- 1. Saat melakukan guling depan, Andi sering kali mendarat dengan posisi tubuh miring ke kanan. Setelah dievaluasi, ternyata tumpuan tangan Andi tidak sejajar. Mengapa keseimbangan tumpuan tangan sangat menentukan arah putaran tubuh?
A) Karena tumpuan yang tidak sejajar menciptakan distribusi beban yang tidak merata, sehingga momentum tubuh akan bergeser ke sisi yang lebih lemah. B) Karena jarak antara tangan dan kaki Andi terlalu jauh saat memulai gerakan. C) . Karena tangan kanan Andi lebih kuat daripada tangan kiri, sehingga tarikan ototnya lebih besar. D) Karena matras yang digunakan Andi mungkin memiliki permukaan yang tidak rata di sisi kanan.
- 2. Seorang siswa mencoba melakukan guling belakang, namun ia kesulitan mengangkat panggulnya sehingga gerakannya terhenti saat punggung menyentuh matras. Strategi apa yang paling tepat untuk memperbaiki gerakan tersebut?
A) Mendekatkan paha ke dada (posisi membulat) dan memberikan tolakan tangan yang kuat pada matras saat panggul naik. B) Mendekatkan paha ke dada (posisi membulat) dan memberikan tolakan tangan yang kuat pada matras saat panggul naik. C) Meluruskan kaki saat berguling agar mendapatkan gaya dorong yang lebih besar ke belakang. D) Menatap ke arah depan agar keseimbangan tetap terjaga selama berguling
- 3. Dalam gerakan sikap lilin, fokus utama adalah menjaga tubuh tetap tegak lurus ke atas dengan tumpuan bahu. Jika otot perut (abdominals) tidak berkontraksi dengan kuat, apa yang kemungkinan besar akan terjadi?
A) Pinggang akan melenting ke depan atau jatuh kembali ke matras karena tidak ada penahan stabilitas batang tubuh. B) Tangan akan terasa sangat ringan karena beban terserap oleh otot punggung. C) Kaki akan otomatis bergerak membuka (kangkang) untuk mencari keseimbangan baru. D) Beban tubuh akan berpindah sepenuhnya ke kepala dan menyebabkan cedera leher.
- 4. Mengapa bagian tengkuk (leher belakang) harus menyentuh matras terlebih dahulu saat guling depan, dan bukan bagian ubun-ubun atau dahi?
A) Agar tangan tidak perlu bekerja keras menahan beban tubuh yang berat. B) Untuk memberikan pandangan yang lebih luas saat posisi terbalik. C) Agar posisi kepala dapat ditekuk masuk ke dalam, sehingga melindungi tulang leher dan menciptakan putaran yang mulus. D) Karena bagian ubun-ubun terlalu keras sehingga dapat merusak kepadatan matras.
- 5. Seorang pesenam melakukan loncat harimau (tiger sprong). Jika ia gagal melakukan fase 'melayang' sebelum tangan menyentuh matras, maka gerakan tersebut akan lebih menyerupai...
A) Sikap lilin B) Salto depan C) Handstand D) Guling depan biasa
- 6. Dalam gerakan guling depan, sering terjadi kegagalan untuk kembali ke posisi berdiri. Manakah modifikasi teknik yang paling efektif untuk memastikan pesenam bisa langsung berdiri?
A) Mendorong matras dengan sekuat tenaga menggunakan kedua telapak tangan di fase akhir B) Melemparkan tangan kearah belakang untuk mengarah momentum ke atas C) Menarik tumit sedekat mungkin ke arah belakang paha (pantat) sesaat sebelum punggung matras D) Membuka mata selebar mungkin agar tidak merasa pusing saat putaran berakhir
- 7. Dalam headstand, pesenam membentuk segitiga sama sisi antara kedua tangan dan dahi. Apa fungsi mekanis dari bentuk segitiga ini dibandingkan jika tangan dan dahi diletakkan dalam satu garis lurus?
