- 1. Biaya produksi yang penggunaannya tidak dapat langsung ditelusuri pada nilai produk yang dibuat disebut. . . .
A) biaya administrasi dan pajak B) biaya overhead pabrik C) biaya bahan baku D) biaya pemasaran E) biaya tenaga kerja langsung
- 2. Perhatikan macam-macam dokumen sumber dan dokumen pendukung berikut : 1) Faktur pembelian 2) surat muat barang 3) daftar upah dan gaji 4) faktur penjualan 5) bukti penerimaan barang. Dokumen pendukung di tunjukkan oleh nomor . . . . .
A) 2, 3 dan 5 B) 2, 3 dan 4 C) 1, 2 dan 3 D) 1, 3, dan 5 E) 3, 4 dan 5
- 3. Pada kuartal I tahun 2018, PT. Mentari memiliki data keuangan sebagai berikut : Persediaan bahan baku awal Rp. 4.000.000; persediaan bahan baku akhir Rp. 1.750.000; pembelian bahan penolong Rp. 8.000.000; Biaya tenaga kerja tidak langsung Rp. 2.500.000; Pembelian bahan baku Rp. 24.000.000; persediaan bahan penolong akhir Rp. 1.100.000; persediaan bahan penolong awal Rp. 900.000; biaya tenaga kerja langsung Rp. 16.000.000; penjualan produk jadi Rp. 75.000.000. Besarnya laba yang didaptkan oleh PT. Mutiara adalah . . .
A) Rp. 32.540.000 B) Rp. 22.450.000 C) Rp. 62.550.000 D) Rp. 46.450.000 E) Rp. 52.550.000
- 4. PT. Melati melakukan kegiatan produksi dengan metode harga pokok pesanan. Besarnya biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi 1.000 unit produk PT. Melati adalah sebagai berikut : biaya bahan penolong Rp. 7.250.000; biaya bahan baku Rp. 25.000.000; Biaya tenaga kerja tidak langsung Rp. 8.900.000; Biaya tenaga kerja langsung Rp. 15.000.000; biaya penyusutan mesin Rp. 235.000; Biaya listrik Rp. 560.000. Besarnya biaya overhead pabrik yang dikeluarkan oleh PT. Melati untuk memproduksi 1.000 unit adalah . . . . .
A) Rp. 16.845.000 B) Rp. 47.250.000 C) Rp. 22.250.000 D) Rp. 33.900.000 E) Rp. 16.945.000
- 5. PT. Berkat adalah perusahaan yang kegiatan utamanya memproduksi tas wanita. Pada kuartil II tahun 2018, PT. Berkat berhasil menjual tas wanita sebanyak 1.450 unit dengan harga jual Rp. 340.000 per unit. Biaya-biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi 1.450 unit tas wanita adalah sebagai berikut : Biaya bahan baku Rp. 145.000.000; Biaya tenaga kerja langsung Rp. 43.500.000; Biaya tenaga kerja tidak langsung Rp. 15.800.000; Biaya penyusutan mesin Rp. 1.050.000; Biaya bahan penolong Rp. 72.500.000. Laporan laba atau rugi yang didapatkan oleh PT. Berkat adalah . . . .
A) Rugi Rp. 277.850.000 B) rugi Rp. 215.150.000 C) Laba Rp. 346.950.000 D) laba Rp. 215.150.000 E) laba Rp. 277.850.000
- 6. Pada tanggal 1 Juli 2018, PT. Sehati menjual 3.000 unit produknya pada Toko Jaya Sentosa dengan syarat 3/15,n/30. Harga jual produk PT. Sehati Rp. 8.000 per unit. Pada tanggal 2 Juli 2019, PT. Sehati menerima kembali sebagian produk yang telah dijual pada Toko Jaya Sentosa karena rusak sebanyak 20 unit. Pada tanggal 14 Juli 2018, PT. Sehati menerima pelunasan piutang Toko Jaya Sentosa atas transaksi uang terjadi pada tanggal 1 Juli 2018. Jika PT. Sehati mencatat penjualannya dengan metode kotor, maka pencatatan penerimaan kas yang tepat adalah . . . .
