sa'i antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.Guru kemudian meminta murid membedakan amalan yang termasuk rukun dengan amalan yang termasuk wajib haji. Dalam materi manasik, terdapat pula kegiatan mabit di Muzdalifah, mabit di Mina, melontar jumrah, dan ihram dari miqat yang memiliki kedudukan berbeda dalam ketentuan haji.Seorang murid menyatakan bahwa semua kegiatan tersebut memiliki kedudukan yang sama. Murid lain mencoba mengelompokkan kegiatan berdasarkan konsekuensi apabila salah satu ketentuan tersebut tidak dilaksanakan.Pengelompokan yang paling tepat untuk menunjukkan rukun haji adalah ...
A) Ihram, wukuf, thawaf ifadah, sa'i, tahallul, dan tertib
B) Wukuf, thawaf qudum, sa'i, mabit di Muzdalifah, tahallul, dan tertib
C) Ihram, wukuf, thawaf wada', mabit di Mina, sa'i, dan tertib
D) Ihram dari miqat, wukuf, thawaf wada', melontar jumrah, tahallul, dan tertib
  • 3. PILIHAN GANDA

    Sebuah kelompok pembimbing haji membuat kartu ringkas untuk membantu jamaah memahami perbedaan jenis thawaf. Pada kartu pertama tertulis bahwa thawaf tertentu dilakukan ketika jamaah baru tiba di Makkah dan hukumnya sunah. Kartu kedua menjelaskan thawaf yang menjadi salah satu rukun haji. Kartu ketiga menjelaskan thawaf perpisahan yang dilakukan sebelum jamaah meninggalkan Tanah Suci.Dalam diskusi, beberapa peserta menganggap semua thawaf tersebut memiliki kedudukan yang sama. Pembimbing meminta mereka menghubungkan fungsi, waktu, dan kedudukan masing-masing thawaf agar tidak terjadi kesalahan dalam memahami rangkaian ibadah.Setelah mencermati ketiga kartu tersebut, peserta diminta menentukan pemetaan yang sesuai antara jenis thawaf dan karakteristiknya. Pemetaan harus membedakan thawaf yang berkedudukan sunah, rukun, dan wajib sebagaimana tercantum dalam materi.Pemetaan yang paling tepat adalah ...
A) Melaksanakan thawaf, mandi besar, berniat umrah, kemudian mengenakan pakaian ihram.
B) Mengenakan pakaian ihram, melakukan sa’i, kemudian mandi besar dan melaksanakan thawaf.
C) Thawaf Qudum—sunah; Thawaf Ifadah—rukun haji; Thawaf Wada'—wajib
D) Mandi besar, mengenakan pakaian ihram, berniat dan bertalbiyah, kemudian menuju rangkaian thawaf.
  • 4. PILIHAN GANDA

    Seorang calon jamaah umrah mempersiapkan diri dengan mengikuti kajian sebelum keberangkatan. Ia mencatat bahwa persiapan tidak berhenti pada perjalanan menuju Masjidil Haram, tetapi juga mencakup keadaan diri sebelum ihram, pakaian yang digunakan, niat, dan talbiyah. Ia ingin memastikan setiap tahapan dilakukan secara tertib. Dalam catatannya, ia membedakan persiapan sebelum ihram dengan kegiatan setelah tiba di Masjidil Haram. Ia juga memperhatikan ketentuan pakaian bagi laki-laki dan perempuan agar pelaksanaan ibadah sesuai dengan ketentuan yang dipelajari. Urutan kegiatan yang paling sesuai dengan tata cara umrah dalam rangkuman tersebut adalah ....
A) Mandi besar, mengenakan pakaian ihram, berniat dan bertalbiyah, kemudian menuju rangkaian thawaf.
B) Berniat umrah, mencukur rambut, mengenakan pakaian ihram, kemudian melakukan sa’i.
C) Melaksanakan thawaf, mandi besar, berniat umrah, kemudian mengenakan pakaian ihram.
D) Mengenakan pakaian ihram, melakukan sa’i, kemudian mandi besar dan melaksanakan thawaf.
  • 5. PILIHAN GANDA

