A) Mencoba keluar aplikasi sebentar B) Memilih jujur demi masa depan C) Menyontek sedikit karena tertekan D) Mencari bocoran di tab lain E) Menunggu teman mengirim jawaban
A) Screenshot untuk diperiksa nanti B) Menunggu teman lain mengirim C) Menutup pesan dan tetap jujur D) Menyimpan jawaban untuk jaga jaga E) Membaca pesan sebentar
A) Mencocokkan jawaban dengan teman B) Tetap jujur walau sulit C) Menunggu momen aman untuk curang D) Membuka satu tab saja E) Mengintip catatan lama
A) Membuka catatan sesaat saja B) Mengisi sendiri dengan jujur C) Melihat jawaban dari grup D) Menunggu teman selesai E) Mencari video penjelasan cepat
A) Meminta screenshot jawaban B) Kembali fokus dengan jujur C) Mencari celah lagi D) Mencoba trik yang dia tahu E) Menunggu sinyal stabil lalu tanya teman
A) Melihat jawaban di internet B) Mencoba menyontek sedikit C) Menunggu teman kirim foto D) Tetap berusaha jujur E) Mencari cara keluar exambro
A) Lihat grup sebentar B) Mengambil jawaban untuk disimpan C) Jujur dan kerjakan sendiri D) Minta teman kirim jawaban E) Gunakan cara lama
A) Mencari kesempatan curang B) Mencoba keluar aplikasi C) Tetap jujur apapun risikonya D) Menunggu teman selesai E) Ikut sedikit demi aman
A) Menyalin jawaban dari teman B) Membuka catatan cepat C) Menunggu bantuan datang D) Mencari jawaban di browser lain E) Tetap kerjakan sendiri
A) Tidak membuka foto dan tetap jujur B) Simpan untuk nanti C) Buka sedikit saja D) Menunggu kesempatan aman E) Berbagi ke teman lain
A) Karena toleransi rakitan harus dijaga dalam batas mekanis B) Karena error perakitan bisa menurunkan efisiensi proses C) Karena kesalahan seukuran sekrup bisa membuat orang lain kehilangan rasa aman D) Karena ketidaksesuaian komponen dapat menambah siklus perbaikan E) Karena deviasi konfigurasi bisa memicu rework besar
A) Karena uji performa memastikan validitas fungsi B) membuat keluarganya kecewa. Mengapa pengujian penting? C) Karena verifikasi reliabilitas menilai degradasi awal D) Karena kualitas yang tak diverifikasi bisa merugikan orang yang menabung bertahun-tahun E) Karena stress-test memetakan batas operasional
A) Kepercayaan pelanggan yang dipertaruhkan dengan pengorbanan hidup mereka B) Kepatuhan prosedural pada standar operasional C) Presisi metode penanganan teknis D) Konsistensi timeline pengerjaan E) Integritas dokumentasi layanan
A) Untuk memastikan konsistensi parameter manufaktur B) Untuk menjaga akurasi kontrol kualitas C) Untuk melindungi pengguna yang mengandalkan setiap rupiah hasil kerja keras keluarganya D) Untuk mempertahankan kapabilitas proses E) Untuk mempertahankan indeks ketahanan produk
A) Karena sekuensi teknis menjaga rasionalitas desain B) Karena salah satu langkah bisa menentukan keselamatan seseorang di masa depan C) Karena tahapan memastikan interlock berfungsi D) Karena struktur proses harus mengikuti diagram alir E) Karena urutan meminimalkan risiko error
A) Mengukur tingkat deviasi toleransi B) Menghasilkan rekomendasi mitigasi risiko C) Mengidentifikasi titik kegagalan D) Menilai performa terhadap standar E) Menghentikan potensi kerugian sebelum menghancurkan hidup orang lain