A) kas ( D ) Rp. 23.280.000, potongan penjualan ( D ) Rp. 720.000, piutang ( K ) Rp. 24.000.000 B) kas ( D), Piutang ( K ) masing-masing Rp. 23.124.800 C) kas ( D), Piutang ( K ) masing-masing Rp. 23.480.000 D) kas ( D ) Rp. 23.124.800, potongan penjualan ( D ) Rp. 715.200, piutang ( K ) Rp. 23.480.000 E) kas ( D), Piutang ( K ) masing-masing Rp. 24.000.000
- 7. Pada tanggal 8 Juli 2018, PT. Maju Subur menjual 900 unit produknya pada Toko Sinta dengan syarat 2/10, n/30. Harga jual per unit produk PT. Maju subur Rp.29.000. Jika dicatat dengan metode bersih maka pencatatan penjualan PT. Maju subur yang tepat adalah . . . . .
A) Piutang ( D ); penjualan ( K ) masing-masing Rp. 26.100.000 B) piutang ( D ); penjualan ( K ) masing-masing Rp. 25.578.000 C) kas ( D ); penjualan ( K ) masing-masing Rp. 26.100.000 D) Piutang ( D ) Rp. 25.578.000; Potongan penjualan ( D ) Rp. 522.000; Penjualan ( K ) Rp. 26.100.000 E) Penjualan ( D ) Rp. 26.100.000; Piutang ( K ) Rp.25.578.000; Potongan penjualan ( K ) Rp.522.000
- 8. Perhatikan macam-macam transaksi berikut. (1) Pada tanggal 10 April 2019, PT. Kusuma menjual 300 unit produknya secara tunai dengan harga Rp. 30.000 per unit (2) Pada tanggal 11 April 2019, PT. Kusuma menjual 1.000 unit produknya pada PD. Anggrek dengan syarat 2/10, n/30. Harga jual produk per unit Rp. 32.500 (3) Pada tanggal 14 April 2019, PT. kusuma menerima pelunasan piutang Toko Mentari sebesar Rp. 12.400.000 (4) Pada tanggal 15 April 2019, PT. Kusuma menjual 800 unit produknya pada PD. Mawar dengan harga Rp. 30.000 per unit. PD. Mawar memberikan uang muka sebesar Rp. 4.000.000 dan sisanya diangsur sebanyak 5 kali. (5) Pada tanggal 20 April 2019, PT. Kusuma menerima pendapatan sewa ruko sebesar Rp. 8.000.000 transaksi penerimaan kas ditunjukkan oleh nomor . . . .
A) 3, 4 dan 5 B) 2, 3 dan 5 C) 2, 3 dan 4 D) 1,2 dan 3 E) 1, 3 dan 5
- 9. Pada tanggal 10 Juni 2018, PT. Sejahtera menjual produknya sebanyak 3.650 unit pada PD. Intan dengan syarat 3/10,n/30. Harga jual setiap unit produk PT. Sejahtera sebesar Rp.11.200. Pada tanggal 11 Juni, PT. Sejahtera menerima 50 unit produk yang telah dijual pada PD. Intan karena rusak. Pada tanggal 18 Juni 2018, PT. Sejahtera menerima pelunasan piutang dari PD. Intan atas transaksi tanggal 10 Juni 2018, Berdasarkan ilustrasi tersebut, besarnya potongan penjualan yang diberikan PT. Sejahtera kepada PD. Intan adalah . . . . .
A) Rp. 604.800 B) Rp. 1.008.000 C) Rp. 806.400 D) Rp. 403.200 E) Rp. 1.209.600
- 10. Pada tanggal 12 Agustus 2019, PT. Anugrah menjual kendaraan yang sudah tidak digunakan lagi seharga Rp.89.700.000. Harga perolehan kendaraan tersebut sebesar Rp. 160.000.000. Masa manfaat kendaraan 8 tahun dengan nilai sisa Rp. 20.000.000. Pada saat dijual kendaraan telah digunakan selama 4 tahun. Besarnya laba atau rugi penjualan kendaraan yang didapatkan PT. Anugrah adalah . . . . .
