A) Pengaruh dari laki-laki B) Penolakan untuk meninggalkan keyakinan mereka C) Keinginan untuk terkenal D) Pengejaran kekuasaan
A) Kitab Wahyu B) Kisah Para Rasul C) Injil-Injil Gnostik D) Kisah Para Kudus Perpetua dan Felicity
A) Mereka mengurangi peran laki-laki. B) Mereka menginspirasi orang lain untuk melawan penganiayaan. C) Mereka menciptakan perpecahan di dalam gereja. D) Mereka mengalihkan perhatian dari ajaran moral.
A) Tulisan-tulisan mereka. B) Proses pertobatan mereka. C) Komitmen mereka terhadap iman dan pengorbanan. D) Berakhirnya masa penganiayaan.
A) Orang-orang Barbar B) Orang-orang Yunani C) Pihak berwenang Yahudi D) Kekaisaran Romawi
A) Pembela kebenaran B) Penganut agama C) Pahlawan D) Saksi
A) Makedonia B) Galatia C) Afrika Proconsularis D) Yudea
A) St. Agnes B) St. Felicity C) St. Lucia D) St. Perpetua
A) Pencarian pengorbanan demi kemuliaan. B) Perpecahan berdasarkan jenis kelamin dalam gereja. C) Penolakan terhadap norma-norma sosial. D) Kemenangan iman atas penindasan. |