    Rina mengikuti pembekalan umrah bersama keluarganya. Pembimbing menjelaskan bahwa setelah jamaah berada di Masjidil Haram, terdapat aturan tertentu dalam melaksanakan thawaf. Jamaah perlu memperhatikan arah mengelilingi Ka'bah, titik awal dan akhir putaran, serta pola berjalan pada bagian awal dan akhir rangkaian thawaf. Rina kemudian membandingkan beberapa catatan peserta lain. Ada yang menghitung jumlah putaran dengan benar tetapi kurang memperhatikan arah, sementara peserta lain memahami arah tetapi menyamakan pola berjalan seluruh putaran. Manakah tindakan yang paling sesuai dengan ketentuan thawaf umrah yang dipelajari Rina?
A) Mengelilingi Ka'bah tujuh kali, diawali dan diakhiri di Hajar Aswad, dengan Ka'bah berada di sebelah kiri serta tiga putaran pertama berjalan cepat.
B) Mengelilingi Ka'bah tujuh kali, dimulai dari Shafa dan diakhiri di Marwah dengan tiga putaran pertama berjalan cepat.
C) Mengelilingi Ka'bah tujuh kali dengan Ka'bah berada di sebelah kanan dan seluruh putaran dilakukan dengan berjalan biasa.
D) Mengelilingi Ka'bah tujuh kali dengan putaran dimulai dari Maqam Ibrahim dan tiga putaran terakhir dilakukan lebih cepat.
  • 6. PILIHAN GANDA

    Sebuah kelompok keluarga sedang mempelajari makna ibadah sebelum berangkat umrah. Mereka membaca hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra.: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ Mereka memahami bahwa hadis tersebut tidak sekadar menjelaskan kegiatan perjalanan ke Tanah Suci, tetapi juga mengandung nilai yang dapat membentuk sikap seorang muslim. Dalam kehidupan sehari-hari, nilai tersebut dapat tercermin melalui kesungguhan memperbaiki perilaku setelah menjalankan ibadah. Kesimpulan yang paling sesuai dengan pesan hadis tersebut adalah ....
A) Umrah memiliki kedudukan yang menggantikan seluruh kewajiban haji bagi muslim yang mampu.
B) Umrah menjadi sarana perjalanan yang bernilai ketika dilakukan pada waktu yang sama dengan haji.
C) Haji mabrur ditandai terutama oleh banyaknya perjalanan seseorang menuju Tanah Suci.
D) Haji dan umrah mengandung nilai ibadah yang berkaitan dengan penghapusan dosa dan balasan bagi haji mabrur.
  • 7. PILIHAN GANDA

    Dalam latihan manasik, seorang peserta diminta mempraktikkan sa’i. Ia berdiri di Shafa, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, lalu mengikuti bacaan yang diajarkan. Setelah itu ia mulai berjalan menuju Marwah. Pada perjalanan berikutnya ia kembali menuju Shafa dan terus melanjutkan rangkaian sampai jumlah yang ditentukan. Peserta tersebut kemudian menjelaskan bahwa ia menghitung perjalanan dari Shafa ke Marwah sebagai satu kali dan perjalanan kembali sebagai satu kali. Ia juga mencatat bahwa rangkaian tersebut harus berakhir di tempat tertentu agar sesuai dengan tata cara yang dipelajari. Berdasarkan praktik tersebut, penilaian yang paling tepat terhadap pelaksanaan sa’i peserta adalah ....
A) Praktik tepat jika setiap perjalanan dihitung sebagai satu kali, tetapi jumlahnya harus delapan kali agar berakhir di Marwah.
B) Praktik perlu diperbaiki karena perjalanan kembali ke Shafa tidak termasuk hitungan sa’i.
C) Praktik perlu diperbaiki karena sa’i harus dimulai dari Marwah dan berakhir di Shafa setelah tujuh kali perjalanan.
D) Praktik tepat karena sa’i dimulai di Shafa, dihitung setiap perjalanan sebagai satu kali, berjumlah tujuh kali, dan berakhir di Marwah.
  • 8. PILIHAN GANDA

