![]()
A) Menggunakan herbisida kimia B) Memprioritaskan sistem pertanian tunggal (monokultur) C) Hindari penggunaan pupuk dan pestisida sintetis D) Menggunakan organisme hasil rekayasa genetika
A) Kompos B) Nitrat amonium C) Superfosfat D) Urea
A) Terverifikasi oleh Non-GMO Project B) USDA Organic C) Bersertifikat Fair Trade D) Bersertifikat oleh Rainforest Alliance
A) Menanam spesies yang sama bersamaan. B) Menanam berbagai jenis tanaman bersamaan untuk saling menguntungkan. C) Hanya menanam dalam barisan. D) Menggunakan tanaman untuk menarik hama.
A) Logam berat B) Bahan organik C) Kandungan lempung D) Silika
A) EPA B) CDC C) FDA D) USDA
A) Semut rayap B) Kepik (ladybug) C) Lalat buah D) Kecoa
A) Prinsip-prinsip ekologi dalam pertanian. B) Metode pertanian industri. C) Pupuk sintetis. D) Pengendalian hama menggunakan bahan kimia.
A) Pengendalian hama biologis B) Kompos organik C) Herbisida alami D) Pestisida sintetis
A) Proses Operasional Alami B) Protokol Organisasi Tanpa GMO (organisme hasil rekayasa genetika) C) Rencana Optimalisasi Nutrisi D) Program Organik Nasional
A) Pengolahan tanah yang sering (frequent tilling) B) Penggunaan mesin berat (using heavy machinery) C) Pengolahan tanah dalam (deep plowing) D) Pertanian tanpa pengolahan tanah (no-till farming)
A) Buah-buahan B) Sayuran berakar C) Tanaman kacang-kacangan D) Biji-bijian sereal
A) Ketergantungan pada bahan bakar fosil B) Berkurangnya keanekaragaman hayati C) Residu pestisida yang lebih tinggi D) Hasil panen yang lebih rendah
A) Mengurangi populasi hama secara buatan. B) Membutuhkan penggunaan bahan kimia yang ekstensif. C) Mendukung ketahanan dan kesehatan ekosistem. D) Mendorong sistem pertanian yang seragam.
A) Hibridisasi B) Modifikasi genetik C) Pemuliaan tradisional D) Kloning
A) Peningkatan penggunaan pestisida B) Produk yang kurang beraroma C) Biaya tenaga kerja yang lebih tinggi D) Harga hasil panen yang tidak stabil
A) Mengabaikan pemantauan hama. B) Menggabungkan metode biologis, kultural, dan kimiawi. C) Ketergantungan sepenuhnya pada pengendalian biologis. D) Hanya menggunakan pestisida kimia.
A) Ketergantungan penuh pada teknologi B) Memaksimalkan keuntungan jangka pendek C) Sistem pertanian berkelanjutan D) Mengabaikan ekosistem lokal
A) Arsenik. B) Klorin. C) Nitrogen. D) Fluorida.
A) Untuk meminimalkan kerusakan akibat hama secara berkelanjutan. B) Untuk memberantas semua hama menggunakan bahan kimia. C) Untuk mengabaikan masalah hama. D) Untuk meningkatkan populasi hama.
A) Hanya penanaman baris (row cropping) B) Monokultur konvensional C) Penanaman campuran (intercropping) D) Penanaman tunggal (sole cropping)
A) Penanaman tanaman penutup tanah. B) Penanaman tunggal (monokultur). C) Penggembalaan berlebihan. D) Pengolahan tanah yang berlebihan.
A) Lingkungan buatan B) Ekosistem yang berkelanjutan C) Perkebunan monokultur D) Ketergantungan pada bahan bakar fosil
A) Gandum B) Kedelai C) Jagung D) Semanggi
A) Meningkatkan limpasan pupuk sintetis. B) Mengabaikan upaya konservasi air. C) Mengurangi polusi akibat bahan kimia. D) Mendorong pertumbuhan alga beracun. |