A) Memperluas bidang tumpuan (base of support) sehingga pusat berat badan lebih mudah dikontrol di tengah B) Agar terlihat lebih rapi dan estetis saat dinilai oleh juri C) Mengurangi beban yang harus ditanggung oleh otot leher karena dibagi ke tangan D) Memudahkan pesenam untuk segera berguling ke depan jika kehilangan keseimbangan
- 8. Seorang pesenam memiliki fleksibilitas punggung yang sangat baik, namun ia sering gagal mempertahankan posisi keseimbangan statis. Manakah komponen kebugaran jasmani yang kemungkinan besar perlu ditingkatkan?
A) Kekuatan otot perut dan punggung B) Daya tahan jantung dan paru C) Kecepatan D) Kelincahan
- 9. Jika seorang siswa melakukan guling belakang di atas matras yang terlalu empuk (seperti kasur busa biasa), kesulitan apa yang paling mungkin ia hadapi secara teknis?
A) Kaki akan sulit di tekuk karena matras menghalangi ruang gerak lutut B) Punggung akan terasa sakit karena benturan keras dengan matras C) Tangan sulit mendapatkan tumpuan yang kokoh untuk mendorong tubuh ke atas D) Tubuh akan berguling terlalu cepat sehingga sulit dikontol arahnya
- 10. Hukum Newton III (Aksi-Reaksi) terlihat jelas pada fase akhir guling belakang saat tangan mendorong matras. Deskripsikan hubungan aksi-reaksi tersebut!
A) Tangan mendorong matras ke bawah dan matras mendorong tubuh ke atas untuk memudahkan kepala melewati matras B) Kaki menolak lantai, dan lantai mendorong tangan ke arah matras C) Gravitasi menarik tubuh ke bawah, dan matras menahan tubuh D) Tangan memberikan gaya aksi ke depan matras dan matras memberikan rekasi ke belakang
- 11. Mengapa gerakan meroda (cartwheel) membutuhkan koordinasi yang lebih kompleks dibandingkan guling depan bagi siswa pemula?
A) Karena meroda menggunakan putaran ke depan yang lebih cepat B) Karena meroda dilakukan tanpa menyentuh matras sama sekali C) Karena melibatkan perpindahan berat badan secara bergantian dari satu kaki ke tangan pertama, tangan kedua, lalu ke kaki pendaratan secara linear D) Karena tangan harus diletakkan bersamaan untuk menahan beban tubuh
- 12. Saat jam pelajaran PJOK, Rian bersiap melakukan guling depan. Ia berdiri tegak di depan matras, lalu meletakkan kedua telapak tangannya. Agar badannya bisa berguling dengan aman, bagian kepala manakah yang tidak boleh dijadikan tumpuan berat badan?
A) Ubun - Ubun B) Punggung Atas C) Dahi D) Tengkuk
- 13. Siska sedang berlatih guling depan, namun gerakannya selalu terhenti di tengah matras dan ia gagal kembali ke posisi jongkok. Setelah diamati, ternyata posisi dagunya menjauh dari dada saat berguling. Mengapa dagu harus menempel di dada saat melakukan guling depan?
A) Agar mata bisa melihat kaki B) Agar napas lebih lancar C) Agar tangan lebih kuat menahan beban D) Agar badan bisa membulat sempurna
- 14. Fandi melakukan guling belakang, namun ia seringkali terjatuh ke arah samping matras. Guru mencatat bahwa kekuatan tolakan tangan kanan dan kiri Fandi tidak sama. Apa yang seharusnya dilakukan Fandi agar arah gulingannya lurus ke belakang?
A) Mempercepat gerakan kaki B) Mendorong hanya dengan satu tangan yang paling kuat C) Menutup mata saat berguling D) Menyeimbangkan kekuatan tolakan kedua telapak tangan
- 15. Andi mencoba melakukan sikap lilin di atas matras. Ia sudah berhasil mengangkat kedua kakinya ke atas, namun panggulnya tidak bisa tegak lurus dan selalu jatuh kembali ke bawah. Apa yang harus dilakukan tangan Andi untuk membantu menopang tubuhnya?
A) Diletakkan di bawah kepala B) Menopang pinggang dengan kedua telapak tangan C) Memegang pergelangan kaki D) Direntangkan di samping badan
- 16. Lili melakukan gerakan kayang dari posisi tidur terlentang. Ia menekuk kaki dan tangannya, lalu mengangkat perutnya ke atas. Namun, lengkungan tubuh Lili tampak rendah dan tangannya gemetar. Kemampuan fisik apa yang perlu ditingkatkan Lili agar bisa melakukan kayang dengan sempurna?
