A) 1970 B) 1985 C) 1958 D) 1963
A) Kairo, Mesir B) Nairobi, Kenya C) Lagos, Nigeria D) Addis Ababa, Ethiopia
A) Membentuk mata uang bersama untuk Afrika. B) Menciptakan aliansi militer. C) Mendorong pariwisata di Afrika. D) Mempromosikan persatuan dan kerja sama di antara negara-negara Afrika.
A) Setiap dua tahun B) Setiap tahun C) Setiap tiga bulan D) Setiap dua tahun
A) 1998 B) 2004 C) 2002 D) 2000
A) Komunitas Pembangunan Afrika Selatan (SADC) B) Bank Pembangunan Afrika (ADB) C) Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS) D) Uni Afrika (AU)
A) Tanzania B) Uganda C) Liberia D) Sudan Selatan
A) Perjanjian Addis Ababa B) Manifesto Pan-Afrika C) Piagam OAU D) Piagam Pembangunan Afrika
A) Nigeria B) Mesir C) Ethiopia D) Ghana
A) 33 B) 30 C) 35 D) 32
A) Kurangnya negara anggota. B) Ketersediaan sumber daya keuangan yang berlebihan. C) Tidak adanya kekuatan bersenjata seperti pasukan penjaga perdamaian PBB. D) Terlalu terlibat dalam urusan internal.
A) Perjanjian Kairo B) Perjanjian Lagos C) Deklarasi Sirte D) Perjanjian Addis Ababa
A) Koalisi Lagos. B) Blok Casablanca. C) Blok Monrovia. D) Kelompok Addis Ababa.
A) Kelompok Addis Ababa. B) Blok Casablanca. C) Blok Monrovia. D) Koalisi Lagos.
A) Lagos, Nigeria. B) Kairo, Mesir. C) Sanniquellie, Liberia. D) Khartoum, Sudan.
A) Nnamdi Azikiwe dari Nigeria. B) Senghor dari Senegal. C) Kwame Nkrumah dari Ghana. D) Kaisar Ethiopia, Haile Selassie I.
A) Angola. B) Maroko. C) Zimbabwe. D) Afrika Selatan.
A) Membentuk sistem hukum tunggal untuk semua negara di Afrika. B) Mempromosikan kebebasan beragama secara eksklusif. C) Memastikan bahwa semua warga Afrika menikmati hak asasi manusia. D) Membatasi pergerakan orang antar negara-negara di Afrika.
A) Organisasi tersebut memiliki terlalu banyak kekuatan militer dan seringkali ikut campur dalam konflik. B) Organisasi tersebut berhasil melaksanakan semua keputusannya tanpa masalah apapun. C) Organisasi tersebut dianggap sebagai 'forum diskusi' yang birokratis dan memiliki sedikit kekuasaan. D) Organisasi tersebut hanya berfokus pada pembangunan ekonomi, mengabaikan masalah-masalah politik.
A) 'Klub Para Diktator' atau 'Serikat Pekerja Para Diktator'. B) 'Aliansi Para Pejuang Kemerdekaan'. C) 'Organisasi Hak Asasi Manusia'. D) 'Kelompok Pengembangan Ekonomi'.
A) Kofi Annan. B) Kwame Nkrumah dari Ghana. C) Félix Houphouët-Boigny dari Pantai Gading. D) Nelson Mandela.
A) Ketergantungan yang berkelanjutan pada negara-negara bekas penjajah untuk bantuan ekonomi. B) Kemakmuran instan tanpa bantuan dari pihak luar. C) Kemandirian finansial sepenuhnya dari semua negara asing. D) Isolasi politik total dari urusan global.
A) Uni Telekomunikasi Pan-Afrika B) Organisasi Serikat Pekerja Afrika Bersatu C) Persatuan Kereta Api Afrika D) Badan Berita Pan-Afrika |