A) Lobus frontal B) Serebelum C) Hipokampus D) Amigdala
A) Tempo yang lebih lambat selalu menimbulkan perasaan rileks. B) Tempo memiliki pengaruh yang sangat kecil terhadap emosi. C) Tempo yang lebih cepat dapat membangkitkan kegembiraan dan energi. D) Tempo hanya memengaruhi musisi profesional.
A) Kemarahan B) Ketakutan C) Kesedihan D) Kebahagiaan
A) Membangkitkan ketenangan. B) Memicu rasa nostalgia. C) Memperkuat perasaan puas. D) Menciptakan ketegangan dan kegelisahan.
A) Lirik hanya memengaruhi pendengar yang lebih tua. B) Lirik tidak memiliki dampak pada respons emosional. C) Lirik selalu menutupi musik itu sendiri. D) Lirik dapat memperkuat hubungan emosional dan interpretasi.
A) Dengan menerapkan disiplin musik yang ketat. B) Dengan meningkatkan isolasi dan perasaan kesepian. C) Dengan menyediakan saluran ekspresi emosional yang tidak menggunakan kata-kata. D) Dengan mendorong perilaku agresif.
A) Kecerdasan emosional B) Penularan emosi C) Ketegangan kognitif D) Memori ekoi
A) Drum B) Terompet C) Gitar elektrik D) Seruling
A) Musik latar generik yang biasa diputar di lift. B) Musik jazz eksperimental. C) Suara bising industri yang keras. D) Musik yang memiliki makna pribadi. |