A) Keseimbangan statis di satu kaki B) Daya tahun paru - paru C) Kelenturan punggung dan kekuatan otot lengan D) Kecepatan dan kelincahan
- 17. Guru PJOK menjelaskan bahwa sebelum melakukan senam lantai, siswa wajib melakukan pemanasan (warming up). Mengapa pemanasan otot leher sangat krusial sebelum melakukan gerakan guling?
A) Agar suara tidak serak saat berteriak B) Agar bisa melihat ke belakang dengan lebih cepat C) Supaya tinggi badan cepat bertambah D) Menyiapkan otot leher agar lentur saat menerima beban tumpuan
- 18. Dedi sedang mempraktekkan guling depan dari posisi berdiri. Setelah meletakkan tangan dan berguling, ia mengakhiri gerakan dengan berdiri tegak kembali. Apa ciri utama dari penyelesaian gerakan senam lantai yang dinilai baik?
A) Melakukan selebrasi yang berlebihan B) Terjatuh ke depan namun cepat bangun C) Siswa langsung berlari keluar matras D) Berdiri dengan seimbang dan terkontrol
- 19. Rani melakukan sikap lilin dengan kaki yang gemetar dan tidak bisa lurus. Temannya, Siti, menyarankan Rani untuk mengencangkan otot tertentu agar kakinya stabil. Otot manakah yang harus dikontraksikan agar kaki tetap lurus ke atas dalam sikap lilin?
A) Otot perut dan otot paha B) Otot leher C) Otot wajah D) Otot telapak tangan
- 20. Seorang atlet senam melakukan guling depan dari posisi jongkok. Urutan bagian tubuh yang menyentuh matras harus tepat agar gerakan mengalir lancar. Bagian manakah yang menyentuh matras setelah punggung?
A) Tangan B) Kepala C) Pinggang D) Lutut
- 21. Dalam latihan kayang, Fajar merasa kesulitan bernapas karena posisi badannya yang melengkung ekstrem. Untuk mengatasi rasa tidak nyaman tersebut, apa yang sebaiknya dilakukan selama melakukan kayang?
A) Mentup mulut rapat rapat B) Menahan napas selama mungkin C) Bernapas dengan tenang dan teratur D) Berteriak sekencang - kencangnya
- 22. Soni melakukan sikap lilin, namun posisi tubuhnya condong ke arah kepala dan hampir jatuh terbalik. Guru menjelaskan bahwa tumpuan berat badannya salah. Di manakah seharusnya tumpuan berat badan berada saat sikap lilin?
A) Pinggang B) Telapak tangan C) Pundak dan lengan bagian atas D) Kepala dan leher
- 23. . Ketika melakukan kayang, seorang siswa merasa nyeri pada pergelangan tangannya. Setelah diperiksa, ternyata ia meletakkan tangannya terlalu jauh dari bahu. Apa posisi tangan yang paling ideal untuk mengurangi beban berlebih pada sendi pergelangan tangan?
A) Diletakkan di bawah panggul B) Diletakkan menyilag di belakang punggung C) Di letakkan jauh di depan kepala D) Di letakkan tepat di samping telinga dengan jari menghadap ke arah kaki
- 24. Setelah melakukan latihan senam lantai selama satu jam, otot-otot tubuh terasa tegang. Apa yang harus dilakukan di akhir pelajaran agar otot tidak mengalami kram atau nyeri yang hebat di hari berikutnya?
A) Langsung mandi dengan air es B) Melakukan gerakan pendinginan dan peregangan C) Duduk diam tanpa bergerak sedikitpun D) Berlari sprint mengelilingi lapangan
- 25. Hendi melakukan guling depan namun selalu miring ke kanan. Ternyata tangan kiri Hendi tidak menumpu dengan kuat di matras. Apa konsekuensi teknis jika salah satu tangan tidak memberikan tumpuan yang sama kuat dalam senam lantai?
A) Kecepatan berguling akan meningkat B) Gerakan menjadi lebih indah C) Tubuh akan berguling ke arah sisi yang tumpuannya lebih lemah D) Tidak berpengaruh pada hasil akhir
|