A) Membiarkan pihak kebersihan sekolah mengurusnya B) Mengajak teman-teman mengumpulkan plastik untuk didaur ulang menjadi kerajinan C) Membakar semua plastik agar cepat bersih D) Membuang semua plastik ke tempat sampah organik
A) Terlalu sering diaduk B) Penguraian terlalu cepat C) Menggunakan bahan daun kering D) Kelebihan air dan kurangnya sirkulasi udara
A) TPA cepat penuh dan menimbulkan pencemaran B) Lingkungan semakin bersih C) Tanah menjadi lebih subur D) Mengurangi polusi air
A) Recycle B) Reuse C) Replace D) Reduce
A) Menyuburkan air sungai B) Sungai semakin bersih karena cepat terurai C) Menyebabkan pencemaran dan matinya biota air D) Menurunkan populasi tanaman di darat
A) Menyimpan semua sedotan untuk koleksi B) Mengumpulkan sedotan lalu membuang ke TPA C) Mengganti sedotan plastik dengan sedotan stainless D) Membakar sedotan di belakang sekolah
A) Dibuang ke sungai agar tidak menumpuk B) Dibiarkan saja karena akan hilang sendiri C) Dibakar setiap hari D) Dibuat kompos untuk menyuburkan tanaman
A) Mempermudah proses daur ulang B) Memperbanyak pupuk organik C) Menghambat proses pengolahan limbah D) Menambah lahan hijau
A) Pot bunga dekoratif B) Bensin C) Sabun cair D) Bahan pangan
A) Warna tempat sampah B) Harus ditambah sampah plastik C) Tempat sampah terlalu bersih D) Tidak ada penutup dan manajemen pembuangan kurang baik
A) Reduce B) Replace C) Recycle D) Remove
A) Plastik semakin laku dijual B) Sampah semakin banyak C) Sampah semakin berkurang D) Sampah organik menumpuk
A) Menenggelamkan kapal yang mengangkut sampah B) Menyimpan sampah di freezer C) Tidak makan ikan D) Intervensi global untuk mengurangi penggunaan plastik
A) Menegur dengan marah B) Memindahkan sampah ke TPA tiap hari C) Mengadakan sosialisasi tentang dampak lingkungan D) Mengabaikan karena bukan urusanmu
A) Tanaman sudah terlalu tua B) Kekurangan sinar matahari C) Terlalu banyak pupuk D) Air terlalu banyak hingga akar busuk
A) Pot atau polybag berisi tanah gembur B) Tanah liat yang padat C) Pasir pantai D) Kolam kecil yang berair
A) Simpan di tempat kering dan tidak terlalu panas B) Jemur di bawah sinar matahari langsung setiap hari C) Simpan di tempat lembap dan tertutup rapat D) Masukkan ke dalam kulkas
A) Mengurangi cahaya B) Mengecek kualitas tanah dan air C) Memotong semua daun D) Memanen segera
A) Tanah berbatu B) Hidroponik atau polybag C) Menanam di sawah D) Lahan pegunungan
A) Membiarkan hingga tanaman mati B) Mencabut seluruh tanaman C) Menggunakan pestisida kimia dosis tinggi D) Menggunakan pestisida alami terlebih dahulu
A) Tidak disiram lagi B) Dipanen segera C) Diberi banyak pupuk D) Dipindahkan ke tempat dengan naungan cukup
A) Belimbing B) Padi C) Cabai D) Jahe
A) Obat luka dan antiseptik B) Penambah stamina C) Pengental darah D) Penurun kolesterol
A) Panen B) Persemaian C) Pemasaran D) Penyimpanan
A) Lampu neon B) Warna pot C) Tanah, air, dan cahaya D) Plastik kemasan
A) Berbatu semua B) Kering dan keras C) Tergenang air D) Gembur dan subur
A) Pasir B) Rumput liar C) Pekerja D) Hama dan penyakit
A) Maag B) Rabun jauh C) Batu ginjal D) Alergi
A) Pupuk kimia B) Pupuk plastik C) Bahan bakar bensin D) Pupuk kandang/kompos
A) Rimpang B) Batang C) Bunga D) Daun
A) Kunyit dan serai B) Gandum dan kelapa sawit C) Pinus dan cokelat D) Teh dan kopi
A) Lidah buaya B) Ketela C) Mentimun D) Tomat
A) Pembersih udara B) Sumber polusi C) Perusak lingkungan D) Pupuk kimia
A) Tebu B) Daun mint C) Jeruk nipis D) Mangga
A) Lavender B) Pepaya C) Singkong D) Padi
|