A) Meningkatkan waktu tunggu untuk pengiriman. B) Mengangkut barang melalui beberapa pusat distribusi. C) Memindahkan barang langsung dari pengiriman masuk ke pengiriman keluar. D) Menyimpan barang di gudang tanpa batas waktu.
A) Menyimpan kelebihan persediaan di gudang. B) Meningkatkan kapasitas produksi. C) Mengirimkan produk dari produsen kepada pelanggan. D) Mengelola proses pengembalian produk dari pelanggan ke produsen.
A) Waktu pemrosesan pesanan yang lebih lambat. B) Biaya transportasi yang lebih tinggi. C) Peningkatan akurasi inventaris dan efisiensi pelacakan. D) Penurunan visibilitas rantai pasokan.
A) Meningkatkan efisiensi transportasi. B) Menunda proses pemenuhan pesanan. C) Meningkatkan biaya penyimpanan. D) Mengurangi biaya pengiriman dan meminimalkan kerusakan pada produk.
A) Hanya menangani transportasi. B) Memfasilitasi penyimpanan dan pendistribusian barang. C) Berfokus pada pengelolaan inventaris. D) Beroperasi semata-mata sebagai fasilitas produksi.
A) Mengalihdayakan fungsi-fungsi logistik seperti transportasi dan pergudangan. B) Menyimpan inventaris di gudang yang dimiliki oleh perusahaan. C) Mengurangi kompleksitas rantai pasokan. D) Mengelola seluruh operasional logistik secara internal.
A) Muatan Penuh Truk B) Logistik Transit Lebih Cepat C) Izin Perdagangan Internasional D) Tanggung Jawab Pengangkutan Barang
A) Melacak jam kerja karyawan. B) Menentukan target penjualan. C) Sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh perusahaan pengangkut untuk mengkonfirmasi penerimaan barang yang akan diangkut. D) Mengelola tingkat persediaan. |