A) Karya tulis yang berasal dari imajinasi atau khayalan penulis B) Laporan pengamatan ilmiah terhadap suatu objek C) Karya tulis yang berisi sejarah tanpa rekayasa D) Karya tulis yang berdasarkan data statistik
A) Biografi dan Jurnal ilmiah B) Berita dan Makalah C) Novel dan Cerpen D) Kamus dan Ensiklopedia
A) Sudut pandang B) Setting C) Konflik D) Penokohan
A) Unsur membahas bagian cerita, seperti alur, tokoh, latar, dan amanat. Struktur membahas susunan penulisan resensi, seperti identitas, sinopsis, analisis, dan kesimpulan. B) Unsur membahas susunan penulisan resensi, seperti identitas, sinopsis, dan analisis. Struktur membahas bagian pembangun cerita, seperti alur, tokoh, dan latar. C) Unsur membahas bagian pembangun cerita, seperti identitas, sinopsis, dan analisis. Struktur membahas susunan penulisan resensi, seperti alur, tokoh, dan latar. D) Struktur membahas bagian pembangun cerita, seperti alur, tokoh, latar, dan amanat. Unsur membahas susunan penulisan resensi, seperti identitas, sinopsis, analisis, dan kesimpulan.
A) Fokus dan Analisis B) Sinopsis dan Evaluasi C) Orientasi dan Interpretasi D) Identitas dan Narasi
A) Evaluasi B) Tafsiran isi C) Identitas karya D) Orientasi
A) Penilaian mengenai kelebihan dan kekurangan karya B) Ringkasan alur cerita dari awal hingga akhir C) Data fisik buku seperti jumlah buku halaman D) pendapat penulis tentang siapa yang cocok membaca buku tersebut
A) Abad ke-19 dan ke-20 B) Abad ke-17 dan ke-18 C) Abad ke-20 dan ke-21 D) Abad ke-18 dan ke-19
A) Membaca cepat atau memindai B) Mempromosikan atau menjual C) Mengulas kembali atau meninjau D) Menulis ulang atau menyalin
A) Buku teks pelajaran dan ensiklopedia. B) E-commerce, blog, media sosial, dan situs seperti Goodreads/IMDb. C) Surat kabar harian dan majalah dinding. D) Perpustakaan nasional dan toko buku fisik.
A) Hanya bisa ditulis oleh kritikus profesional. B) Menjadi lebih sulit untuk diakses oleh masyarakat luas. C) Terbatas pada media cetak seperti koran dan majalah. D) Bertransformasi ke bentuk digital yang instan melalui berbagai platform.
A) Ibu membeli menggoreng ikan menggunakan minyak kelapa. B) Ayah membawa buah tangan setelah pulang dari luar kota. C) Bunga melati di depan rumah sudah mulai bermekaran. D) Adik sedang memakan buah apel yang sangat manis.
A) Tidak ada perbedaan antara keduanya karena artinya selalu sama B) Denotasi hanya digunakan dalam puisi, sedangkan konotasi dalam berita. C) Denotasi adalah makna sebenarnya (kamus), sedangkan konotasi adalah makna tambahan/emosional. D) Denotasi adalah makna kiasan, sedangkan konotasi adalah makna asli.
A) Seandainya, jika, apabila B) Meskipun, walaupun, tetapi C) Karena, sebab, oleh karena itu D) Dan, serta, kemudian
A) Untuk membandingkan harga buku dengan buku lainnya. B) Untuk mengetahui jumlah royalti yang diterima penulis. C) Untuk menilai kualitas karya fiksi melalui tema, tokoh, alur, dan latar. D) Untuk menentukan desain sampul buku yang paling menarik.
A) Membaca karya fiksi secara cermat dan teliti. B) Langsung menulis kelebihan dan kekurangan buku. C) Membeli buku yang paling populer di toko. D) Menentukan harga buku di pasaran.
A) Mencari kesalahan penulis agar karya tersebut tidak laku. B) Membantu pembaca menentukan kelayakan suatu karya untuk dibaca. C) Memberikan ringkasan seluruh isi cerita tanpa terkecuali. D) Menggantikan peran penulis asli dalam membuat cerita.
A) Denotasi: Tokoh utama dalam cerita tersebut adalah orang yang pemalu. B) Konotasi: Penulis kurang berani atau kurang mendalam dalam menggambarkan perasaan tokoh. C) Konotasi: Penulis merasa segan untuk menjual bukunya ke publik D) Denotasi: Penulis memiliki sifat pemalu di kehidupan nyata.
A) Sinopsis diletakkan di awal teks, sedangkan orientasi diletakkan sebelum rangkuman. B) Tidak ada perbedaan karena keduanya sama-sama menceritakan isi buku. C) Orientasi memberikan gambaran umum/latar belakang, sedangkan sinopsis merangkum alur cerita secara kronologis. D) Orientasi berisi penilaian, sedangkan sinopsis berisi keunggulan karya.
A) Masyarakat hanya bisa mengulas buku fiksi karena aturannya sudah baku. B) Cakupan teks ulasan meluas, sehingga masyarakat mendapatkan referensi kritis untuk berbagai kebutuhan (film, musik, hingga produk). C) Setiap orang kini memiliki standar yang sama dalam menilai sebuah produk elektronik. D) Ulasan di media sosial tidak lagi membutuhkan struktur yang jelas seperti resensi tradisional.
A) Penulis yang mengutarakan moral B) Tempat terjadinya peristiwa C) Karya yang disampaikan penulis D) Pesan yang disampaikan oleh penulis
A) Amanat B) Ekstrinsik C) Intrinsik D) Tema
A) Banyak Halaman B) Judul C) Tahun Terbit D) Penerbit
A) Konotasi B) Autotomi C) Hyperbola D) Denotasi
A) Untuk menjelekkan karya fiksi yang tidak disukai B) Untuk memberikan ulasan yang bersifat manipulatif C) Menilai kekurangan dan kelebihan karya D) Memberikan informasi tentang karya fiksi kepada pembaca |