A) rugi Rp. 29.700.000 B) rugi Rp. 19.000.000 C) laba Rp. 17.900.000 D) laba Rp. 19.700.000 E) laba Rp. 27.900.000
- 11. Pada tanggal 6 Maret 2019, PT. Melati membeli bahan baku sebanyak 70 lembar kertas gulungan seharga Rp. 1.500.000 per gulung secara tunai. Jika transaksi di atas dicatat menggunakan sistem perpetual maka jurnal umum yang tepat adalah . . . . .
A) Persediaan bahan baku ( D ); kas ( K ) masing-masing Rp. 105.000.000 B) Kas ( D ); Persediaan bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 105.000.000 C) kas ( D ); pembelian bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 105.000.000 D) Pembelian bahan baku ( D ); kas ( K ) masing-masing Rp. 105.000.000 E) Persediaan bahan baku ( D ); pembelian bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 105.000.000
- 12. Pada tanggal 8 April 2019, dibayar listrik, air dan telepon kantor sebesar Rp. 950.000. Jurnal yang tepat untuk mencatat transaksi tersebut dengan sistem periodik adalah . . . .
A) Pembelian bahan penolong ( D ); kas ( K ) masing-masing Rp. 950.000 B) Persediaan bahan penolong ( D ); kas ( K ) masing-masing Rp. 950.000 C) kas ( D ); pembelian bahan penolong ( K ) masing-masing Rp. 950.000 D) kas ( D); Persediaan bahan penolong ( K ) masing-masing Rp. 950.000 E) Persediaan bahan penolong ( D ); Pembelian bahan penolong ( K ) masing-masing Rp. 950.000
- 13. Berdasarkan data dari gambar tersebut, jika perusahaan memungut PPh 15% maka besarnya utang gaji dan upah perusahaan B adalah . . . . .
A) Rp. 657.000 B) Rp. 756.000 C) Rp. 645.300 D) Rp. 642.600 E) Rp. 699.300
- 14. Berdasarkan data tersebut, jurnal untuk mencatat pendistribusian gaji dan upah yang benar adalah . . . .
A) utang gaji dan upah ( D ) Rp. 642.600; Utang PPh karyawan ( D ) Rp. 113.400 Biaya Gaji dan upah ( K ) Rp. 756.000 B) Barang dalam proses-Biaya tenaga kerja langsung ( D ) Rp. 657.000 Biaya overhead pabrik ( D ) Rp. 99.000 Biaya gaji dan upah ( K ) Rp. 756.000 C) Biaya gaji dan upah ( D ) Rp. 756.000 Barang dalam proses - biaya tenaga kerja langsung ( K ) Rp. 657.000 Biaya overhead pabrik ( K ) Rp. 99.000 D) utang gaji dan upah ( D) kas ( K ) masing-masing Rp. 642.600 E) Biaya gaji dan upah ( D ) Rp. 756.000, Utang gaji dan upah ( K ) Rp. 642.600 Utang PPh karyawan Rp. 113.400
- 15. perhatikan macam-macam biaya tersebut. 1) biaya asuransi mesin pabrik; 2) biaya reparasi kendaraan kantor; 3) biaya asuransi kecelakaan karyawan; 4) biaya listrik, airdan telepon pabrik; 5) biaya sewa gedung pabrik.Biaya yang timbul sebagai akibat berlalunya waktu ditunjukkan oleh nomor . . . .
A) 2,3,4 B) 2,4,5 C) 1,3,5 D) 1,2,3 E) 3,4,5
- 16. Pada tanggal 10 Juni 2019, dibeli bahan penolong sebesar Rp. 7.000.000. pada PD Niagara dengan syarat 2/10, n/30. atas pembelian bahan tersebut dikenakan PPN 10%. Pada tangga; 12 Juni 2019, dikembalikan sebagian bahan penolong yang telah dibeli pada PD Niagara karena rusak sebesar Rp. 300.000. Pada tanggal 23 Juni 2019, dibayar utang pada PD Niagara atas pembelian tanggal 10 Juni 2019. Jurnal yang tepat untuk mencatat transaksi tanggal 23 Juni 2019 adalah . . . .
