A) Serigala B) Burung Hantu C) Burung Gagak D) Rubah
A) Roti B) Buah C) Keju D) Daging
A) Menantangnya untuk berlomba B) Mencuri keju C) Merayu burung gagak D) Berpura-pura berteman dengannya
A) Kelicikan B) Kekuatan C) Kecepatan D) Keberanian
A) Melarikan diri tanpa cedera B) Menemukan lebih banyak keju C) Mendapatkan seorang teman D) Kehilangan keju
A) Dongeng B) Cerita pendek (fabel) C) Novel D) Mitologi
A) Makanan B) Sebuah permainan C) Persahabatan dengan Gagak D) Keju
A) Allegori B) Metafora C) Aliterasi D) Perumpamaan
A) Sungai B) Hewan C) Bintang D) Gunung
A) 1769 B) 1844 C) 1799 D) 1808
A) Jean de La Fontaine B) Ivan Krylov C) Alexander Sumarokov D) Aesop
A) Ceritakan sebuah cerita B) Bernyanyi dengan 'suaranya yang indah' C) Berikan keju itu langsung kepadanya D) Terbang menjauh
A) Jangan pernah percaya pada hewan. B) Percayalah pada intuisi Anda. C) Berhati-hatilah terhadap orang asing. D) Sanjungan itu berbahaya dan sulit untuk ditolak.
A) Di tanah. B) Di dalam rongga pohon. C) Di sebuah ranting. D) Di dalam sarang.
A) Deskripsi tentang hutan. B) Sebuah pengantar moral tentang pujian. C) Pengenalan tokoh-tokoh dalam cerita. D) Dialog antara hewan-hewan.
A) Dia terbang menjauh dengan segera. B) Dia tertipu dan membuka paruhnya. C) Dia mengabaikan rubah. D) Dia tertawa pada rubah.
A) Orang-orang tidak pernah tertipu oleh pujian palsu. B) Setiap orang menyadari sifatnya, tetapi tetap saja pujian palsu dapat memengaruhi hati seseorang. C) Orang-orang tidak menyadari bahaya yang ditimbulkan oleh pujian palsu. D) Pujian palsu selalu memberikan manfaat.
A) Kecepatannya. B) Kecerdasannya. C) Kekuatannya. D) Kecantikannya yang konon luar biasa dan suaranya yang indah. |