A) 270 B) 180 C) 90 D) 360
A) Sistem Penentuan Posisi Global B) Sistem Penunjuk Umum C) Layanan Penentuan Posisi Geografis D) Sistem Jalur Terpandu
A) Navigasi Astronomi B) Navigasi Radio C) Navigasi Menggunakan Titik Referensi D) Navigasi Berdasarkan Bentang Alam
A) Kompas B) Sextant C) Kronometer D) Barometer
A) Kalibrasi B) Deviasi C) Penyesuaian D) Koreksi
A) Ortografis B) Mercator C) Konik D) Polar
A) Knot B) Mil C) Meter D) Kilogram
A) Garis Khatulistiwa B) Garis Tropic Cancer C) Garis Tanggal Internasional D) Garis Bujur Utama
A) Konvensi UNCLOS B) Konvensi MARPOL C) Konvensi IMO D) Konvensi SOLAS
A) Kompas B) Alat bantu navigasi belakang C) Kuadran D) Astrolab
A) Mesir B) Romawi C) Yunani D) Polinesia
A) Kompas B) Alat ukur sudut C) Kuadran D) Astrolab mariner
A) John Davis B) Leonardo dari Pisa C) Martín Cortés de Albacar D) Christopher Columbus
A) Cross-staff B) Kuadran C) Backstaff D) Astrolab
A) Bartolomeu Dias B) Juan Sebastián Elcano C) Christopher Columbus D) Vasco da Gama
A) Carta Pisana B) Peta portolan C) Peta Ptolemaik D) Peta Mercator
A) Navigasi satelit B) Perhitungan berdasarkan posisi dan kecepatan (dead reckoning) C) Navigasi GPS D) Navigasi radio
A) Pierre Vernier B) Isaac Newton C) John Harrison D) Robert Hooke
A) Metode Marc St Hilaire B) Metode Duller C) Metode Sumner yang dimodifikasi D) Metode Douwes
A) Pengenalan ponsel pintar B) Penemuan sistem navigasi satelit C) Pengembangan teknologi portabel D) Pembuatan kalkulator elektronik
A) Untuk mengukur kedalaman laut. B) Untuk mengukur kecepatan. C) Untuk mencatat perubahan arah dan manuver kapal sesuai arah angin. D) Untuk navigasi menggunakan bintang.
A) Alat pengukur sudut (cross-staff) B) Kompas C) Astrolab D) Kuadran
A) Pangeran Henry B) Ratu Isabella C) Raja John II D) Christopher Columbus
A) Dias B) Vasco da Gama C) Magellan D) Columbus
A) Kompas B) Jam laut (chronometer) C) Kuadran D) Astrolab
A) Perhitungan posisi berdasarkan kecepatan dan arah B) Navigasi radio dan kompas giroskop C) Pemetaan wilayah D) Navigasi astronomi
A) Sejak awal abad ke-20. B) Sejak penemuan GPS pada akhir abad ke-20. C) Sekitar tahun 1767 hingga sekitar tahun 1850. D) Pada masa Yunani Kuno.
A) 90° di sebelah utara. B) 74° di sebelah barat. C) 0° pada garis meridian Greenwich. D) Sekitar 151° di sebelah timur.
A) Garis yang sejajar dengan garis khatulistiwa. B) Garis yang memotong semua meridian dengan sudut yang sama. C) Jalur melengkung yang mengikuti jarak terpendek antara dua titik. D) Jalur lurus antara dua titik di permukaan bumi.
A) Dengan menggambar garis-garis posisi yang saling berpotongan pada peta, dan titik perpotongan tersebut menunjukkan posisi yang tepat. B) Dengan hanya menggunakan perhitungan perkiraan tanpa menggunakan garis posisi. C) Dengan mengukur jarak antara satu garis dengan garis lainnya tanpa adanya titik perpotongan. D) Dengan mengikuti satu garis posisi hingga mencapai daratan.
A) Bernavigasi hanya dengan menggunakan titik referensi di darat. B) Bergantung sepenuhnya pada pengamatan benda langit. C) Penentuan posisi yang dilakukan secara elektronik oleh penerima satelit. D) Menggunakan hanya metode perhitungan manual (dead reckoning).