A) Kas ( D ) Rp. 7.370.000, potongan pembelian (K) Rp. 7.222.600, utang ( K ) Rp. 147.400 B) Kas ( D ) Rp. 7.370.000, potongan pembelian (K) Rp. 147.400, utang ( K ) Rp. 7.222.600 C) utang ( D ) Rp. 7.370.000, Potongan pembelian ( K ) Rp. 147.400, Kas ( K ) Rp. 7.222.600 D) utang ( D), kas ( K ) masing-masing Rp. 7.370.000 E) kas ( D ), utang ( K ) masing-masing Rp. 7.370.000
- 17. Pada tanggal 10 Juli 2019, dibeli bahan baku pada PT. Kurnia sebesar Rp. 35.200.000 dengan syarat 2/10,n/30. Pembelian sebesar Rp. 35.200.000 tersebut sudah termasuk PPN 10%. Pada tanggal 18 juli 2019 dibayar utang pada PT. Kurnia atas transaksi pembelian yang terjadi pada 10 Juli 2019. Kas yang dikeluarkan untuk membayar utang kepada PT. Kurnia yang benar adalah . . . . .
A) Rp. 28.160.000 B) Rp. 34.496.000 C) Rp. 35.200.000 D) Rp. 34.848.000 E) Rp. 31.360.000
- 18. Pada tanggal 12 Februari 2018, dibeli bahan penolong pada PT. Kusuma sebesar Rp. 12.650.000 dengan syarat 2/10, n/30. Pembelian sebesar Rp. 12.650.000 tersebut sudah termasuk PPN sebesar 10%. Pada tanggal 21 Februari 2018, dibayar utang pada PT. Kusuma atas pembelian bahan penolong tanggal 12 Februari 2018. Pencatatan ke dalam jurnal pembelian yang tepat untuk transaksi pembelian tsb adalah . . . .
A) Pembelian bahan baku ( D ) Rp. 12.650.000; utang ( K ) Rp. 12.650.000 B) Pembelian bahan baku ( D ) Rp. 11.500.000; retur pembelian ( D ) Rp. 1.150.000 dan utang ( K ) Rp. 12.650.000 C) Pembelian bahan baku ( D ) Rp. 11.500.000; utang ( K ) Rp. 11.500.000 D) Pembelian bahan baku ( D ) Rp. 11.500.000; PPN Masukan ( D ) Rp. 1.150.000 dan utang ( K ) Rp. 12.650.000 E) Pembelian bahan baku ( D ) Rp. 12.650.000; retur pembelian ( D ) Rp. 1.265.000 dan utang ( K ) Rp. 13.915.000
- 19. Pada tanggal 12 Februari 2018, dibeli bahan penolong pada PT. Kusuma sebesar Rp. 12.650.000 dengan syarat 2/10, n/30. Pembelian sebesar Rp. 12.650.000 tersebut sudah termasuk PPN sebesar 10%. Pada tanggal 21 Februari 2018, dibayar utang pada PT. Kusuma atas pembelian bahan penolong tanggal 12 Februari 2018. Pencatatan ke dalam jurnal pengeluaran kas yang tepat untuk transaksi pembelian tsb adalah . . . .
A) utang ( D ) dan Kas ( K ) masing-masing Rp. 12.650.000 B) utang ( D ) Rp. 12.650.000; kas ( K ) Rp, 11.500.000 dan potongan pembelian ( K ) Rp. 1.150.000 C) Utang ( D ) Rp. 12.650.000; kas ( K ) Rp. 12.397.000; Potongan pembelian ( K ) Rp. 253.000 D) utang ( D ) dan kas ( K ) masing-masing Rp. 12.397.000 E) utang ( D ) Rp. 12.397.000; potongan penjualan ( D ) Rp. 253.000 Kas ( K ) Rp. 12.650.000
- 20. Pada tanggal 1 Juli 2019, PT. Sejati menjual 3.000 unit produknya pada Toko Sentosa dengan syarat 3/15,n/30. Harga jual produk PT. Sejati Rp. 8.000 per unit. Pada tanggal 2 Juli 2019, PT. Sejati menerima kembali sebagian produk yang telah dijual pada Toko Sentosa karena rusak sebanyak 20 unit. Pada tanggal 14 Juli 2019, PT. Sejati menerima pelunasan piutang Toko Sentosa atas transaksi uang terjadi pada tanggal 1 Juli 2019. Jika PT. Sejati mencatat penjualannya dengan metode kotor, maka pencatatan penerimaan kas yang tepat adalah . . . .