    Sebuah keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi berencana melaksanakan qurban. Mereka membandingkan beberapa hewan yang ditawarkan peternak. Pilihannya terdiri atas kambing, sapi, dan beberapa hewan lain yang secara ukuran terlihat lebih besar. Keluarga tersebut ingin memastikan bahwa pilihan mereka memenuhi jenis hewan yang diperbolehkan untuk qurban.Peternak menjelaskan bahwa ukuran tubuh yang besar belum cukup untuk menentukan keabsahan hewan qurban. Jenis hewan juga menjadi pertimbangan, demikian pula umur dan kondisi fisiknya. Keluarga tersebut kemudian meminta penjelasan agar keputusan pembelian tidak semata-mata didasarkan pada harga atau ukuran.Jika keluarga tersebut hendak memilih hewan sesuai ketentuan yang dipelajari, pilihan yang paling tepat adalah ....
A) Seekor kerbau yang memenuhi umur dan kondisi fisik yang dipersyaratkan.
B) Seekor kambing yang memenuhi umur dan kondisi fisik yang dipersyaratkan.
C) Seekor sapi yang memenuhi umur dan kondisi fisik yang dipersyaratkan.
D) Seekor hewan yang berukuran besar meskipun jenisnya tidak termasuk hewan yang dipersyaratkan.
  • 9. PILIHAN GANDA

    Panitia qurban di sebuah lingkungan menerima seekor sapi dari tujuh orang yang sepakat melakukan ibadah qurban bersama. Sebelum penyembelihan, panitia meminta setiap orang menyampaikan maksudnya agar tidak terjadi kesalahan dalam penggunaan hewan tersebut.Salah seorang peserta menyampaikan bahwa ia berniat qurban. Peserta lainnya juga menyatakan tujuan yang sama. Namun, ada satu orang yang mengusulkan agar bagian dirinya diniatkan untuk kepentingan lain karena menurutnya sapi tersebut dapat digunakan bersama untuk berbagai keperluan.Ketua panitia kemudian menjelaskan bahwa qurban berserikat memiliki ketentuan tersendiri terkait niat seluruh peserta. Berdasarkan ketentuan tersebut, keputusan yang paling tepat adalah ....
A) Peserta yang berniat qurban dapat mewakili peserta lain yang memiliki tujuan berbeda.
B) Niat qurban cukup dilakukan oleh penyembelih karena peserta lainnya telah menyerahkan hewan kepada panitia.
C) Seluruh peserta tetap dapat berserikat karena satu peserta dapat memiliki tujuan yang berbeda dari peserta lainnya.
D) Seluruh peserta perlu memiliki niat dan maksud melakukan qurban sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah.
  • 10. PILIHAN GANDA

