![]()
A) Cabang eksekutif B) Pemerintah daerah C) Cabang legislatif D) Cabang yudikatif
A) Untuk menciptakan kebingungan dan birokrasi. B) Untuk mengatasi masalah sosial dan meningkatkan kesejahteraan warga negara. C) Untuk memberikan keuntungan bagi perusahaan swasta. D) Untuk meningkatkan kontrol pemerintah.
A) Kelompok kepentingan B) Jurnalis C) Hakim D) Influencer media sosial
A) Barang yang hanya disediakan oleh sektor swasta. B) Barang yang tidak dapat dikecualikan dan penggunaannya tidak saling mengganggu. C) Barang yang merugikan masyarakat. D) Barang yang hanya tersedia bagi kalangan kaya.
A) Ketiadaan layanan spa mewah di rumah sakit. B) Mewajibkan diet tertentu untuk semua individu. C) Mempromosikan standar kecantikan di fasilitas medis. D) Akses layanan kesehatan yang terjangkau bagi seluruh warga negara.
A) Dengan mempromosikan proses kebijakan yang manual dan ketinggalan zaman. B) Dengan menghambat komunikasi antara pembuat kebijakan dan warga negara. C) Dengan memfasilitasi pengumpulan data, analisis, dan penyampaian informasi mengenai inisiatif kebijakan. D) Dengan menghalangi inovasi dan kreativitas dalam pengembangan kebijakan.
A) Mengabaikan hasil kebijakan di masa lalu. B) Pengaruh kebijakan yang telah diterapkan terhadap keputusan kebijakan di masa depan. C) Mendorong perubahan kebijakan yang cepat dan mendadak. D) Mempromosikan kelupaan terhadap kebijakan.
A) Pendapat dari warga dapat memengaruhi hasil kebijakan dan meminta para pengambil keputusan untuk bertanggung jawab. B) Warga tidak memiliki pengaruh dalam pengambilan keputusan kebijakan. C) Warga tidak diperbolehkan untuk berpartisipasi dalam diskusi kebijakan. D) Partisipasi warga dapat menyebabkan kekacauan dan kebingungan.
A) Untuk membuat dokumen administratif yang tidak perlu bagi para pembuat kebijakan. B) Untuk menilai efektivitas dan dampak kebijakan dalam mencapai tujuannya. C) Untuk menghindari pertanggungjawaban atas hasil kebijakan. D) Untuk mengalokasikan sumber daya secara acak.
A) Sebuah negara yang melarang program-program kesejahteraan. B) Sebuah negara yang mengabaikan kesejahteraan warganya. C) Sebuah negara yang hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi. D) Sebuah negara yang menyediakan berbagai layanan dan manfaat sosial kepada warganya.
A) Untuk melindungi dan melestarikan sumber daya alam serta mengatasi polusi. B) Untuk menghapus semua peraturan lingkungan. C) Untuk meningkatkan polusi industri demi pertumbuhan ekonomi. D) Untuk mengeksploitasi sumber daya alam tanpa adanya regulasi.
A) Pelaksanaan yang cepat dan sempurna. B) Terlalu banyak kebijakan pendukung. C) Kekurangan sumber daya dan pelaksanaan yang buruk. D) Terlalu banyak partisipasi publik.
A) Cabang yudikatif B) Cabang administratif C) Cabang eksekutif D) Cabang legislatif
A) Warga negara individu tanpa peran formal apa pun B) Pembuat kebijakan yang berafiliasi dengan politisi terpilih C) Hanya organisasi non-pemerintah D) Eksekutif dari sektor swasta
A) David Easton B) Charles Lindblom C) Harold Lasswell D) John Kingdon
A) Penetapan agenda B) Perumusan kebijakan C) Evaluasi D) Implementasi
A) Evaluasi B) Penentuan agenda C) Perumusan kebijakan D) Implementasi
A) Lima B) Enam C) Empat D) Tiga
A) Suzanne Mettler B) Paul Sabatier C) Frank Baumgartner D) John Kingdon
A) Frank Baumgartner B) Paul Sabatier C) Sharique Hassan Manazir D) John Kingdon
A) Sharique Hassan Manazir B) Paul Sabatier C) Suzanne Mettler D) John Kingdon
A) Pajak B) Buat C) Beli D) Informasikan
A) Penetapan agenda B) Implementasi kebijakan C) Penghentian kebijakan D) Evaluasi kebijakan
A) John Kingdon B) James Q. Wilson C) Herbert Simon D) Anthony Downs
A) Perumusan kebijakan B) Penegakan C) Implementasi D) Legitimasi
A) Legitimasi B) Perumusan kebijakan C) Mekanisme penegakan hukum D) Implementasi
A) Tahap penentuan agenda. B) Pelaksanaan dari atas ke bawah (top-down). C) Pemeliharaan kebijakan. D) Pelaksanaan dari bawah ke atas (bottom-up).
A) Pendekatan ini berfokus pada pemeliharaan kebijakan yang sudah ada tanpa perubahan. B) Pendekatan ini menekankan strategi implementasi dari atas ke bawah. C) Pendekatan ini berusaha untuk mencapai pemahaman yang lebih mendalam, melampaui model-model teori pilihan rasional. D) Pendekatan ini mendukung penggunaan model kebijakan siklus.
A) Model Tata Kelola Tradisional. B) Model Tata Kelola Antisipatif. C) Model Kebijakan Inkremental. D) Model Kebijakan Reaktif.
A) Adrian Smith B) John Maynard Keynes C) Milton Friedman D) Adam Smith
A) 2010 B) 2001 C) 1985 D) 1996
A) Kebijakan yang berorientasi pada penelitian. B) Kebijakan yang didasarkan pada bukti. C) Kebijakan yang berorientasi pada data. D) Kebijakan yang didukung oleh fakta.
A) Hanya Sekolah Balsillie untuk Urusan Internasional dan Sekolah Blavatnik untuk Pemerintahan. B) Beberapa universitas, tetapi teks tersebut tidak menyebutkan secara spesifik universitas mana yang menawarkan program sarjana. C) Hanya Universitas Durham dan Sekolah Kebijakan Publik Lee Kuan Yew. D) Hanya lembaga pendidikan pascasarjana seperti Harvard dan LSE.
A) Upaya-upaya pelestarian lingkungan. B) Wilayah-wilayah bekas jajahan. C) Inisiatif-inisiatif pertukaran budaya. D) Program-program pembangunan ekonomi. |