A) Karena spesifikasi menentukan kapabilitas B) Karena kepuasan menentukan retensi pengguna C) Karena menyakiti kepercayaan keluarga berarti merusak masa depan mereka D) Karena kualitas memengaruhi siklus hidup produk E) Karena variabilitas output menentukan risiko
A) Karena data sampling menentukan akurasi keputusan B) Karena deteksi cacat menurunkan risiko sistemik C) Karena inspeksi mengurangi kegagalan fungsi D) Karena QC mencegah deviasi proses E) Karena satu kelalaian bisa menghabiskan tabungan keluarga pelanggan
A) Karena SOP mengunci rangkaian kerja B) Karena urutan teknis mengatur stabilitas struktur C) Karena prosedur mengendalikan parameter proses D) Karena keselamatan hidup orang lain bergantung pada setiap prosedur kecil E) Karena standar meminimalkan kesalahan
A) Bilang ini gaya “natural worker” B) Ganti background jadi kamar orang lain C) Pura-pura kamera rusak D) Mati lampu biar gak kelihatan E) Bersiap lebih awal. merapikan diri. dan berpakaian sopan
A) Tetap tenang dan lanjut menjawab pertanyaan dengan sopan B) Tertawa keras biar suasana cair C) Pura-pura jatuh biar dramatis D) Menuduh kursinya kurang sopan E) Minta kursi baru sambil ngambek
A) Karena AC-nya dingin B) Karena dekat dari rumah dan bisa bangun siang C) Menjelaskan alasan logis dan sesuai minat pekerjaan D) Karena temen kerja di situ E) Karena seragamnya bagus banget
A) Minta maaf sebentar dan cari tempat lebih tenang B) Pura-pura suara alarm C) Ikut berkokok biar kompak D) Marah ke ayam sambil live di kamera E) Katakan itu “efek spesial”
A) Bercerita tentang mantan B) Ceritakan semua isi biodata dari SD C) Hal yang relevan dengan pekerjaan dan pengalaman kerja D) Cerita masa kecil waktu jatuh dari sepeda E) Cerita tentang film favorit
A) Berpose biar keren di kamera B) Berusaha membuat interviewer tertawa keras C) Tetap fokus dan sopan menjawab sesuai pertanyaan D) Berbisik minta waktu istirahat E) Bilang “anda serius banget sih”
A) Menutup kamera tanpa salam B) Mengucapkan terima kasih kembali dan pamit sopan C) Bilang “semoga kita berjodoh ya” D) Minta hasil wawancara langsung E) Mengangkat jempol tanpa bicara
A) Bikin status “perusahaan gak peka banget” di medsos B) Berhenti melamar dan tidur dulu seminggu C) Buat lamaran pakai emoji D) Evaluasi CV dan cara melamar agar lebih menarik E) Marah ke printer yang cetak lamaran
A) Mengeluh di grup alumni B) Menghapus semua akun lowongan kerja C) Mencatat kesalahan dan belajar untuk wawancara berikutnya D) Menyalahkan interviewer karena mukanya tegang E) Minta ganti juri seperti di ajang bakat
A) Mengeluh setiap hari di kantor B) Menolak sambil marah di depan HRD C) Minta gaji tiga kali lipat langsung D) Bilang mau resign di hari pertama E) Jadikan pengalaman belajar untuk meningkatkan skill
A) Berdoa saja tanpa usaha B) Minta tolong teman pura-pura jadi atasan C) Mengambil kursus. pelatihan. atau magang untuk menambah pengalaman D) Menghapus bagian pengalaman di CV E) Mengarang pengalaman di CV
A) Karena bisa jadi ajang promosi dagangan B) Karena posting marah-marah bikin keren C) Karena posting banyak meme bikin rezeki lancar D) Karena HRD bisa melihat postinganmu saat menilai karakter E) Karena teman juga suka stalking
A) Berharap interview lewat chat saja B) Latihan berbicara. persiapan lebih matang. dan belajar dari pengalaman C) Menghindari semua wawancara berikutnya D) Bilang interviewer-nya bikin gugup banget E) Pura-pura percaya diri tapi diam saja
