A) Perjanjian Paris B) Kesepakatan Kopenhagen C) Protokol Kyoto D) Rencana Aksi Bali
A) Menyediakan beasiswa bagi mahasiswa ilmu iklim. B) Untuk mendukung negara-negara berkembang dalam upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim. C) Berinvestasi dalam proyek pertanian berkelanjutan di seluruh dunia. D) Mendukung perusahaan rintisan energi terbarukan di negara-negara maju.
A) Obligasi hijau B) Program bantuan internasional C) Dana iklim D) Hibah pemerintah
A) Untuk mendukung industri bahan bakar fosil. B) Untuk menghambat proyek-proyek energi terbarukan. C) Untuk menghasilkan dampak sosial dan lingkungan yang positif, serta keuntungan finansial. D) Untuk memaksimalkan keuntungan tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan.
A) Dana Moneter Internasional (IMF) B) Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) C) Fasilitas Lingkungan Global D) Bank Dunia
A) Untuk mendorong proyek-proyek pembangunan berkelanjutan yang mengurangi emisi di negara-negara berkembang dan menghasilkan pengurangan emisi yang terverifikasi. B) Untuk memberikan subsidi bagi perkebunan kelapa sawit di Afrika. C) Untuk mensponsori konferensi iklim internasional. D) Untuk membiayai pembangkit listrik tenaga batu bara di negara-negara industri.
A) Untuk mengatur emisi gas rumah kaca di negara-negara maju. B) Untuk mempercepat investasi publik dan swasta dalam proyek-proyek terkait iklim dengan menghubungkan sumber pendanaan dengan proyek yang sesuai. C) Untuk membatasi pendanaan untuk inisiatif energi terbarukan. D) Untuk mendukung kegiatan pertambangan batu bara di negara-negara berkembang.
A) Penetapan harga karbon B) Ekstraksi minyak C) Produksi plastik D) Pembakaran batu bara
A) Untuk mempromosikan ekstraksi bahan bakar fosil di negara-negara berkembang. B) Untuk memberikan pinjaman kepada perusahaan rintisan energi terbarukan. C) Untuk membiayai proyek dan program yang membantu masyarakat rentan beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim. D) Untuk mendukung penelitian tentang ilmu iklim.
A) Mengurangi Emisi dari Deforestasi dan Kerusakan Hutan B) Ketahanan dan Adaptasi terhadap Kekeringan Ekstrem dan Banjir Bandang C) Deklarasi Energi Regeneratif dan Penggurunan D) Pengembangan Penerapan Energi Terbarukan
A) Pengambilan keputusan eksklusif oleh negara-negara maju B) Kurangnya keterlibatan masyarakat sipil C) Kerahasiaan dan ketidakjelasan D) Transparansi dan akuntabilitas
A) Untuk mendukung negara-negara berkembang dalam melaksanakan Tindakan Mitigasi yang Sesuai dengan Kondisi Nasional. B) Untuk memberikan beasiswa untuk studi lingkungan. C) Untuk membiayai taman nasional di negara-negara maju. D) Untuk memberikan subsidi kepada proyek pertambangan batu bara. |