    Sebuah keluarga baru saja memperoleh amanah seorang anak laki-laki. Setelah beberapa hari, orang tua berdiskusi dengan keluarga besar mengenai aqiqah. Mereka mempelajari bahwa aqiqah merupakan bentuk syukur atas kelahiran anak dan memiliki ketentuan jumlah hewan serta waktu pelaksanaan yang perlu diperhatikan.Kondisi ekonomi keluarga membuat mereka mempertimbangkan waktu pelaksanaan. Mereka berharap dapat menjalankan aqiqah sesuai kemampuan tanpa meninggalkan ketentuan yang telah dipelajari. Keluarga juga membicarakan bahwa pelaksanaan aqiqah berkaitan dengan pencukuran rambut dan pemberian nama.Jika keluarga tersebut ingin memilih rencana yang sesuai dengan rangkuman, keputusan yang paling tepat adalah ....
A) Melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh dengan dua ekor kambing untuk anak laki-laki apabila mampu.
B) Melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh dengan satu ekor kambing karena jumlah dua ekor merupakan ketentuan mutlak.
C) Menunda aqiqah sampai hari keempat belas atau kedua puluh satu apabila belum mampu melaksanakannya pada hari ketujuh.
D) Menetapkan aqiqah hanya dapat dilakukan pada hari ketujuh sehingga ketidakmampuan pada hari tersebut menghilangkan kesempatan melaksanakannya.
  • 11. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Dalam kegiatan pembekalan haji di sekolah, guru meminta murid mencermati dua ayat yang menjadi dasar pelaksanaan ibadah haji. Ayat pertama menjelaskan kewajiban haji bagi orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan perjalanan menuju Baitullah. Ayat kedua menjelaskan bahwa pelaksanaan haji memiliki waktu yang telah ditentukan.Guru kemudian meminta murid menghubungkan isi kedua ayat tersebut dengan pemahaman tentang ketentuan haji. Dalam diskusi, murid menemukan bahwa kewajiban haji berkaitan dengan kemampuan seseorang, sedangkan pelaksanaannya memiliki batas waktu yang telah ditentukan dalam syariat.Guru menampilkan kutipan QS. Ali Imran: 97, وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا, serta QS. Al-Baqarah: 197, الْحَجَّ أَشْهُرٌ مَّعْلُومَتْ. Murid diminta memilih pernyataan yang sesuai dengan hubungan kedua dasar tersebut.Pilihlah 2 jawaban yang benar!
A) Kedua ayat tersebut menjelaskan bahwa seluruh muslim wajib berhaji pada waktu yang sama tanpa mempertimbangkan kemampuan.
B) QS. Al-Baqarah: 197 menunjukkan bahwa pelaksanaan haji memiliki waktu yang telah ditentukan.
C) QS. Ali Imran: 97 menegaskan kewajiban haji bagi orang yang mampu menempuh perjalanan menuju Baitullah.
D) Kedua ayat tersebut menunjukkan bahwa waktu pelaksanaan haji tidak berkaitan dengan ketentuan bulan-bulan haji.
  • 12. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Dalam pembelajaran praktik manasik, guru menampilkan tiga kartu niat. Kartu pertama memuat نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلَّهِ تَعَالَى. Kartu kedua memuat نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى. Kartu ketiga memuat niat yang menggabungkan haji dan umrah sekaligus.Murid diminta mencermati perbedaan maksud setiap niat. Guru menjelaskan bahwa perbedaan lafaz berkaitan dengan ibadah yang hendak dilaksanakan. Karena itu, murid harus dapat menghubungkan lafaz niat dengan maksud ibadahnya.Dalam latihan berikutnya, guru mengacak kartu tersebut dan meminta murid menentukan pernyataan yang tepat mengenai niat haji dan umrah. Murid harus memperhatikan kata yang menunjukkan haji, umrah, atau keduanya.Pilihlah 2 jawaban yang benar!
A) Lafaz نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى menunjukkan niat melaksanakan umrah.
B) Lafaz نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلَّهِ تَعَالَى menunjukkan niat melaksanakan haji.
C) Lafaz نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى menunjukkan niat melaksanakan haji dan umrah secara bersamaan.
D) Lafaz نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِمَا لِلَّهِ تَعَالَى menunjukkan niat melaksanakan haji saja.
  • 13. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Sebuah kelompok keluarga yang akan berhaji membuat daftar persiapan sebelum memasuki ihram. Mereka tidak hanya menyiapkan pakaian dan perlengkapan perjalanan, tetapi juga merencanakan amalan yang dianjurkan sebelum atau selama pelaksanaan haji.Dalam diskusi, seorang anggota keluarga mengusulkan mandi sebelum ihram, melaksanakan salat sunah ihram dua rakaat, dan memperbanyak talbiyah, zikir, serta doa setelah berihram sampai tahallul. Anggota lain mengusulkan beberapa kegiatan yang kedudukannya berbeda sehingga perlu diperiksa kembali.Pembimbing meminta keluarga tersebut membedakan kegiatan yang termasuk sunnah haji dari kegiatan yang memiliki kedudukan lain. Mereka harus memilih tindakan yang benar-benar terdapat dalam daftar sunnah haji yang dipelajari.Pilihlah 2 jawaban yang benar!