A) kas ( D), Piutang ( K ) masing-masing Rp. 24.000.000 B) kas ( D), Piutang ( K ) masing-masing Rp. 23.124.800 C) kas ( D), Piutang ( K ) masing-masing Rp. 23.480.000 D) kas ( D ) Rp. 23.280.000, potongan penjualan ( D ) Rp. 720.000, piutang ( K ) Rp. 24.000.000 E) kas ( D ) Rp. 23.124.800, potongan penjualan ( D ) Rp. 715.200, piutang ( K ) Rp. 23.480.000
- 21. Pada tanggal 8 Juli 2019, PT. Kurnia menjual 30 gulung kain pada PT Niagara dengan syarat 2/10,n/30. Harga jual per gulung kain Rp. 1.430.000 sudah termasuk PPN 10%. Pada tanggal 9 juli 2019, diterima kembali 1 gulung kain yang telah dijual pada PT Niagara karena tidak sesuai dengan pesanan. Pada tanggal 15 Juli 2019, PT. Kurnia menerima pelunasan piutang PT Niagara. Besarnya potongan penjualan yang diberikan PT. Kurnia pada PT Niagara adalah . . . .
A) Rp. 858.000 B) Rp. 1.244.000 C) Rp. 2.073.500 D) Rp. 829.400 E) Rp. 1.287.000
- 22. Pada tanggal 20 Agustus 2019, PT Mulia menjual 80 pasang sepatu olahraga seharga Rp. 250.000 per pasang pada Toko Indah dengan syarat 2/10,n/30. pencatatan yang tepat untuk transaksi penjualan tersebut adalah . . . . .
A) Penjualan ( D ), Kas ( K ) masing-masing Rp. 20.000.000 B) Piutang ( D ), Penjualan ( K ) masing-masing Rp. 20.000.000 C) Utang ( D ), Penjualan ( K ) masing-masing Rp. 20.000.000 D) Penjualan ( D ), Utang ( K ) masing-masing Rp. 20.000.000 E) Kas ( D ), Penjualan (K ) masing-masing Rp. 20.000.000
- 23. Pada tanggal 8 Juli 2019, PT. Sukses menjual 900 unit produknya pada Toko Sinta dengan syarat 2/10,n/30. Harga Jual per unit produk PT. Sukses Rp. 29.000. Jika dicatat dengan metode bersih maka pencatatan penjualan PT. Sukses yang tepat adalah . . . .
A) penjualan ( D ) Rp. 26.100.000; piutang ( K ) Rp. 25.578.000; potongan penjualan ( K ) Rp. 522.000 B) piutang ( D ) Rp. 25.578.000; potongan penjualan ( D ) Rp. 522.000; Penjualan ( K ) Rp. 26.100.000 C) kas ( D ); Penjualan ( K ) masing-masing Rp, 26.100.000 D) piutang ( D ); penjualan ( K ) masing-masing Rp. 26.100.000 E) piutang ( D ); penjualan ( K ) masing-masing Rp. 25.578.000
- 24. Pada tanggal 10 Juni 2019, PT. Sejahtera menjual produknya sebanyak 3.650 unit pada PD. Intan dengan syarat 3/10,n/30. Harga jual setiap unit produk PT. Sejahtera sebesar Rp. 11.200.000. Pada tanggal 11 Juni, PT. Sejahtera menerima 50 unit produk yang telah dijual pada PD Intan karena ruask. pada tanggal 18 Juni PT. Sejahtera menerima pelunasan piutang dari PD Intan atas transaksi tanggal 10 Juni 2019. Berdasarkan ilustrasi tersebut, besarnya potongan penjualan yang diberikan PT. Sejahtera kepada PD Intan adalah .....
