A) alveolus B) bronkiolus C) hidung D) trakea E) bronkus
A) hidung, laring, dan paru-paru B) hidung, faring, trakea, dan paru-paru C) hidung, faring, laring, dan paru-paru D) hidung, trakea, laring, dan paru-paru E) hidung, faring, laring, trakea, dan paru-paru
A) Saat makan sambil berbicara, katup pada esophagus dan trakea salah satunya terbuka, sehingga makanan dapat masuk ke dalam esophagus. B) Saat makan sambil berbicara, katup pada esophagus dan trakea sama-sama terbuka, sehingga makanan dapat masuk dalam trakea. C) Saat makan sambil berbicara, katup pada esophagus dan trakea sama terbuka, sehingga makanan tidak dapat masuk ke dalam trakea. D) Saat makanan sambil berbicara, katup pada esophagus dan trakea samasama menutup, sehingga makanan dapat masuk ke dalam trakea. E) Saat makan sambil berbicara, katup pada esophagus dan trakea sama-sama tertutup, sehingga makanan dapat masuk ke dalam trakea. ![]()
A) P berelaksasi B) P berkontraksi C) O berelaksasi D) P dan O berkontraksi E) O berkontraksi
A) keelastisan paru-paru B) perubahan volume paru-paru C) memperluas permukaan paru-paru D) keluar masuknya udara E) proses difusi gas
A) 4500cm3 B) 3500cm3 C) 1500cm3 D) 500cm3 E) 1000cm3
A) CO dan CO2 yang larut dalam Hb B) HbCO2 dalam darah C) senyawa karbohidrat oleh darah D) HCO3 – dalam darah E) karbominohemoglobin dalam darah
A) Osmosis, perpindahan molekul pelarut melalui selaput semipermiabel dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat atau sebaliknya. B) Serentak antara CO2 dan O2 C) Difusi, pada alveolus molekul gas bergerak dari tekanan parsial tinggi ke parsial rendah. D) Difusi, pada alveolus molekul gas bergerak dari tekanan parsial rendah ke parsial tinggi. E) Bergantian antara CO2 dan O2
A) Oksigen di dalam bronkiolus digunakan dalam metabolisme sehingga dihasilkan energi B) Oksigen akan berikatan dengan karbon di dalam sel membentuk CO2 kemudian dibuang melalui inspirasi. C) CO2 digunakan untuk memanaskan darah, kemudian diedarkan ke seluruh tubuh sehingga suhu tubuh tetap konstan D) Oksigen digunakan untuk mencerna makanan di usus sehingga menghasilkan energi dan CO2 E) Setelah di alveolus, oksigen digunakan dalam metabolisme dan CO2 yang dihasilkan dibuang melalui ekspirasi ![]()
A) Gambar b memiliki frekuensi pernapasan lebih rendah dari pada gambar c B) Gambar b memiliki frekuensi pernapasan sedang C) Gambar a memiliki frekuensi pernapasan yang sama dengan gambar c D) Gambar a memiliki frekuensi pernapasan sedang E) Gambar c memiliki frekuensi pernapasan lebih tinggi dari pada gambar a
A) Inspirasi pernapasan seluler B) Ekspirasi pernapasan perut C) Ekspirasi pernapasan perut D) Inspirasi pernapasan perut E) Inspirasi pernapasan dada
A) Kapasitas total paru-paru B) Kapasitas vital paru-paru C) Kapasitas udara residu D) Kapasitas udara komplementer E) Volume cadangan inspirasi
A) Tiupan angin yang sangat kencang pada ketinggian tersebut B) Kesulitan pengeluaran CO2 dari paru-paru C) Kadar oksigen yang rendah pada ketinggian tersebut D) Suhu lingkungan yang sangat dingin E) Banyaknya oksigen yang dapat diambil setiap kali bernapas
A) Debu tersebut akan tertahan oleh lendir trakhea B) Debu tersebut akan disaring ulang oleh epiglotis C) Debu tersebut akan tertimbun dalam alveolus D) Debu tersebut akan dibuang melalui ekspirasi E) Debu tersebut akan diarahkan menuju faring