A) Mandi ketika hendak ihram termasuk amalan sunnah haji.
B) Mabit di Muzdalifah sampai lewat setengah malam termasuk sunnah haji
C) Shalat sunah ihram dua rakaat termasuk amalan sunnah haji
D) Melempar jumrah Aqabah tujuh kali pada 10 Dzulhijjah termasuk sunnah haji.
  • 14. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Sebuah tim dokumentasi sekolah membuat alur visual perjalanan haji berdasarkan tanggal. Mereka mencatat bahwa pada 9 Dzulhijjah jamaah menuju Arafah untuk wukuf hingga Maghrib, kemudian pada malam harinya menuju Muzdalifah untuk mabit. Setelah melewati waktu yang ditentukan, jamaah melanjutkan perjalanan menuju Mina.Tim tersebut kemudian mencatat kegiatan tanggal 10 Dzulhijjah dan hari-hari setelahnya. Mereka menemukan bahwa terdapat perubahan lokasi dan jenis kegiatan yang perlu ditampilkan secara berurutan agar alur perjalanan mudah dipahami jamaah pemula.Guru meminta murid memilih beberapa pernyataan yang benar untuk melengkapi alur tersebut. Jawaban harus menunjukkan keterkaitan antara tanggal, lokasi, dan kegiatan, sehingga tidak terjadi perpindahan kegiatan ke waktu yang tidak sesuai.Pilihlah 3 jawaban yang benar!
A) Wukuf dilaksanakan di Arafah pada 9 Dzulhijjah hingga matahari terbenam.
B) Pada 10 Dzulhijjah jamaah melaksanakan Jumrah Aqabah sebanyak tujuh kali dan kemudian melakukan tahallul
C) Pada malam 9 Dzulhijjah setelah wukuf, jamaah menuju Muzdalifah untuk mabit.
D) Setelah khutbah, jamaPada 9 Dzulhijjah setelah wukuf jamaah langsung melakukan thawaf wada' sebelum menuju Muzdalifahah mengakhiri kegiatan tanpa doa karena permohonan hujan telah disampaikan dalam khutbah
  • 15. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Sebelum berangkat umrah, sebuah keluarga mengikuti pembekalan mengenai persiapan ihram. Pembimbing menjelaskan bahwa persiapan tersebut berkaitan dengan keadaan tubuh, pakaian, niat, dan talbiyah. Setiap anggota keluarga diminta memahami ketentuan yang berbeda antara jamaah laki-laki dan perempuan.Dalam sesi praktik, jamaah laki-laki menyiapkan dua kain yang digunakan sebagai sarung dan selendang. Jamaah perempuan menyiapkan pakaian yang menutup aurat sesuai ketentuan ihram. Pembimbing juga mengingatkan bahwa ketentuan pakaian ihram memiliki aturan khusus yang perlu diperhatikan sejak awal.Jika informasi tersebut digunakan untuk memeriksa kesiapan jamaah sebelum ihram, pernyataan yang tepat adalah .... Pilihlah 2 jawaban yang benar!
A) Jamaah laki-laki menyiapkan pakaian dengan hiasan sebagai bagian dari persiapan ihram.
B) Jamaah perempuan menggunakan cadar sebagai bagian dari ketentuan pakaian ihram.
C) Jamaah laki-laki menggunakan dua kain sebagai sarung dan selendang.
D) Jamaah perempuan menggunakan pakaian yang menutup aurat dan memperhatikan ketentuan khusus ihram.
  • 16. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Setelah menyelesaikan thawaf, sekelompok jamaah menuju tempat untuk melaksanakan salat dua rakaat. Pembimbing mengingatkan bahwa tempat yang utama dalam ketentuan yang dipelajari berkaitan dengan Maqam Ibrahim. Namun, kondisi Masjidil Haram dapat membuat jamaah perlu menyesuaikan tempat pelaksanaan salat.Seorang jamaah kemudian bertanya mengenai bacaan yang digunakan dalam dua rakaat tersebut. Pembimbing menjelaskan bahwa terdapat ketentuan bacaan surat pada masing-masing rakaat yang dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan ibadah umrah.Berdasarkan situasi tersebut, pernyataan yang sesuai adalah .... Pilihlah 2 jawaban yang benar!
A) Salat dilakukan dua rakaat setelah pelaksanaan thawaf.
B) Rakaat pertama dianjurkan membaca Al-Ikhlas dan rakaat kedua Al-Kafirun.
C) Jika memungkinkan, salat dilakukan di belakang Maqam Ibrahim.
D) Salat tersebut dilaksanakan sebelum jamaah memulai thawaf di Ka'bah.