A) Rp. 604.800 B) Rp. 1.008.000 C) Rp. 806.400 D) Rp. 1.209.600 E) Rp. 403.200
- 25. Pada tanggal 8 februari 2019, PT Kurnia menjual produknya sebanyak 700 unit pada Toko Lala dengan syarat 2/10, n/30. Harga jual perunit sebesar Rp. 15.000. Pada tanggal 17 Februari 2019, PT Kurnia menerima pelunasan piutang Toko Lala atas transaksi penjualan tanggal 8 Februari 2019. jurnal penerimaan kas yang tepat untuk transkasi di atas adalah . . . .
A) kas ( D ) Rp. 10.290; pendapatan bunga ( D ) Rp. 210; piutang dagang ( K ) Rp.10.500 B) kas ( D ) Rp. 10.290; potongan penjualan ( D ) Rp. 210; penjualan ( K ) Rp.10.500 C) kas ( D ); piutang dagang ( K ) masing-masing Rp. 10.500 D) kas ( D ); penjualan ( K ) masing-masing Rp. 10.500 E) kas ( D ) Rp. 10.290; potongan penjualan ( D ) Rp. 210; piutang dagang ( K ) Rp.10.500
- 26. Pada tanggal 8 Mei 2019, PT. Kurnia menjual produknya sebanyak 1.500 unit pada Toko Melati seharga Rp.11.000 per unit dengan syarat 2/10,n/30. Harga jual sudah termasuk PPN sebesar 10%. Pencatatan yang tepat untuk transaksi tersebut adalah . . .
A) Toko melati, syarat 2/10,n/30, Piutang dagang ( D ) Rp. 15.000.000; penjualan ( K ) Rp. 15.000.000 B) Toko melati, syarat 2/10,n/30, Piutang dagang ( D ) Rp. 16.500.000; PPN Keluaran ( K ) Rp. 16.500.000 C) Toko melati, syarat 2/10,n/30, Piutang dagang ( D ) Rp. 16.500.000; PPN Keluaran ( K ) Rp. 1.500.000 penjualan ( K ) Rp. 15.000.000 D) Toko melati, syarat 2/10,n/30, Piutang dagang ( D ) Rp. 16.500.000; PPN Keluaran ( K ) Rp. 15.000.000 penjualan ( K ) Rp. 1.500.000 E) Toko melati, syarat 2/10,n/30, Piutang dagang ( D ) Rp. 16.500.000; penjualan ( K ) Rp. 15.000.000
- 27. Perhatikan akun-akun dalam perusahaan manufaktur berikut :
1) perlengkapan 2) persediaan barang jadi 3) utang usaha 4) utang bank 5) utang obligasi Akun yang tergolong dalam kelompok liabilitas ditunjukkan oleh nomor . . . .
A) 2,3,5 B) 3,4,5 C) 1,2,3 D) 1,3,5 E) 2,3,4
- 28. Akun berikut yang termasuk ke dalam kelompok aset lancar adalah . . . .
A) biaya gaji upah B) utang wesel C) harga pokok penjualan D) persediaan barang jadi E) peralatan pabrik
- 29. Pada tanggal 1 oktober 2019, PT. Mahkota membayar beban gaji dan upah sebesarRp. 36.000.000. pemostingan ayat jurnal pembayaran beban gaji dan upah ke dalam buku besar bentuk T yang tepat adalah . . . .
A) akun beban gaji dan upah ( D ) akun kas ( K) masing-masing Rp. 36.000.000 B) akun beban gaji dan upah ( K ) akun kas ( D ) masing-masing Rp. 36.000.000 C) akun beban gaji dan upah ( D ) akun kas ( K) masing-masing Rp. 35.000.000 D) akun beban gaji dan upah ( D ) akun kas ( D) masing-masing Rp. 36.000.000 E) akun beban gaji dan upah ( K ) akun kas ( K) masing-masing Rp. 36.000.000
- 30. Pada tanggal 7 April 2019, CV Sejati membeli bahan baku sebesar Rp. 10.000.000 secara kredit. atas pembelian tersebut dikenai PPN 10%. Pemostingan ayat jurnal pembelian bahan baku dalam buku besar bentuk T yang tepat adalah . . . .
