A) nonfiksi B) fiksi C) bacaan D) teks pelajaran
A) Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia dan Belanda B) Barang yang digunakan merupakan peninggalan Belanda C) Beberapa barang di era itu juga cukup realistis D) Aktornya cukup fasih mengucapkan bahasa Jepang dan Belanda E) Beberapa barang itu merupakan peninggalan zaman Jepang
A) Buku Jangan Mau Jadi pembolos karya Edi Warsidi dengan penerbit CV Alibaba, Manokwari, tahun 2010 ini, kurang berhasil mengemas penyampaiannya. Penampilannya yang lugas dan gaya bahasa sehari-hari menambah daya tarik. Sayangnya sampul buku kurang sesuai. B) Buku karya Edi Warsidi dengan penerbit CV Alibaba, Manokwari, tahun 2010 ini, cukup berhasil mengemas penyampaiannya. Penampilannya yang lugas dan gaya bahasanya yang sehari-hari menambah daya tarik. Sampul buku pun sesuai. C) Buku karya Edi Warsidi dengan penerbit CV Alibaba, Manokwari, tahun 2010 ini, cukup berhasil mengemas penyampaiannya. Penampilannya yang lugas dan gaya bahasanya yang sehari-hari menambah daya tarik. Sayangnya sampul buku kurang sesuai dan membuat pembaca jenuh. D) Buku Jangan Mau Jadi pembolos karya Edi Warsidi dengan penerbit CV Alibaba, Manokwari, tahun 2010 ini, cukup berhasil mengemas penyampaiannya. Penampilannya yang lugas dan gaya bahasa sehari-hari menambah daya tarik. Sayangnya sampul buku kurang sesuai.
A) (2) – (4) - (1) - (3) B) (2) - (3) - (1) - (4) C) (2) - (3) - (4) - (1) D) (2) - (4) - (3) - (1)
A) Pengarang B) penerbit C) Judul buku D) Kelebihan dan kelemahan buku
A) Raden Ajeng Kartini atau lebih dikenal Ibu Kartini merupakan keturunan keluarga terpandang Jawa. Dia lahir 21 April 1879, dimana adat istiadat masih kukuh dipegang oleh masyarakat, termasuk keluarganya. B) Sesuai keppres No. 10 Tahun 1964 pada 2 Mei 1964, Kartini resmi degelari pahlawan nasional oleh pemerintah Indonesia. Keppres ini juga menetapkan tanggal 21 April sebagai Hari Kartini. C) Kartini menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membaca buku ilmu pengetahuan. Kesukaannya membaca ini berubah menjadi rutinitas harian. Bahkan, dia tidak segan untuk bertanya kepada ayahnya bila ada hal yang tidaj dimengertinya. Lambat laun pengetahuannya bertambah dan wawasannya pun meluas. D) Dalam pandangannya, wanita tidak hanya harus bisa urusan “belakang” rumah tangga saja. Lebih dari itu, wanita juga harus punya wawasan dan ilmu yang luas. Dia pun mulai bergerak mengumpulkan teman-teman wanitanya untuk diajari baca tulis dan pengetahuan lainnya. Makin hari, Kartini makin disibukkan E) Kartini merupakan seorang wanita jawa yang memiliki pandangan melebihi zamannya. Meski dia sendiri terbelenggu oleh zaman yang mengikatnya dengan adat istiadat. Pada 17 September 1904, Kartini menghembuskan napas terakhir di usia 25 tahun, setelah melahirkan anak pertama dan satu-satunya.
A) Menelaah B) membaca C) menganalisis D) mengabstraksi
A) puncak masalah B) resolusi C) orientasi D) koda
A) Siapa saja tokohnya? Karakternya bagaimana? B) Pesan/nasihat yang bisa diambil C) Seberapa besar keberhasilan penulis dalam menyampaikan informasi kepada pembaca melalui buku tersebut? D) Seperti apa gaya penulisannya? Seperti nada penulisan, penggunaan bahasa dan kualitas ceritanya.
A) litotes B) metafora C) personifikasi D) simile E) metonimia |