A) Kamu salah mengetik nama di CV B) Kamu harus ganti nama biar hoki C) Kamu harus melamar kerja lewat dukun D) Butuh kesabaran dan waktu sampai kesempatan tepat datang E) Kamu harus menyerah dan pindah planet
A) Perkiraan keuntungan yang akan diperoleh B) Pegawai yang akan direkrut C) Harga barang D) Fasilitas produk E) Jenis produksi yang dilakukan
A) Sekalipun hanya mengira-ngira namun perkiraan tersebut adalah benar dan tentunya tidak menimbulkan kerugian pada perusahaan B) Perencanaan produksi harus apa adanya dan memiliki pemikiran yang cukup rasional bukan hanya sebagai angan-angan saja C) Perencanaan produksi tidak hanya dilakukan atas tujuan saja, tetpi juga harus mengukur kemampuan konsumen dalam menyerap produk tersebut. D) Perencanaan harus menjadi langkah awal bagi perusahaan dalam menghasilkan barang yang dibutuhkan konsumen E) Perencanaan harus memiliki tujuan yang jelas dan mampu dipahami oleh menejemen perusahaan
A) Pengolahan sumber daya alam adalah wewenang pegawai yang tidak diatur pada aspek perencanaan produksi masal B) Kapasitas produksi tidak berpengaruh C) Perencanaan produksi yang buruk tidak akan berpengaruh pada alokasi SDA D) Perencanaan yang matang akan menghemat alokasi sumber daya alam E) Perencanaan proses produksi tidak ada hubungannya dengan alokasi sumber daya alam
A) . Menjamin rencana pengujian produk B) Alat untuk memonitor hasil C) Meminimalkan inventaris D) Meminimalkan produktivitas E) Mengukur kapasitas tenaga kerja
A) Kebijakan Dalam B) Humanis C) Manajerial D) . Faktor eksternal E) Faktor internal
A) Rendahnya permintaan B) Kelebihan produk C) Kelebihan persediaan D) Hilangnya keuntungan E) menumpuknya permintaan
A) terus-menerus B) musiman C) pesanan D) musiman E) campuran
A) perakitan produk seri B) Perakitan tunggal C) perakitan massal D) Perakitan otomatis E) Perakitan manual
A) produk tunggal dan produk massal B) produk otomotif dan produk manufaktur C) produk manufaktur dan pabrikasai D) produk konsumendan pribadi E) Produk tunggal dan produk pribadi
A) Merakit B) Mendesain C) Meramu D) Menyambung E) Menyusun
A) Perakitan dengan pemilihan B) Keseimbangan C) Knock down D) Perakitan dapat ditukar-tukar E) Cascade
A) Press fits B) Spot welding C) Jug screw D) Threaded fasteners E) Riveting
A) bersamaan dan acak B) Sendiri sendiri tanpa memperhatikan pasangannya C) Acak tanpa urutan D) Sesuai dengan ukurannya E) Berurutan sesuai dengan pasangannya
A) Perakitan dengan pemilihan B) Perakitan dengan individu C) Perakitan cascade D) Perakitan knock down E) Perakitan yang dapat ditukar tukar
A) Las B) Sekrup C) Spot welding D) Brazing E) Penyedotan
A) Mengetahui jumlah kegiatan yang dialami oleh bahan B) Mengidentifikasi kualitas produk rakitan C) Mengetahui aliran bahan D) Alat untuk memperbaiki tata letak dan metode kerja E) Alat analisis untuk mengidentifikasi tempat yang tidak efisien
A) General sub assembling, programmable machine assembly, shipp B) Assembly, special purpose machine assembly, programmable machine assembly C) General sub assembling, final inspection, shipping D) Assembling, final inspection, shipping E) Dipping proses, assembling, final inspection |