A) Tulang-tulang rusuk terangkat, rongga dada membesar, dan terjadi ekspirasi B) Tulang-tulang rusuk terangkat, rongga dada membesar, dan terjadi inspirasi C) Tulang-tulang rusuk mengendur, rongga dada membesar, dan terjadi inspirasi D) Diafragma mendatar, rongga dada membesar, dan terjadi inspirasi E) Diafragma mencembung, rongga dada mengecil, dan terjadi ekspirasi. ![]()
A) Pernapasan eksternal adalah proses pertukaran oksigen dengan karbondioksida antara sel-sel tubuh dengan lingkungan eksternal, sedangkan pernapasan internal adalah pertukaran udara yang terjadi antara darah dan tubuh. B) Pernapasan ekstenal adalah pertukaran O2 dengan CO2 di arteri, sedangkan pernapasan internal adalah pertukaran O2 dengan CO2 di pembuluh vena. C) Pernapasan eksternal terjadi pertukaran udara pada hidung dan mulut, pernapasan internal terjadi pertukaran O2 dengan CO2 di paru-paru. D) Pernapasan ekstenal adalah pertukaran O2 dengan CO2 di paru-paru, sedangkan pernapasan internal adalah pertukaran O2 dengan CO2 di jaringan tubuh. E) Pernapasan eksternal adalah proses pertukaran oksigen dengan karbondioksida antara tubuh dengan lingkungan eksternal, sedangkan pernapasan internal adalah pertukaran udara yang terjadi antara darah dan sel-sel tubuh.
A) dalam bentuk oksigen bebas, diangkut melalui sel darah putih B) dalam bentuk oksigen bebas, diangkut melalui sel darah merah C) dalam bentuk oksihemoglobin, diangkut melalui sel darah merah D) dalam bentuk oksigen bebas, diangkut melalui plasma darah E) dalam bentuk oksihemoglobin, diangkut melalui plasma darah
A) Orang yang berlari frekuensi bernapasnya lebih banyak dibanding yang berjalan. B) Frekuensi bernapas mereka sama C) Orang yang berjalan frekuensi bernapasnya lebih banyak dibandingkan yang berlari D) Orang yang berjalan frekuensi bernapasnya lebih rendah dibanding yang berlari. E) Rongga dada orang berlari lebih besar sehingga frekuensinya lebih cepat
A) Penjumlahan antara volume cadangan ekspirasi dengan volume residu B) Penjumlahan antara volume tidal dengan volume cadangan ekspirasi C) Penjumlahan antara volume tidal dengan volume cadangan inspirasi D) Penjumlahan antara volume tidal dengan volume residu E) Penjumlahan antara volume cadangan inspirasi, volume tidal, dan volume cadangan ekspirasi
A) Saat berolahraga otot diafragma sering berkontraksi sehingga mempercepat laju pernapasan B) Saat berolahraga kebutuhan oksigen meningkat sehingga paru-paru bekerja lebih keras C) Saat berolahraga terjadi kontraksi otot yang berlebihan sehingga menekan paru-paru D) Saat berolahraga jantung berdetak lebih keras untuk mensuplai darah ke paru-paru E) Saat berolahraga paru-paru tertekan oleh gerakan kontaksi otot sehingga menjadi tersengal-sengal ![]()
A) Memproduksi lendir sewaktu menelan B) Pertukaran udara atmosfer ke kapiler tenggorokan C) Tempat pita suara dan menghasilkan suara sehingga bisa berbicara D) Membantu esofagus menutup sewaktu menelan E) Membantu laring menutup sewaktu menelan
A) Bronkitis & pneumonia B) Asma & sinusitis C) Pneumonia & emfisema D) Asfiksia & influenza E) Tonsilitis & asfiksia
A) 3 dan 4 B) 1 dan 2 C) 2 dan 4 D) 1 dan 3 E) 2 dan 3
A) 6-2-7-1-3-4-5 B) 6-7-2-5-1-3-5 C) 6-7-2-5-3-1-4 D) 6-7-2-3-5-1-4 E) 6-2-7-3-1-4-5
A) Makanan B) Umur C) Aktivitas D) Jenis kelamin E) Emosi |