A) DIY Yogyakarta B) Jawa Timur C) Kepulauan Riau D) Banten
A) Emas dan nikel B) Kopi dan beras C) Kopi dan timah D) Beras dan ikan
A) Pengecer B) Konsumen C) Produsen D) Distributor
A) Penyedia B) Penyuplai C) Pemakai D) Penyebar luas
A) BUMS B) BUMN C) Koperasi D) Pabrik
A) Penjamin stok kebutuhan barang ada B) Pengatur dan regulator perekonomian C) Pembantu perusahaan swasta berkembang D) Memberikan izin usaha kepada perorangan
A) Perpindahan teknologi dengan mendirikan pabrik-pabrik di negara lain B) Perpindahan modal melalui investasi asing dari luar negeri ke dalam negeri C) Perpindahan penduduk karena tren migrasi ke negara lain D) Perpindahan tenaga kerja dari suatu negara ke negara lain
A) Loak barang B) Perdagangan bebas C) Impor D) Ekspor
A) Impor B) Perdagangan internasional C) Perdagangan antarpulau D) Ekspor
A) Perdagangan Internasional B) Perdagangan antarpulau C) Irigasi D) Transmigrasi
A) Investor B) Koruptor C) Ekspor D) Impor
A) Peedagangan antarnegara B) Perdagangan bebas C) Perdagangan antarpulau D) Perdagangan Internasional
A) Pertikaian B) Kepedulian C) Konflik sosial D) Persaingan
A) Kompromi B) Penghindaran C) Kolaborasi D) Kompetisi
A) Berasal dari satu daerah B) Kesamaan tujuan C) Perbedaan kepentingan D) Bukan saudara
A) Antar kelas B) Antarangkatan C) Antarsaudara D) Antargolongan
A) Dominasi kelompok B) Kerusakan harta benda C) Benturan kepentingan D) Meningkatkan solidaritas kelompok
A) Pertengkaran kakak dan adik B) Perselisihan atara tukang becak dengan penumpang perihal ongkos C) Pertengkaran antar dua teman D) Konflik antat pedagang kaki lima dengan para petugas ketertiban
A) Perbedaan kepentingan B) Pernedaan pendapat C) Perbedaan individu D) Perbedaan organisasi
A) konflik B) masalah C) integritas D) proses
A) Ketimpangan ekonomi. B) Kurangnya komunikasi. C) Perbedaan suku dan agama. D) Sikap saling menghormati dan toleransi.
A) Menolak budaya lain B) Menghormati perbedaan C) Membedakan seseorang berdasarkan ras D) Tidak peduli dengan masalah sosial.
A) Sikap saling menghormati B) Kurangnya kesadaran persatuan C) Toleransi yang tinggi D) Komunikasi yang efektif
A) Menyebarkan berita hoaks B) Membentuk kelompok berdasarkan asal daerah C) Menghargai teman yang berbeda suku D) Melakukan tawuran antar pelajar
A) Pemerataan hasil pembangunan B) Masuknya budaya asing C) Ketimpangan pendapatan D) Persaingan yang tidak sehat
A) Bank B) Asuransi C) Koperasi D) Pegadaian
A) Memberikan pinjaman usaha B) Menukarkan mata uang asing C) Menerima setoran tabungan D) Menjual saham perusahaan
A) Mengatur harga pasar B) Memberikan pinjaman kepada nasabah C) Menjual barang elektronik D) Menerbitkan mata uang
A) Bank Syariah B) Bank Umum Konvensional C) Bank Perkreditan Rakyat D) Bank Sentral
A) Tabungan B) Kredit C) Giro D) Deposito
A) Bank Sentral B) Bank Umum C) Pegadaian D) Asuransi
A) Dana Pensiun B) Asuransi C) Koperasi Simpan Pinjam D) Lembaga Pembiayaan (Leasing)
A) Lembaga Pembiayaan (Leasing) B) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) C) Dana Pensiun D) Koperasi Simpan Pinjam
A) Perusahaan Sekuritas B) Perusahaan Asuransi C) Perusahaan Modal Ventura D) Perusahaan Pembiayaan (Leasing)
A) Pegadaian B) Dana Pensiun C) Koperasi Simpan Pinjam D) Perusahaan Modal Ventura
A) Amalgamasi B) Difusi C) Asimilasi D) Akulturasi
A) Masjid Demak dengan atap tumpang yang merupakan perpaduan arsitektur lokal Jawa dan Islam. B) Penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan oleh berbagai suku di Indonesia. C) Masyarakat Tionghoa di suatu daerah yang sudah tidak lagi menggunakan bahasa Mandarin dan lebih fasih berbahasa lokal. D) Perkawinan campur yang menghasilkan keturunan dengan identitas budaya baru yang tidak terikat pada salah satu budaya orang tuanya.
A) Globalisasi B) Asimilasi C) Difusi D) Akulturasi
A) Dominasi satu budaya terhadap budaya lain tanpa ada percampuran. B) Penambahan unsur baru tanpa mengubah bentuk asli. C) Hilangnya atau berkurangnya ciri khas kebudayaan asli dari kelompok yang berasimilasi. D) Terbentuknya kebudayaan baru yang sama sekali berbeda.
A) Terbatasnya kontak sosial. B) Sikap primodialisme yang kuat. C) Toleransi yang tinggi dari kedua belah pihak. D) Adanya perbedaan tujuan hidup.
A) Terestrial B) Mineral C) Nonhayati D) Hayati
A) Padi B) Kayu C) Ikan D) Tanah
A) Air B) Emas C) Hewan D) Hutan
A) Mineral B) Hayati C) Energi D) Abiotik
A) Liberalisasi Ekonomi B) Pertumbuhan Ekonomi C) Pemerataan Pembangunan D) Industrialisasi
A) Memudahkan investor asing untuk berinvestasi. B) Mempercepat pertumbuhan ekonomi di kota-kota besar saja. C) Meningkatkan pendapatan kelompok masyarakat kaya. D) Mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
A) Pembangunan jalan tol di luar Jawa. B) Penurunan tarif pajak untuk perusahaan besar. C) Pemberian subsidi BBM. D) Peningkatan ekspor komoditas pertanian.
A) Kesenjangan pembangunan antarwilayah. B) Keunggulan komparatif daerah. C) Peningkatan pendapatan per kapita. D) Keberhasilan pembangunan nasional.
A) Tanjung Pinanh B) Pangkal Pinang C) Pekan Baru D) Batam
A) Tanjung Selor B) Samarinda C) Balikpapan D) Palangkaraya |