  • 17. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Sebuah lembaga pembinaan jamaah menyusun materi tentang lokasi-lokasi utama yang berkaitan dengan haji dan umrah. Dalam materi tersebut, Makkah dijelaskan sebagai tempat Masjidil Haram dan Ka'bah, Arafah sebagai tempat wukuf, Muzdalifah sebagai tempat mabit dan mengambil batu, sedangkan Mina berkaitan dengan pelaksanaan jumrah.Pengelola kemudian membuat permainan mencocokkan lokasi dengan kegiatan agar calon jamaah lebih mudah mengingat fungsi setiap tempat. Beberapa peserta menghubungkan satu lokasi dengan kegiatan yang sebenarnya dilakukan di lokasi lain sehingga pembimbing meminta mereka menelaah kembali hubungan tersebut.Pasangan lokasi dan kegiatan yang tepat adalah .... Pilihlah 3 jawaban yang benar!
A) Arafah — tempat pelaksanaan wukuf.
B) Mina — tempat terdapatnya jumrah Aqabah, Ula, dan Wustha.
C) Makkah — tempat pelaksanaan mabit dan pengambilan batu untuk melontar jumrah.
D) Muzdalifah — tempat jamaah melakukan mabit dan mengambil batu untuk melontar jumrah.
  • 18. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Menjelang Idul Adha, pengurus masjid mengadakan kajian mengenai dasar pelaksanaan qurban. Para jamaah diminta memahami bahwa qurban bukan sekadar kegiatan menyembelih hewan, tetapi merupakan ibadah yang memiliki dasar dari Al-Qur'an dan hadis. Pembahasan juga diarahkan agar jamaah dapat memahami hubungan antara ibadah, ketaatan, dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.Dalam kajian tersebut, ustaz membacakan firman Allah SWT: فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَالْحَرْ. Jamaah kemudian mendiskusikan makna ayat tersebut dalam konteks pelaksanaan qurban. Mereka juga mempelajari hadis tentang orang yang memiliki kemampuan untuk berqurban tetapi tidak melaksanakannya.Seorang peserta diminta memilih pernyataan yang sesuai dengan dasar pelaksanaan qurban yang dipelajari. Pilihlah 2 jawaban yang benar!
A) Hadis yang dipelajari memuat peringatan bagi orang yang memiliki kemampuan berqurban tetapi tidak melaksanakannya.
B) Ayat tersebut menjelaskan bahwa penyembelihan hewan untuk menjamu tamu merupakan bentuk qurban.
C) QS. Al-Kautsar ayat 2 memuat perintah yang dipahami berkaitan dengan salat dan berqurban
D) Dasar qurban dalam rangkuman tersebut hanya berasal dari praktik masyarakat pada hari raya.
  • 19. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Seorang warga memperoleh seekor sapi dari peternak untuk qurban. Sebelum hari penyembelihan, panitia melakukan pemeriksaan karena terdapat beberapa kondisi hewan yang perlu dipertimbangkan. Mereka ingin memastikan hewan tersebut memenuhi ketentuan sah qurban dan tidak memiliki cacat yang dapat mengurangi jumlah daging.Dalam pemeriksaan ditemukan beberapa hewan dengan kondisi berbeda. Ada yang sehat dan memiliki kondisi tubuh baik, sedangkan lainnya menunjukkan cacat pada bagian penglihatan, kaki, telinga, atau bagian tubuh lainnya. Panitia kemudian membandingkan kondisi tersebut dengan ketentuan hewan qurban.Manakah pernyataan yang tepat mengenai kondisi hewan qurban? Pilihlah 2 jawaban yang benar!
A) Hewan yang mengalami kebutaan tetap memenuhi ketentuan karena cacat penglihatan tidak berkaitan dengan jumlah daging.
B) Hewan yang sakit dan jelas sakitnya termasuk kondisi yang tidak memenuhi ketentuan hewan qurban.
C) Hewan yang sehat dan tidak memiliki cacat yang mengurangi jumlah daging memenuhi salah satu syarat hewan qurban.
D) Hewan yang mengalami pincang tetap memenuhi ketentuan selama memiliki harga jual tinggi.
  • 20. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Sebuah keluarga ingin melaksanakan qurban dengan cara yang sesuai dengan sunah penyembelihan. Mereka mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh tokoh agama setempat. Dalam pelatihan itu, peserta diperlihatkan cara mempersiapkan hewan, alat, posisi hewan, dan bacaan yang dilakukan sebelum penyembelihan.Pembimbing menjelaskan bahwa alat penyembelihan perlu tajam agar proses berlangsung dengan baik. Hewan juga diposisikan dengan memperhatikan arah kiblat dan lambung kiri. Selain itu, terdapat beberapa amalan yang dianjurkan ketika melakukan penyembelihan qurban.Jika peserta diminta memilih tindakan yang sesuai dengan sunah penyembelihan qurban, pernyataan yang tepat adalah .... Pilihlah 3 jawaban yang benar!
A) Menghadapkan hewan ke arah kiblat ketika akan disembelih.
B) Menggunakan alat yang tajam agar darah dapat mengalir dan proses penyembelihan berlangsung dengan baik.
C) Menggulingkan hewan secara pelan dengan posisi lambung kiri berada di bawah.
D) Mengasah alat penyembelihan di hadapan hewan agar proses persiapan lebih terbuka.
  • 21. BENAR - SALAH

