A) Patrisian B) Budak C) Ekuestrian D) Plebeian
A) Aedil B) Konsul C) Tribun D) Sensor
A) Tirani B) Monarki C) Republik D) Kediktatoran
A) Pompey B) Julius Caesar C) Mark Antony D) Scipio Africanus
A) Konsul B) Praetor C) Sensor D) Tribun
A) Penjarahan Roma oleh bangsa Visigoth B) Pertempuran Actium C) Pembunuhan Julius Caesar D) Perang Punisia
A) Dewan Rakyat B) Buku-buku Sibylline C) Senat D) Curia Hostilia
A) Quaestors B) Censors C) Aediles D) Dictators
A) Quaestor B) Praetor C) Aedile D) Sensor
A) Centurion B) Pengawal Praetorian C) Quaestor D) Centumviri
A) Mereka hanya dapat memimpin rapat-rapat tanpa memiliki kekuasaan lainnya. B) Mereka sepenuhnya bertanggung jawab untuk menyatakan perang. C) Mereka tidak memiliki pengaruh terhadap rapat-rapat tersebut. D) Mereka memegang kekuasaan keagamaan, militer, dan yudisial.
A) Warga kelas bawah memperoleh hak politik yang setara. B) Tribun dihapuskan. C) Senat menjadi satu-satunya badan pemerintahan. D) Kaum bangsawan kehilangan seluruh kekuasaan politik mereka.
A) Konstitusi tersebut mengalami perubahan yang signifikan dan mendalam selama hampir lima ratus tahun. B) Senat menjadi satu-satunya badan pemerintahan. C) Konstitusi tersebut tetap tidak berubah sejak masa Kerajaan Romawi. D) Konstitusi tersebut dikodifikasi menjadi satu dokumen tertulis pada awalnya.
A) Majelis tersebut tidak memainkan peran atau memiliki kekuasaan yang signifikan. B) Majelis itu berfungsi sebagai dewan penasihat bagi Senat. C) Majelis tersebut bertanggung jawab untuk memilih pejabat pemerintahan. D) Majelis tersebut memiliki wewenang legislatif penuh.
A) Para plebeian kehilangan hak-hak politik mereka. B) Para pejabat tidak lagi dapat memveto tindakan satu sama lain. C) Hal itu membawa republik menuju perang saudara. D) Senat memperoleh kekuasaan yang belum pernah terjadi sebelumnya atas Majelis-majelis.
A) Dengan mencapai kesepakatan setelah perdebatan panjang. B) Keputusan diambil dengan cara mengundi. C) Setelah mendengarkan para pembicara, pejabat yang memimpin rapat dapat meminta pemungutan suara langsung untuk menyetujui atau menolak suatu usulan. D) Melalui debat dan diskusi terbuka di antara anggota majelis.
A) "Comitia" dan "contio" memiliki tujuan yang sama. B) Keduanya merupakan pertemuan informal untuk pengumuman publik. C) Keduanya merupakan perhimpunan formal untuk menetapkan undang-undang. D) "Comitia" adalah pertemuan resmi di mana tindakan hukum diambil, sedangkan "contio" adalah forum tidak resmi tanpa pengambilan keputusan hukum.
A) Berfungsi sebagai simbol legitimasi, bukan sebagai badan yang membahas secara mendalam. B) Menyusun undang-undang baru secara independen. C) Secara aktif berdebat dan menolak rancangan undang-undang. D) Mewakili kepentingan asing.
A) Senat. B) Tiga puluh orang prajurit (lictors). C) Para tribun militer. D) Dewan para tetua.
A) Praetor. B) Sensor. C) Pemimpin agama tertinggi (pontifex maximus). D) Konsul.
A) 50 kelompok pemilih. B) 100 kelompok pemilih. C) 300 kelompok pemilih. D) 193 kelompok pemilih.
A) 241 SM B) 471 SM C) 287 SM D) 495 SM
A) Lex Hortensia B) Plebiscitum Ovinium C) Lex Caecilia Didia D) Senatus consultum ultimum
A) Persetujuan langsung atas semua usulan. B) Perdebatan tidak pernah diakhiri sebelum waktunya. C) Melalui pemungutan suara tanpa perlu penghitungan suara (aklamasi). D) Melalui aksi 'filibuster' dengan berbicara hingga malam hari.
A) Melalui penegakan hukum militer. B) Melalui pemungutan suara oleh rakyat. C) Melalui norma-norma sosial kaum bangsawan. D) Melalui ritual keagamaan.
A) Dua tahun B) Satu tahun C) Lima tahun D) Sepuluh tahun
A) Imperium (kekuasaan) B) Augur (ramalan) C) Cursus honorum (jalur karier jabatan) D) Perpanjangan waktu
A) Membagikan keadilan. B) Mengusulkan undang-undang. C) Menyelenggarakan perayaan 'feriae Latinae' tahunan (festival musim semi). D) Memimpin pasukan militer yang terpisah.
A) Empat B) Dua C) Enam D) Delapan
A) Infrastruktur publik B) Strategi militer C) Hukum Romawi D) Festival keagamaan
A) Mengadili perkara dan menegakkan keadilan. B) Menyelenggarakan festival-festival keagamaan. C) Memimpin pasukan militer. D) Mengusulkan undang-undang.
A) Memimpin kampanye militer B) Melakukan sensus penduduk C) Mengadili kasus-kasus kriminal D) Menunjuk konsul
A) Imperium B) Otoritas C) Kekuasaan D) Sakral
A) Intervensi B) Otoritas C) Wewenang D) Bantuan
A) Melaksanakan persidangan B) Menilai moralitas masyarakat C) Mengangkat jabatan tribun D) Memimpin operasi militer
A) Aedile (petugas publik) B) Kuastor (bendahara) C) Magister Equitum (panglima kavaleri) D) Diktator
A) Vigintisexviri B) Diktator C) Aediles D) Quaestors
A) Quaestor B) Aedile C) Interrex D) Diktator
A) Tepatnya ada sepuluh orang yang menjabat sebagai tribun. B) Mereka memungut pajak. C) Jumlah mereka pada masa awal ini tidak jelas. D) Mereka menyatakan perang terhadap musuh-musuh.
A) Erich Gruen B) Pompey C) Antony D) Julius Caesar
A) Reformasi menyeluruh B) Penghapusan total C) Pengurangan kekuatan militer D) Perluasan wilayah
A) Kelompok 'liberatores' B) Warga negara Romawi C) Para pendukung Pompey D) Antonius dan Oktavianus
A) Pengangkatan Kaisar Tiberius yang sukses pada tahun 14 Masehi. B) Pembentukan Senat. C) Pembunuhan Julius Caesar. D) Pembentukan triumvirat (kekuasaan tiga orang). |