A) Kawat gigi B) Gigi palsu C) Veneer D) Jembatan gigi
A) Sesi pembersihan gigi. B) Prosedur untuk mencabut gigi geraham. C) Pemeriksaan untuk mendeteksi kerusakan gigi. D) Pertemuan awal dengan seorang spesialis ortodonti untuk menilai masalah susunan gigi.
A) Memperburuk susunan gigi, meningkatkan risiko gigi berlubang, menyebabkan rasa sakit. B) Penampilan yang lebih baik, peningkatan kesehatan mulut, kemampuan berbicara dan mengunyah yang lebih baik. C) Menyebabkan kehilangan gigi, kesehatan mulut yang buruk, masalah bicara. D) Tidak ada efek pada penampilan, kesehatan mulut tetap sama, tidak ada perubahan pada kemampuan berbicara atau mengunyah.
A) Untuk memperbaiki posisi gigi atas dan pertumbuhan rahang. B) Untuk memasang kawat gigi. C) Untuk membersihkan gigi. D) Untuk mencabut gigi.
A) Untuk meluruskan gigi yang tidak beraturan. B) Untuk mencabut gigi. C) Untuk menjaga ruang antara gigi geraham dan mencegahnya bergeser ke depan. D) Untuk memasang behel.
A) Alat yang digunakan untuk meluruskan gigi yang berjejal. B) Alat yang dapat dilepas dan dipasang, digunakan untuk melindungi gigi. C) Alat yang digunakan untuk memutihkan gigi. D) Kawat tipis yang ditempelkan di bagian belakang gigi untuk menjaga posisinya.
A) Untuk mencabut gigi. B) Untuk menciptakan ruang di antara gigi guna mempersiapkan pemasangan kawat gigi atau alat ortodonti lainnya. C) Untuk membersihkan gigi. D) Untuk membentuk ulang gigi.
A) Jenis operasi mulut. B) Metode pemutihan gigi. C) Pengobatan untuk penyakit gusi. D) Tumpang tindih horizontal antara gigi depan atas yang menutupi gigi depan bawah.
A) Jenis operasi mulut. B) Metode untuk merapikan gigi. C) Kondisi di mana gigi seri atas menutupi gigi seri bawah secara vertikal. D) Pengobatan untuk penyakit gusi.
A) Evaluasi terhadap gigi dan rahang pasien untuk menentukan apakah diperlukan perawatan. B) Prosedur pencabutan gigi rutin. C) Pemeriksaan untuk mendeteksi adanya karies (lubang gigi). D) Prosedur pemutihan gigi untuk tujuan estetika.
A) Untuk memberikan pereda dari iritasi yang disebabkan oleh kawat gigi atau alat ortodonti lainnya. B) Untuk mengisi lubang pada gigi. C) Untuk memutihkan gigi. D) Untuk mencabut gigi.
A) Endodonti B) Periodonti C) Prostodonti D) Ortodonti
A) 25% B) 56% C) 40% D) 75%
A) Sebelum seseorang mencapai usia dewasa. B) Pada masa lanjut usia. C) Hanya setelah semua gigi permanen tumbuh. D) Setelah berusia 30 tahun.
A) Raymond Begg B) Charles Tweed C) Edward Angle D) Norman Kingsley
A) Alat Edgewise B) Alat Begg C) Sistem Tip-Edge D) E-arch
A) Alat Begg B) Sistem Tip-Edge C) Alat Edgewise D) E-arch
A) Sistem Edgewise B) Alat ortodonti tipe pin dan tabung C) Sistem E-arch D) Sistem lengkung pita (ribbon arch)
A) Implementasi yang bermasalah dalam praktiknya. B) Tidak kompatibel dengan teknik modern. C) Tidak ada aplikasi praktis sama sekali. D) Kurangnya manfaat teoritis.
A) Alat ortodonti jenis pin dan tabung B) Sistem Tip-Edge C) Alat Begg D) E-arch
A) 16 × 20 mil B) 22 × 28 mil C) 30 × 36 mil D) 18 × 24 mil
A) 1915 B) 1928 C) 1935 D) 1940
A) Horizontal B) Melingkar C) Vertikal D) Diagonal
A) Dia menggunakan dua kawat pelengkung baja berukuran 10 milimeter. B) Dia membalikkan braket sehingga mengarah ke gusi. C) Dia memasukkan slot persegi panjang untuk kemiringan mahkota. D) Dia menambahkan band pada molar pertama dengan kawat lingual yang tebal.
A) Dua buah kawat lengkung baja berukuran 10 mil. B) Kawat baja tahan karat dengan diameter besar. C) Kawat lengkung baja dengan diameter kecil. D) Kawat baja tahan karat berbentuk bulat dan memiliki kekuatan tinggi.
A) Keduanya digunakan secara berbeda, tetapi keduanya belum mengembangkan perangkat dengan 20 slot. B) Alat dengan 18 slot memiliki fitur yang lebih presisi dibandingkan dengan alat yang memiliki 22 slot. C) Kedua jenis slot ini menghilangkan kebutuhan akan pembengkokan kompensasi. D) Alat dengan 22 slot dianggap sudah usang (obsolete).
A) Penemu braket Lewis B) Edward Angle C) Pencipta braket Lang D) L.F. Andrews
A) Alat penahan lepasan B) Kawat gigi labial C) Alat penahan tipe Hawley D) Alat penahan permanen
A) Terapi laser intensitas rendah (LLLT) B) Alat vibrasi C) Terapi perilaku kognitif D) Akupunktur
A) 1980-an B) 1920-an C) 2000-an D) 1950-an
A) Retainer tipe Hawley B) Retainer Vivera C) Retainer tetap (fixed) D) Retainer tipe Essix
A) Australia B) Jepang C) Brasil D) Kanada
A) Dua tahun B) Satu tahun C) Tiga tahun D) Enam bulan
A) Setidaknya dua tahun B) Satu tahun C) Empat tahun D) Tiga tahun
A) Secara tahunan B) Setiap lima tahun C) Sekali saja, tidak perlu diperbarui lagi D) Setiap sepuluh tahun
A) Tidak memerlukan pelatihan tambahan. B) Pelatihan tingkat lanjut sebagai peserta pelatihan setelah menyelesaikan program spesialisasi (CCST). C) Gelar sarjana. D) Hanya sertifikat penyelesaian program pelatihan khusus (CCST).
A) Lima tahun B) Dua tahun C) Tiga tahun D) Empat tahun |