A) Buku besar akun utang ( D ) Rp. 10.000.000 B) Buku besar akun utang ( D ) Rp. 11.000.000 C) Buku besar akun utang ( K ) Rp. 10.100.000 D) Buku besar akun utang ( K ) Rp. 10.000.000 E) Buku besar akun utang ( K ) Rp. 11.000.000
- 31. Pada tanggal 1 Agustus, CV Mentari membeli perlengkapan kantor sebesar Rp. 5.000.000 secara tunai. oleh staf akuntansi CV Mentari pembelian tersebut dicatat sebagai berikut :
pembelian bahan penolong ( D ) dan kas ( K ) masing-masing Rp. 5.000.000. Jurnal koreksi yang tepat untuk pencatatan pembelian perlengkapan yang benar adalah . . . .
A) perlengkapan ( D ) dan ikhtisar laba rugi ( K ) masing-masing Rp. 5.000.000 B) pembelian bahan penolong ( D ) dan perlengkapan ( K ) Rp. 5.000.000 C) perlengkapan ( D ) dan pembelian bahan penolong ( K ) masing-masing Rp. 5.000.000 D) harga pokok penjualan ( D ) dan perlengkapan ( K ) masing-masing Rp. 5.000.000 E) perlengkapan ( D ) dan Harga pokok penjualan ( K ) masing-masing Rp. 5.000.000
- 32. Daftar yang berisi seluruh jenis nama akun beserta saldo total dari setiap akun yang disusun secara sistematis sesuai dengan kode akun yang bersumber dari buku besar perusahaan pada periode tertentu disebut . . . .
A) jurnal khusus B) neraca C) jurnal umum D) neraca lajur E) neraca saldo
- 33. Perhatikan akun-akun berikut :
1) piutang usaha 2) persediaan barang jadi 3) penjualan 4) utang obligasi 5) retur penjualan akun-akun yang memiliki saldo normal debit pada neraca saldo ditunjukkan oleh nomor . . . .
A) 1,2,5 B) 2,3,5 C) 1,2,3 D) 2,3,4 E) 3,4,5
- 34. Pada tanggal 6 Januari 2018, staf akuntansi PT Rencana salah mencatat pembelian bahan baku secara kredit sebesar Rp. 511.700.000 secara kredit dengan mendebit pembelian bahan baku dan mengkredit utang usaha masing-masing Rp. 517.100.000. Jurnal koreksi yang tepat untuk memperbaiki kesalahan tersebut adalah . . . .
A) Pembelian bahan baku ( D ) dan utang usaha ( K ) masing-masing Rp. 54.000.000 B) Utang usaha ( D ) dan Pembelian bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 511.700.000 C) Pembelian bahan baku ( D ) dan utang usaha ( K ) masing-masing Rp. 511.700.000 D) Utang usaha ( D ) dan Pembelian bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 5.400.000 E) Utang usaha ( D ) dan Pembelian bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 54.000.000
- 35. Pada tanggal 7 Agustus 2018, CV. Mekar Sari membeli bahan penolong sebesar Rp. 3.616.000 secara tunai. oleh staff akuntansi CV. Mekar sari dicatat sebagai Pembelian bahan penolong ( D ) dan Kas ( K ) masing-masing Rp. 3.661.000. jurnal koreksi yang tepat untuk jurnal di atas adalah . . . .
A) pembelian bahan penolong ( D ) dan kas ( K ) Rp. 45.000 B) kas ( D ) dan pembelian bahan penolong ( K ) Rp. 3.661.000 C) kas ( D ) dan pembelian bahan penolong ( K ) Rp. 4.500 D) kas ( D ) dan pembelian bahan penolong ( K ) Rp. 45.000 E) pembelian bahan penolong ( D ) dan kas ( K ) Rp. 3.616.000
- 36. Staf akuntansi CV Makmur salah mencatat pembelian perlengkapan kantor ke perlengkapan pabrik sebesar Rp. 780.000. Jurnal koreksi yang tepat adalah . . . .