A) Pengamatan astronomi B) Sinyal GPS C) Sinyal waktu radio D) Penyesuaian manual
A) Ukuran yang lebih besar B) Desain yang lebih tradisional C) Biaya yang lebih rendah D) Akurasi yang lebih tinggi
A) Sel surya B) Roda gigi mekanis C) Prosesor digital D) Osilator kristal kuarsa
A) Jam pasir. B) Jam matahari. C) Jam tangan, baik yang menggunakan mekanisme pegas maupun digital. D) Aplikasi pada ponsel pintar.
A) Penyesuaian manual setiap bulan. B) Penggantian kristal secara berkala. C) Kemampuan penyesuaian yang telah dikalibrasi. D) Pembaruan perangkat lunak otomatis.
A) Perubahan tekanan B) Perubahan suhu C) Medan magnet D) Tingkat kelembapan
A) Kesalahan tegak lurus B) Kesalahan sisi C) Kesalahan indeks D) Kesalahan vernier
A) Sistem ini memerlukan kalibrasi ulang yang sering dengan sumber eksternal. B) Sistem ini hanya dapat digunakan dalam kondisi cuaca yang cerah. C) Sistem ini tidak memerlukan informasi eksternal setelah diselaraskan. D) Sistem ini menggunakan sinyal satelit untuk memastikan akurasi.
A) Menyediakan koordinat GPS. B) Mengukur perubahan suhu. C) Mengukur percepatan sepanjang tiga sumbu. D) Mendeteksi medan magnet.
A) 2010-an B) 1990-an C) 1980-an D) 2000-an
A) Metode kontur B) Pengindeksan paralel C) Teknik Plot Radar Kontinu Franklin D) Trangulasi radar
A) Galileo Galilei B) James Cook C) Isaac Newton D) William Burger
A) Pengolahan sinyal satelit B) Penentuan orbit C) Pemetaan medan magnet D) Triangulasi radar
A) OMEGA B) Decca C) GPS D) LORAN-C
A) 15 Juni 1989 B) 1 Januari 1995 C) 31 Desember 2000 D) 30 September 1997
A) Decca B) CHAYKA C) OMEGA D) GPS
A) Roscosmos (Badan Antariksa Federal Rusia). B) Badan GNSS (Sistem Navigasi Satelit Global) dari Uni Eropa. C) Divisi Angkatan Udara Amerika Serikat ke-50, yang menangani urusan ruang angkasa. D) NASA (Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat).
A) $500 juta B) $250 juta C) $750 juta D) $1 miliar
A) 1978 B) 1990 C) 2000 D) 1985
A) Kapten kapal B) Perwira pertama C) Insinyur kepala D) Navigator kapal
A) 70 persen B) 60 persen C) 80 persen D) 50 persen
A) Lima tahapan B) Enam tahapan C) Empat tahapan D) Tiga tahapan
A) Pelaksanaan B) Penilaian C) Pemantauan D) Perencanaan
A) Administrasi Penerbangan Federal (FAA) B) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) C) Administrasi Nasional Oseanografi dan Atmosfer (NOAA) D) Organisasi Maritim Internasional (IMO)
A) Radar maritim B) Sonar/penentuan posisi akustik C) Perhitungan posisi berdasarkan benda langit D) GPS
A) Citra satelit B) Penanda lokasi C) GNSS D) Perhitungan posisi berdasarkan data yang diketahui
A) Menentukan posisi secara manual menggunakan metode perhitungan dasar. B) Melakukan perhitungan posisi berdasarkan benda langit. C) Menentukan kesalahan kompas. D) Menentukan rute optimal menggunakan solusi dari masalah jalur terpendek.
A) Pembuatan grafik navigasi secara manual B) Penentuan posisi berdasarkan benda langit C) Sistem penentuan posisi berbasis sonar/akustik D) Penanda visual di darat
A) Buku Panduan Pelaut B) Panduan Kapten C) Manual Navigasi dari Departemen Angkatan Laut D) American Practical Navigator karya Bowditch
A) Mengikuti jalur yang sudah dikenal menuju lokasi tertentu. B) Menggunakan alat bantu seperti peta atau GPS. C) Mencari lokasi yang sudah diketahui. D) Menjelajahi suatu lingkungan untuk kesenangan tanpa memiliki tujuan yang telah ditentukan. |