A) Arahan panggung B) Pemilihan kostum C) Desain pencahayaan D) Kehidupan batin seorang aktor
A) Tujuan keseluruhan karakter. B) Tujuan pribadi aktor. C) Visi sutradara. D) Latar tempat berlangsungnya drama.
A) Pendekatan Lee Strasberg B) Teknik Meisner C) Metode akting D) Sistem akting
A) Mendorong alur cerita B) Menciptakan konflik C) Menentukan latar tempat D) Merancang kostum
A) Eksplorasi dan eksperimen B) Struktur yang kaku C) Pencocokan kostum D) Menghafal dialog
A) Tokoh-tokoh sejarah B) Pengalaman pribadi Stanislavski C) Tokoh-tokoh selebriti dalam kehidupan nyata D) Drama-drama Shakespeare
A) Catatan dari sutradara. B) Makna tersembunyi dari dialog. C) Gerakan di atas panggung. D) Biografi aktor.
A) Untuk memberikan kedalaman pada karakter. B) Untuk menyusun arahan panggung. C) Untuk menulis naskah. D) Untuk menjelaskan pilihan kostum. |