![]()
A) Teologi sistematis B) Sejarah gereja C) Pelayanan kepada individu dan komunitas D) Bahasa-bahasa Alkitab
A) Memberikan dukungan emosional dan spiritual. B) Mengelola keuangan gereja. C) Memimpin program musik. D) Mengajar mata kuliah teologi.
A) Melakukan trik sulap. B) Membangun hubungan dan memberikan dukungan. C) Melakukan riset pasar. D) Memasang selebaran acara.
A) Dengan meningkatkan ketegangan. B) Dengan mengabaikan masalah. C) Dengan menyebarkan rumor. D) Dengan mendorong rekonsiliasi dan pemahaman.
A) Memberikan panduan untuk pengambilan keputusan dan perilaku yang etis. B) Mempromosikan praktik favoritisme. C) Mendorong perilaku tidak jujur. D) Mengabaikan nilai-nilai moral.
A) Mempelajari biologi kelautan. B) Belajar memainkan alat musik. C) Pelatihan untuk cabang olahraga Olimpiade. D) Mempersiapkan individu untuk pelayanan pastoral.
A) Untuk memicu kekerasan. B) Untuk memberikan bimbingan moral dan dukungan. C) Untuk mendorong ketidakadilan. D) Untuk menyebarkan informasi yang salah.
A) Untuk tetap stagnan dan ketinggalan zaman. B) Untuk menolak ide-ide baru. C) Untuk menghindari pembelajaran dari pengalaman. D) Untuk meningkatkan keterampilan dan beradaptasi dengan kebutuhan yang terus berkembang.
A) Untuk mengabaikan kesejahteraan pribadi. B) Untuk bekerja secara terus-menerus tanpa istirahat. C) Untuk mencegah kelelahan dan menjaga efektivitas. D) Untuk mengabaikan semua tanda-tanda stres.
A) Homiletika. B) Metafisika spekulatif. C) Pelayanan pastoral. D) Teologi sakramen.
A) Paus Gregorius I. B) Antoninus, Uskup Florence. C) Bonaventure. D) Thomas Aquinas.
A) Selama periode Reformasi Kontra. B) Selama Renaisans. C) Pada masa Scholasticisme. D) Pada awal Abad Pertengahan. |