A) Popularitas B) Kecepatan C) Tinggi D) Keberlanjutan
A) Memasak, menari, dan bernyanyi. B) Desain, perencanaan, dan pemecahan masalah. C) Berenang, anggar, dan bermain ski. D) Bermain video game, mengirim pesan teks, dan tidur.
A) Bioskop B) Rumah sakit C) Taman umum D) Restoran
A) Menciptakan polusi suara. B) Menarik hama. C) Menghalangi sinar matahari. D) Memberikan daya tarik visual, habitat, dan manfaat lingkungan.
A) Ruang angkasa, peradaban kuno, dan ekosistem bawah laut. B) Politik lokal, tren media sosial, dan gosip selebriti. C) Topografi, iklim, tanah, dan flora yang sudah ada. D) Perabot antik, gerakan tari, dan pola awan.
A) Untuk menarik hewan-hewan berbahaya. B) Untuk menyebabkan banjir. C) Untuk menambah daya tarik visual, menciptakan keanekaragaman hayati, dan menghasilkan efek suara. D) Untuk membuang-buang air.
A) Tanaman asli sangat sesuai dengan kondisi lingkungan setempat dan mendukung keanekaragaman hayati. B) Tanaman asli hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif. C) Tanaman asli tidak memiliki kepentingan khusus. D) Tanaman asli berbahaya bagi lingkungan.
A) Hal ini sepenuhnya mengesampingkan peran masyarakat. B) Hal ini menyebabkan konflik yang tidak perlu. C) Hal ini membawa beragam perspektif dan membantu menciptakan ruang yang memenuhi kebutuhan masyarakat. D) Hal ini menunda proyek tanpa batas waktu.
A) Dengan merancang lanskap yang tangguh dan mampu bertahan terhadap peristiwa cuaca ekstrem. B) Dengan meningkatkan polusi. C) Dengan mempromosikan praktik-praktik yang tidak berkelanjutan. D) Dengan menebang semua pohon.
A) Untuk membutakan orang dengan lampu yang terang. B) Untuk menciptakan kegelapan total. C) Untuk meningkatkan tagihan listrik. D) Untuk meningkatkan keamanan, estetika, dan pemanfaatan ruang pada malam hari.
A) Dengan merancang lingkungan yang inklusif dan mudah dinavigasi untuk semua individu. B) Dengan membuat jalur yang terlalu sempit. C) Dengan menciptakan penghalang dan rintangan. D) Dengan mengecualikan kelompok orang tertentu.
A) Mereka adalah karakter fiksi. B) Mereka adalah pemain sirkus. C) Mereka adalah musisi terkenal. D) Mereka adalah arsitek lanskap berpengaruh yang dikenal karena desain-desain mereka yang berskala besar.
A) Rumput eksotis B) Tanaman sukulen C) Tanaman tropis D) Tanaman asli
A) Garis B) Bentuk C) Warna D) Tekstur
A) Frank Lloyd Wright B) Frederick Law Olmsted C) Geoffrey Jellicoe D) Le Corbusier
A) Microsoft Excel B) Photoshop C) AutoCAD D) Adobe Illustrator
A) Seni publik dapat mengalihkan perhatian dari keindahan lanskap. B) Seni publik meningkatkan nilai budaya dan pengalaman desain dari ruang publik. C) Seni publik dapat menyinggung perasaan orang. D) Seni publik tidak diperlukan.
A) Pencahayaan sorot (floodlighting) B) Pencahayaan dari bawah (uplighting) C) Pencahayaan tangga (step lighting) D) Pencahayaan jalan (path lighting)
A) Massa B) Garis C) Volume D) Warna
A) Keseimbangan B) Pembatasan C) Ritme D) Simetri
A) Menciptakan area yang luas dengan permukaan beraspal B) Hanya menggunakan bahan buatan C) Penyiraman berlebihan D) Konservasi air
A) Untuk menghindari semua tantangan. B) Untuk terus bergantung pada bantuan dari luar. C) Untuk menciptakan lanskap yang rapuh dan mudah runtuh. D) Untuk menciptakan lanskap yang dapat beradaptasi dan pulih dari perubahan kondisi.
A) Survei B) Pemasangan paving C) Rendering D) Penggalian
A) Roberto Burle Marx B) André Le Nôtre C) Frederick Law Olmsted D) Ian McHarg
A) Dengan menghormati tradisi, sejarah, dan warisan lokal dalam proses desain. B) Dengan mengabaikan signifikansi budaya. C) Dengan memaksakan nilai-nilai asing. D) Dengan menghapus semua jejak budaya.
A) Roberto Burle Marx B) André Le Nôtre C) Ian McHarg D) Gertrude Jekyll
A) Frederick Law Olmsted B) André Le Nôtre C) Calvert Vaux D) Ian McHarg
A) Gertrude Jekyll B) Capability Brown C) Roberto Burle Marx D) Calvert Vaux
A) Proporsi B) Harmoni C) Kontras D) Keseimbangan
A) Kepadatan B) Penumpukan C) Jarak antar elemen D) Pengelompokan |