    Seseorang yang hendak melaksanakan qurban harus memastikan hewan yang digunakan merupakan miliknya atau diperoleh dengan izin dari pemiliknya, karena kepemilikan atau izin pemilik menjadi bagian dari ketentuan sah hewan qurban
A) SALAH
B) BENAR
  • 22. BENAR - SALAH

    Seseorang yang hendak melaksanakan qurban harus memastikan hewan yang digunakan merupakan miliknya atau diperoleh dengan izin dari pemiliknya, karena kepemilikan atau izin pemilik menjadi bagian dari ketentuan sah hewan qurban
A) SALAH
B) BENAR
  • 23. BENAR - SALAH

    Orang yang melakukan penyembelihan hewan yang halal dimakan harus memenuhi ketentuan mengenai kondisi dirinya, dan penyembelihan oleh orang yang mabuk, tidak berakal, atau anak yang belum mumayyiz tidak menghasilkan sembelihan yang halal
A) BENAR
B) SALAH
  • 24. BENAR - SALAH

    Aqiqah dianjurkan dilaksanakan pada hari ketujuh setelah kelahiran, dan apabila belum terlaksana karena kondisi tertentu, pelaksanaannya berhenti pada hari kedua puluh satu sehingga tidak dapat dilakukan pada waktu berikutnya
A) SALAH
B) BENAR
  • 25. BENAR - SALAH

    Dalam pelaksanaan qurban, orang yang memiliki kemampuan dapat memilih hewan berdasarkan tujuan ibadahnya, sedangkan jenis hewan yang diperbolehkan tidak berkaitan dengan ketentuan umur dan kondisi fisik hewan.
A) SALAH
B) BENAR
  • 26. MENJODOHKAN

    Tempat yang menjadi pusat pelaksanaan thawaf dalam rangkaian umrah. Jamaah mengelilingi bangunan tersebut sebanyak tujuh kali dengan posisinya berada di sebelah kiri ketika melakukan putaran.
A) Shafa
B) Maqam Ibrahim
C) Hajar Aswad
D) Ka'bah
E) Marwah
  • 27. MENJODOHKAN

    Bagian yang menjadi titik awal dan akhir setiap putaran thawaf. Ketika mampu, jamaah menyentuh dan menciumnya dengan tangan kanan, sedangkan dalam kondisi tidak memungkinkan dapat memberikan isyarat sambil mengucapkan takbir.
A) Maqam Ibrahim
B) Shafa
C) Marwah
D) Ka'bah
E) Hajar Aswad
  • 28. MENJODOHKAN

    Tempat yang berkaitan dengan pelaksanaan salat dua rakaat setelah thawaf. Jamaah melaksanakannya di belakang tempat tersebut apabila memungkinkan atau di tempat lain di Masjidil Haram.
A) Ka'bah
B) Hajar Aswad
C) Maqam Ibrahim
D) Marwah
E) Shafa
  • 29. MENJODOHKAN

    Bukit yang menjadi titik awal pelaksanaan sa’i. Sebelum memulai perjalanan, jamaah menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, bertakbir, dan berdoa sesuai ketentuan yang dipelajari.
A) Ka'bah
B) Hajar Aswad
C) Shafa
D) Marwah
E) Maqam Ibrahim
  • 30. MENJODOHKAN

    Bukit yang menjadi tempat berakhirnya rangkaian sa’i setelah jamaah melakukan perjalanan bolak-balik dengan hitungan tujuh kali, dimulai dari bukit yang menjadi titik awal sa’i.
A) Hajar Aswad
B) Ka'bah
C) Marwah
D) Maqam Ibrahim
E) Shafa
Dibuat dengan That Quiz — tempat pembuatan dan pengerjaan tes menjadi mudah untuk matematika dan bidang studi lainnya.