A) kas ( D ) dan perlengkapan pabrik ( K ) masing-masing Rp. 780.000 B) Perlengkapan kantor ( D ) dan perlengkapan pabrik ( K ) masing-masing Rp, 780.000 C) kas ( D ) dan perlengkapan kantor ( K ) masing-masing Rp. 780.000 D) perlengkapan pabrik ( D ) dan perlengkapan kantor ( K ) masing-masing Rp. 780.000 E) Perlengkapan kantor ( D ) dan kas ( K ) masing-masing Rp. 780.000
- 37. Pada tanggal 7 agustus 2019, CV Nusa membeli bahan penolong sebesar Rp. 6.750.000 secara tunai. Transaksi tersebut dicatat oleh staf akuntansi CV. Nusa ke akun pembelian bahan baku. jurnal koreksi yang tepat adalah . . . .
A) pembelian bahan penolong ( D ) dan pembelian bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 6.750.000 B) pembelian bahan baku ( D ) dan kas ( K ) masing-masing Rp. 6.750.000 C) pembelian bahan baku ( D ) dan pembelian bahan penolong ( K ) masing-masing Rp. 6.750.000 D) kas ( D ) dan pembelian bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 6.750.000 E) pembelian bahan penolong ( D ) dan kas ( K ) masing-masing Rp. 6.750.000
- 38. Diketahui beban sewa kantor pemasaran CV Rembulan sebesar Rp. 36.000.000. Beban sewa tersebut dibayarkan untuk jangka waktu 12 bulan. pada akhir periode akuntansi diketahui jika beban sewa kantor pemasaran yang telah dipakai selama 4 bulan. jurnal penyesuaian yang tepat adalah . . . .
A) sewa dibayar dimuka ( D ) dan beban sewa ( K ) masing-masing Rp. 24.000.000 B) sewa dibayar dimuka ( D ) dan beban sewa ( K ) masing-masing Rp. 36.000.000 C) beban sewa ( D ) dan sewa dibayar dimuka ( K ) masing-masing Rp. 24.000.000 D) sewa dibayar dimuka ( D ) dan beban sewa ( K ) masing-masing Rp. 12.000.000 E) beban sewa ( D ) dan sewa dibayar dimuka ( K ) masing-masing Rp. 12.000.000
- 39. Neraca saldo CV. Anugerah per 31 Desember menunjukkan persediaan bahan baku sebanyak Rp. 6.000.000. Pembelian bahan baku PT. Anugerah selama bulan desember 2019 sebanyak Rp. 40.000.000. Pada akhir periode akuntansi pimpinan CV. Anugerah mengeluarkan memo sebagai berikut. Jurnal penyesuaian pemakaian bahan baku yang benar adalah . . . .
A) Biaya bahan baku ( D ) dan Barang dalam proses-biaya bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 45.800.000 B) Barang dalam proses-biaya bahan baku ( D ) dan persediaan bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 40.200.000 C) Biaya bahan baku ( D ) dan Barang dalam proses-biaya bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 46.000.000 D) Biaya bahan baku ( D ) dan Barang dalam proses-biaya bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 40.200.000 E) Barang dalam proses-biaya bahan baku ( D ) dan persediaan bahan baku ( K ) masing-masing Rp. 45.800.000
- 40. Barang dalam proses PT. Sejati sebesar Rp. 100.000.000. Pada akhir periode akuntansi diketahui barang jadi sebesar Rp. 92.750.000. jurnal untuk mentransfer barang dalam proses ke persediaan barang jadi yang tepat adalah . . . .
A) persediaan barang dalam proses ( D ) dan persediaan barang jadi ( K ) masing-masing Rp. 92.750.000 B) persediaan barang jadi ( D ) dan penjualan ( K ) masing-masing Rp. 92.750.000 C) persediaan barang jadi ( D ) dan persediaan barang dalam proses ( K ) masing-masing Rp. 100.000.000 D) persediaan barang jadi ( D ) dan persediaan barang dalam proses ( K ) masing-masing Rp. 92.750.000 E) persediaan barang dalam proses ( D ) dan persediaan barang jadi ( K ) masing-masing Rp. 10.000.000
|