A) Durasi peristiwa dalam sebuah narasi. B) Waktu yang dibutuhkan untuk membaca sebuah cerita dengan lantang. C) Periode waktu ketika sebuah cerita ditulis. D) Waktu yang dihabiskan seorang pembaca untuk membaca sebuah cerita.
A) Narator yang mengetahui segalanya B) Narator yang merupakan tokoh dalam cerita C) Narator yang tidak terlibat langsung dalam cerita D) Narator orang ketiga
A) Urutan kronologis peristiwa dalam sebuah cerita. B) Pesan moral yang terkandung dalam sebuah cerita. C) Latar tempat atau waktu terjadinya sebuah cerita. D) Tokoh-tokoh dalam sebuah cerita.
A) Latar belakang cerita. B) Waktu yang dibutuhkan untuk membaca sebuah cerita dengan lantang. C) Kecepatan perkembangan peristiwa dalam sebuah cerita. D) Puncak dari sebuah cerita.
A) Roland Barthes B) Tzvetan Todorov C) Gérard Genette D) Mikhail Bakhtin
A) Untuk memperkenalkan tokoh-tokoh dalam cerita B) Untuk menggambarkan latar tempat cerita C) Untuk memberikan urutan kejadian dalam sebuah cerita D) Untuk menyampaikan pesan moral dari sebuah cerita
A) Seorang narator yang bersifat reflektif. B) Seorang narator yang menggunakan sudut pandang orang pertama. C) Seorang narator yang tidak dapat dipercaya. D) Seorang narator yang bukan merupakan karakter dalam cerita.
A) Puncak dari sebuah cerita. B) Perspektif melalui mana sebuah narasi disajikan. C) Pesan moral dari sebuah cerita. D) Latar belakang dari sebuah cerita.
A) Heteroglosia B) Fabula C) Syuzhet D) Narasi
A) "Panggil saya Ishmael." B) "Dahulu kala..." C) "Ini adalah masa-masa terbaik..." D) "Dijual: sepatu bayi, belum pernah dipakai"
A) Marie-Laure Ryan B) Astrid Ensslin C) Roland Barthes D) Jonathan Culler
A) The Craft of Fiction B) The Dialogic Imagination C) Communications D) Poetics
A) Jonathan Culler B) Roland Barthes C) Para Formalis Rusia D) Tzvetan Todorov
A) Narasi kognitif dan struktural B) Narasi tematik dan modal C) Analisis fabula dan syuzhet D) Pemeriksaan cerita dan narasi
A) Propp, Bremond, Greimas B) Sternberg, Ricoeur, Baroni C) Ryan, Ensslin, Culler D) Barthes, Genette, Todorov
A) William Labov B) Vladimir Propp C) Gérard Genette D) Roland Barthes
A) Narasi literatur B) Narasi non-literatur C) Narasi film D) Narasi permainan video
A) Kritik sastra B) Teori film C) Penelitian tentang novel bergambar D) Analisis percakapan yang membahas interaksi verbal spontan
A) Semiotika B) Teori film C) Teori sastra D) Teori graf
A) Video game B) Matematika C) Fisika D) Kimia
A) Fisika B) Linguistik C) Kimia D) Biologi
A) Kritik film B) Teori sastra C) Sosiolinguistik D) Novel grafis
A) Espen Aarseth B) Janet Murray C) Arthur Danto D) Stuart Moulthrop
A) Narasi linier tradisional B) Labirin unikusial C) Sastra non-ergodik D) Struktur naratif ganda
A) Drama siber B) Fiksi hiperteks C) Simulasi kehidupan D) Literatur ergodik
A) Minecraft B) World of Warcraft C) Final Fantasy D) The Sims
A) Arthur Danto B) Stuart Moulthrop C) Espen Aarseth D) Janet Murray
A) Pale Fire B) Cybertext: Perspektif tentang Literatur Ergodik C) Hamlet on the Holodeck D) Victory Garden
A) Labirin multicursal (dengan banyak jalur) B) Sastra ergodik C) Labirin unicursal (dengan satu jalur) D) Sastra nonergodik
A) Peter Brooks B) Robert Sternberg C) Roland Barthes D) Arthur Danto
A) Novel-novel tradisional B) Narasi linear C) Teks yang tidak memiliki struktur alur cerita yang khas D) Sastra yang membutuhkan partisipasi aktif pembaca
A) Shlomith Rimmon-Kenan B) A.J. Greimas C) Robert Sternberg D) Arthur Danto
A) Robert Sternberg B) Arthur Danto C) Roland Barthes D) Peter Brooks |