A) Geofisika B) Kristalografi C) Mineralogi D) Fisika mineral
A) Kilap B) Belahan C) Kepadatan D) Kekerasan
A) Belahan B) Pecahan C) Kekerasan D) Ketahanan
A) Larutan padat B) Transisi fase C) Pseudomorfisme D) Perubahan permukaan
A) Efervesensi B) Sensitivitas terhadap cahaya C) Polimorfisme D) Orientasi preferensial
A) Halus B) Konkoidal C) Serat D) Berbutir
A) Belahan B) Kekerasan C) Ketahanan D) Kerapatan
A) Kerapuhan B) Ketahanan C) Kilau D) Struktur kristal
A) Ilmu yang mempelajari materi penyusun bagian dalam planet, terutama Bumi. B) Penjelajahan mineral-mineral di luar bumi. C) Studi tentang formasi batuan permukaan dan sifat-sifatnya. D) Analisis fenomena atmosfer di Bumi.
A) Seismologi B) Geokimia C) Geofisika D) Petrofisika
A) Pengukuran tegangan permukaan B) Pengukuran tekanan tinggi C) Pengukuran suhu rendah D) Pengukuran medan elektromagnetik
A) Mesin press beraneka palu (multi-anvil press) B) Sel beraneka berlian (diamond anvil cell) C) Peralatan kompresi kejut (shock compression setup) D) Mesin press hidraulik
A) Metode ini tidak dapat menghasilkan tekanan yang sangat tinggi. B) Metode ini memerlukan sampel berukuran besar. C) Metode ini tidak dapat digunakan dengan sampel padat. D) Tekanan tidak seragam dan tidak bersifat adiabatik, sehingga memanaskan sampel.
A) Mengukur perubahan suhu selama eksperimen. B) Menafsirkan kondisi eksperimen berdasarkan hubungan antara tekanan dan kerapatan. C) Menghitung kecepatan suara dalam material. D) Menentukan komposisi kimia sampel.
A) Kawai dan Endo di Jepang B) Curie dan Pierre di Prancis C) Einstein dan Bohr di Jerman D) Marshall dan Smith di Amerika Serikat
A) Mesin ini lebih ringkas dan lebih mudah untuk dioperasikan. B) Tekanan yang dihasilkan stabil, memungkinkan pemanasan yang terkontrol. C) Mesin ini tidak memerlukan tungku. D) Mesin ini dapat menghasilkan tekanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sel berlian.
A) 3.000.000 atmosfer dan suhu hingga 5000 °C. B) 50 GPa dan suhu sekitar 1500 °C. C) 10 GPa dan suhu di bawah 1000 °C. D) Sekitar 28 GPa (kedalaman 840 km) dan suhu di atas 2300 °C.
A) Penggunaan anvil karbida tungsten dengan desain yang ditingkatkan. B) Penggunaan anvil berlian yang dipadatkan, mencapai tekanan hingga 90 GPa. C) Penggunaan mesin hidraulik berukuran lebih besar. D) Penerapan teknik kompresi kejut.
A) Hingga 28 gigapascal. B) Kurang dari 100 gigapascal. C) Melebihi 3.000.000 atmosfer (300 gigapascal). D) Sekitar 10.000 atmosfer.
A) Sel tersebut mereplikasi tekanan atmosfer permukaan. B) Sel tersebut digunakan untuk mempelajari fenomena yang terjadi pada tekanan rendah. C) Sel tersebut mensimulasikan kondisi yang ditemukan di ruang angkasa. D) Karena sel tersebut dapat menghasilkan tekanan lebih dari 300 gigapascal, yang lebih tinggi daripada tekanan di inti Bumi.
A) Laser Nd:YAG atau CO2 B) Laser serat optik C) Laser dioda D) Laser HeNe
A) Volume material. B) Perubahan tekanan terhadap suhu. C) Kapasitas panas pada volume konstan. D) Gamma Debye, sebuah parameter Grünheisen.
A) Francis Birch B) Erskine Williamson C) Leason Adams D) Percy Bridgman |