A) E. Menghapus salah satu informasi B) B. Mengarsipkan berdasarkan departemen yang lebih sering meminjam C) C. Membuat cross reference untuk kedua departemen D) D. Menyimpan pada arsip inaktif E) A. Mengarsipkan di departemen yang pertama ditemukan
A) D. Menentukan urutan berdasarkan tanggal terlama B) E. Mengurutkan berdasarkan fungsi organisasi C) B. Menentukan nama pokok, kemudian mengonversinya menjadi kode angka D) A. Menentukan nomor terlebih dahulu lalu subjek E) C. Menentukan area geografis penyimpanan
A) E. Perubahan indeks berkala B) A. Ketersediaan map berwarna C) C. Pengendalian akses terbatas D) B. Penggunaan folder berbeda E) D. Penempatan di ruang staf umum
A) B. Indeks sekunder B) C. Indeks tersier C) A. Indeks primer D) D. Kode klasifikasi alternatif E) E. Nomor kontrol
A) B. Penggabungan arsip lama B) E. Penggunaan folder ekstra C) C. Ketepatan penentuan tanggal dokumen D) D. Pencocokan kode berwarna E) A. Ketergantungan pada nama
A) B. Arsip disimpan di brankas B) C. Arsip diberi kode warna C) A. Arsip tidak dicatat dalam lembar kendali D) E. Arsip berbentuk digital E) D. Arsip bersifat publik
A) B. Pengodean B) E. Pemusnahan C) C. Pemeriksaan silang D) D. Penyusunan folder E) A. Pengindeksan
A) C. Meningkatnya efisiensi penemuan kembali B) E. Proses audit menjadi lebih cepat C) D. Kemungkinan kehilangan lebih sedikit D) A. Dokumen lebih rapi E) B. Terjadinya overload ruang
A) B. Menentukan klasifikasi baru B) D. Mengurangi jumlah arsip C) E. Menghapus indeks lama D) A. Mempermudah pemusnahan E) C. Menjamin ketertelusuran arsip
A) A. File membesar B) C. Kegagalan sistem berujung kehilangan permanen C) D. Kemudahan backup D) E. Indeks tidak diperlukan E) B. Redundansi meningkat
A) A. Aktif B) B. Vital C) E. Statis D) C. Inaktif E) D. Sementara
A) D. Arsip menjadi lebih rapi B) C. Arsip terlalu banyak C) B. Arsip sulit ditemukan kembali D) A. Arsip mudah dipindahkan E) E. Arsip lebih aman
A) A. Arsip mudah ditemukan B) D. Arsip otomatis terhapus C) B. Arsip lebih cepat diproses D) C. Salah penempatan berulang E) E. Arsip menjadi statis
A) C. Digitalisasi penuh B) B. Pembuangan rutin C) E. Penguncian brankas D) A. Penjadwalan penyusutan E) D. Penggantian folder
A) B. Arsip vital harus tetap aman dalam kondisi ekstrem B) A. Arsip tidak mungkin rusak C) E. Arsip dapat pulih sendiri D) D. Arsip digital tidak dapat hilang E) C. Arsip aktif tidak memerlukan keamanan
A) E. Penjelasan subjek B) C. Pengodean C) A. Penyortiran D) D. Pemberkasan E) B. Pengindeksan
A) A. Arsip dikembalikan tepat waktu B) B. Arsip digunakan sesuai prosedur C) E. Arsip tidak pernah dipinjam D) C. Waktu temu kembali terlalu lama E) D. Arsip berada di lokasi terkontrol
A) D. Password akan berubah otomatis B) B. Arsip digital memiliki risiko kerusakan mendadak C) E. Folder menjadi lebih rapi D) A. Media digital selalu rusak E) C. Backup memperbesar ukuran dokumen
A) B. Mencatat perpindahan dalam log B) D. Menggabungkan dengan arsip vital C) A. Mengubah isi arsip D) C. Menghapus indeks lama E) E. Menghilangkan nomor klasifikasi
A) D. Sementara B) E. Duplikasi C) B. Statis D) A. Vital E) C. Aktif
A) D. Arsip dibersihkan berkala B) A. Folder diganti berkala C) C. Terdapat AC di ruang arsip D) B. Kelembapan ruang tidak dikontrol E) E. Arsip diberi kode warna
A) C. Kerusakan map B) E. Jamur pada data C) B. Serangan cyber D) D. Perubahan warna file E) A. Kehilangan fisik folder
A) E. Pemusnahan berkala B) A. Sistem klasifikasi C) B. Pengendalian akses D) C. Penyimpanan fisik E) D. Pengodean warna
A) B. Waktu temu kembali menjadi lambat B) A. Arsip lebih aman C) E. Arsip menjadi inaktif lebih cepat D) C. Arsip otomatis terarsipkan E) D. Arsip mudah berpindah
A) D. Indeks tidak sesuai B) C. Folder terlalu kuat C) A. Ruang terlalu dingin D) B. Sinar UV merusak struktur kertas E) E. Arsip dipinjam terlalu sering
A) D. Mengganti folder lama B) E. Mencetak ulang arsip C) A. Pemberian kode D) C. Menyelaraskan metadata fisik dan digital E) B. Menyortir arsip fisik
A) C. Kekacauan susunan arsip B) E. Pengurangan folder C) A. Penghematan waktu D) B. Meningkatnya akurasi E) D. Arsip lebih aman
A) E. Melakukan backup B) B. Menyimpan di satu perangkat saja C) D. Menggunakan enkripsi D) C. Menggunakan password E) A. Mengatur folder
A) E. Arsip berwarna kusam B) D. Arsip terima tamu C) B. Masa retensi selesai dan ada persetujuan D) A. Ada permintaan pengguna E) C. Arsip aktif meningkat
A) B. Folder teratur rapi B) D. Peminjam sedikit C) C. Sudah menggunakan kode baru D) E. Jumlah arsip berkurang E) A. Daerah berubah nama
A) C. Redundansi dan inkonsistensi data B) B. Koordinasi lebih baik C) D. Pelacakan arsip lebih akurat D) A. Akses lebih cepat E) E. Pemeliharaan lebih murah
A) B. Subjek B) C. Numerik C) D. Alfabetis D) E. Visual E) A. Kronologis
A) A. Akses lebih cepat B) E. Arsip lebih aman C) D. Pengurangan jumlah arsip D) C. Kesalahan pengisian map E) B. Kesulitan temu kembali historis
A) D. Warna label B) A. Warna map C) E. Aroma ruangan D) B. Suhu dan kelembapan E) C. Jumlah pegawai
A) C. Mencegah kerahasiaan B) A. Meningkatkan beban pemusnahan C) D. Mengurangi jumlah folder D) E. Mempercepat temu kembali E) B. Menurunkan tingkat akurasi informasi
|