A) Hukum kedua Newton tentang gerak. B) Hubungan antara tegangan, arus, dan resistansi. C) Prinsip induksi magnetik. D) Hukum kekekalan energi.
A) Tegangan B) Volume C) Kecepatan D) Varistor
A) Induktansi B) Impedansi C) Arus D) Resistansi
A) Resistor B) Reluktansi C) Hambatan D) Reaktansi
A) Menurun B) Meningkat C) Menjadi negatif D) Tetap tidak berubah
A) Arus menjadi setengahnya B) Arus menjadi dua kali lipat C) Arus menjadi tiga kali lipat D) Arus tetap sama
A) Ohm (Ω) B) Volt (V) C) Ampere (A) D) Watt (W)
A) Thomas Edison B) Georg Simon Ohm C) Nikola Tesla D) Michael Faraday
A) Kimia B) Biologi C) Fisika D) Teknik elektro
A) Dioda B) Kapasitor C) Resistor D) Transformator
A) Menjadi negatif B) Tetap sama C) Meningkat D) Menjadi nol
A) I = V - R B) I = R / V C) I = V / R D) I = V * R
A) Resistansi berbanding eksponensial dengan arus. B) Tegangan berbanding terbalik dengan arus. C) Arus tetap konstan, terlepas dari perubahan tegangan. D) Arus berbanding lurus dengan tegangan.
A) Hukum Ohm B) Hukum Hooke C) Hukum Boyle D) Hukum Newton tentang Pendinginan
A) 5 ohm B) 20 ohm C) 0,2 ohm D) 8 ohm
A) 1,33 volt B) 24 volt C) 12 volt D) 7 volt
A) Konduktor B) Material non-Ohmik C) Material Ohmik D) Resistor
A) Ohm B) Volt C) Siemens D) Mho
A) Felix Bloch B) J. J. Thomson C) Arnold Sommerfeld D) Paul Drude
A) Model Drude B) Model Bloch C) Teori pita kuantum untuk padatan D) Model elektron bebas
A) Derau Johnson-Nyquist B) Derau termal C) Derau Maxwell D) Derau kuantum
A) Kerapatan arus B) Medan listrik C) Konduktivitas material D) Resistivitas material
A) Georg Ohm B) Henry Cavendish C) Francis Ronalds D) James Clerk Maxwell
A) Tabung Leyden (Leyden jars) B) Tumpukan Volta (Voltaic piles) C) Elektrometer daun emas (Gold-leaf electrometer) D) Termokopel
A) Voltmeter B) Osiloskop C) Ammeter D) Galvanometer
A) 1855 B) 1814 C) 1879 D) 1827
A) Ketidakpedulian. B) Dukungan dari Menteri Pendidikan. C) Kritik negatif, menyebutnya sebagai 'jaringan fantasi yang tidak berdasar'. D) Penerimaan dan pujian langsung.
A) Kebenaran ilmiah dapat disimpulkan hanya melalui penalaran, tanpa eksperimen. B) Alam bersifat kacau dan tidak dapat diprediksi. C) Eksperimen sangat penting untuk memahami alam. D) Matematika tidak memiliki peran dalam ilmu pengetahuan.
A) Elektron penghantar bergerak secara acak dengan pergerakan searah yang disebabkan oleh medan listrik. B) Elektron tidak berkontribusi terhadap konduksi listrik. C) Elektron hanya bergerak ketika dipanaskan. D) Elektron berada dalam keadaan diam di dalam suatu penghantar.
A) Elektron berada dalam keadaan diam di dalam struktur tersebut. B) Elektron bergerak sebagai gelombang melalui struktur kristal padat. C) Elektron hanya mengalami hamburan oleh elektron lainnya. D) Elektron tidak berinteraksi dengan struktur kristal.
A) Skala kuantum B) Skala atom C) Skala makroskopik D) Skala mikroskopik
A) R = V/I B) V = IR C) p = −eEτ D) I = V/R
A) Pengurangan B) Perkalian C) Penjumlahan D) Pembagian
A) Perangkat kapasitif B) Perangkat Ohmik C) Perangkat non-Ohmik D) Perangkat reaktif
A) Persegi panjang atau simbol zig-zag B) Persegi C) Lingkaran dengan huruf 'R' D) Segitiga yang mengarah ke kanan
A) Eksponensial kompleks B) Gelombang sinus sederhana C) Fungsi langkah (step function) D) Fungsi linear
A) L, induktansi B) R, resistansi C) s, sebuah parameter kompleks D) C, kapasitansi
A) Impedansi (Z) B) Konduktansi C) Admitansi D) Reaktansi
A) Z = 1/sL B) Z = s/L C) Z = L/s D) Z = sL
A) Z = C / s B) Z = 1 / C C) Z = s / C D) Z = 1 / (sC)
A) Bagian riil B) Tidak ada bagian yang bertanggung jawab C) Kedua bagian sama pentingnya D) Bagian imajiner
A) Hiperbola. B) Garis lurus. C) Kurva eksponensial. D) Parabola.
A) Dalam rangkaian terbuka. B) Dalam kondisi tekanan yang berbeda-beda. C) Pada suhu yang bervariasi. D) Pada suhu yang konstan.
A) Efek Seebeck. B) Prinsip Ohm. C) Hukum pertama Joule. D) Efek Peltier.
A) Prinsip Fourier. B) Persamaan Maxwell. C) Prinsip Ohm. D) Hukum pertama Joule.
A) Kapasitansi B) Resistivitas C) Konduktivitas D) Reaktansi
A) m_e n_e dv_e/dt = -n_e e E - n_e m_e ν (v_i - v_e) + e n_e v_e × B B) m_e n_e dv_e/dt = n_e e E - n_e m_e ν (v_i - v_e) + e n_e v_e × B C) m_e n_e dv_e/dt = n_e e E + n_e m_e ν (v_i - v_e) - e n_e v_e × B D) m_e n_e dv_e/dt = -n_e e E + n_e m_e ν (v_i - v_e) - e n_e v_e × B
A) σ = n_e e³ / (ν m_e) B) σ = n_e e² ν m_e C) σ = n_e e / (ν m_e) D) σ = n_e e² / (ν m_e)
A) ρ = σ × 2 B) ρ = σ + 1 C) ρ = σ / 2 D) ρ = σ⁻¹ |