A) Plasma B) Air dalam bentuk cair C) Formasi batuan D) Gas dan debu
A) Gelombang radio B) Cahaya tampak C) Sinar gamma D) Sinar-X
A) Penyelarasan akibat torsi radiasi B) Konduksi panas C) Pemanasan gelombang mikro D) Ketidakseimbangan ionisasi
A) Sisa-sisa supernova B) Awan molekul C) Nebula pantulan D) Wilayah H II
A) Hidrogen B) Oksigen C) Karbon D) Helium
A) Berlian B) Emas C) Platin D) Silikat
A) Metana (CH4) B) Karbon dioksida (CO2) C) Hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) D) Karbon monoksida (CO)
A) Biru B) Kuning C) Merah D) Hijau
A) Wilayah H II B) Sisa supernova C) Nebula gelap D) Nebula pantulan
A) 10 kuadriliun (1016) molekul/m³ B) 100 ion/m³ C) 1 miliar (109) molekul/m³ D) 1 triliun (1012) molekul/m³
A) Fase padat dingin B) Medium terionisasi hangat C) Gas korona D) Wilayah fotodisolusi
A) 5% B) 50% C) 1% D) 10%
A) Bintang tipe O dan B B) Bintang raksasa merah C) Bintang katai putih D) Bintang neutron
A) < 300 Kelvin B) ~ 106 Kelvin C) Sekitar 105 Kelvin D) ~ 104 Kelvin
A) ~ 1016 molekul/m³ B) ~ 100 ion/m³ C) ~ 1012 molekul/m³ D) ~ 1025 molekul/m³
A) Fase antarkumpulan awan yang hangat B) Gas dengan suhu sangat tinggi (T ≈ 106 Kelvin) C) Wilayah fotodisolusi D) Fase padat dan dingin
A) Nukleosintesis primordial. B) Debu antarbintang. C) Sinar kosmik. D) Nukleosintesis bintang selama evolusi bintang.
A) Secara umum, fase-fase tersebut berada dalam kondisi keseimbangan tekanan di sebagian besar cakram Galaksi. B) Semua fase memiliki kerapatan yang sama. C) Tekanan termal lebih penting daripada medan magnet. D) Tekanan bervariasi secara signifikan di berbagai wilayah.
A) Mereka mengubah gas di sekitarnya menjadi fase terionisasi dengan suhu lebih tinggi. B) Mereka mengurangi kepadatan Medium Antarbintang (ISM). C) Mereka menciptakan medium netral dingin. D) Mereka mengurangi jumlah atom hidrogen.
A) Wilayah ini meningkatkan kepadatan awan molekul. B) Wilayah ini berkontribusi pada pemanasan medium netral yang hangat. C) Wilayah ini mendinginkan gas terionisasi. D) Wilayah ini mengurangi jumlah foton dengan energi di bawah batas Lyman.
A) 2030 B) 2040 C) 2020 D) 2025
A) 30.000 parsek B) 10.000 parsek C) 100 parsek (300 tahun cahaya) D) 500 parsek
A) 1000 km/s B) 200 km/s C) 500 km/s D) 50 km/s
A) Gaya ini mencegah pembentukan bintang di lengan spiral. B) Gaya ini mengompres semua materi ISM menjadi cakram tipis. C) Gaya ini tidak memiliki efek pada ISM. D) Gaya ini memengaruhi dinamika dan struktur mereka.
A) Seluruh ISM berubah menjadi fase korona. B) Kondisinya sangat dipengaruhi oleh lubang hitam supermasif yang berada di tengahnya. C) Kondisinya tetap sama seperti bagian lain dari galaksi. D) Hanya mengandung gas dingin.
A) Peredaman (reddening) B) Garis emisi C) Garis absorpsi D) Penghamburan (scattering)
A) Transisi Brackett-alfa B) Transisi Paschen-alfa C) Transisi Lyman-alfa D) Transisi Balmer-alfa
A) Penyerakan Compton terbalik. B) Radiasi Bremsstrahlung. C) Emisi foton akibat transisi ke tingkat energi yang lebih rendah. D) Radiasi sinkrotron.
A) CO (karbon monoksida) B) H2 (hidrogen diatomik) C) N II D) O III
A) Radiasi Bremsstrahlung B) Penyebaran Compton terbalik C) Emisi mendekati radiasi benda hitam D) Radiasi sinkrotron
A) Tumbukan dengan inti atom B) Penyebaran Compton terbalik C) Pendinginan Bremsstrahlung D) Radiasi sinkrotron
A) Foton sinar gamma B) Radiasi sinkrotron C) Radiasi Bremsstrahlung D) Emisi inframerah
A) Pendinginan struktur halus B) Radiasi sinkrotron C) Radiasi Bremsstrahlung D) Penyerakan Compton terbalik
A) Garis spektral dari CO B) Garis 21 cm dari H I C) Garis terlarang dari O III D) Foton Ly-α dari hidrogen
A) Garis gelombang milimeter B) Emisi garis 21 cm C) Radiasi dipol D) Emisi seperti benda hitam pada rentang inframerah dekat
A) Radiasi Bremsstrahlung. B) Emisi quasi-blackbody pada rentang inframerah jauh. C) Radiasi sinkrotron. D) Radiasi dipol dari partikel berukuran nanometer yang berputar.
A) Emisi garis 21 cm. B) Radiasi sinkrotron. C) Emisi seperti benda hitam pada rentang inframerah jauh. D) Garis-garis pada panjang gelombang milimeter.
A) Francis Bacon B) Edward Barnard C) William Huggins D) René Descartes
A) Fotografi B) Spektroskopi C) Lensa teleskop D) Pembiasan
A) Edward Barnard B) Victor Hess C) Mary Lea Heger D) Slipher
A) Hanya molekul hidrogen dan helium. B) Hidrokarbon sederhana. C) Buckminsterfullerene (C60) atau 'buckyballs'. D) Karbon monoksida. |