A) 60 mil per jam B) 50 mil per jam C) 70 mil per jam D) 80 mil per jam
A) Percepat laju B) Bersiaplah untuk berhenti C) Lanjutkan dengan hati-hati D) Belok kanan (atau kiri, tergantung arah jalan)
A) Mematuhi batas kecepatan. B) Mendengarkan musik. C) Makan sambil mengemudi. D) Berkendara sambil terganggu perhatian.
A) Menghindari denda tilang. B) Meningkatkan peluang untuk selamat dari kecelakaan. C) Mengurangi risiko cedera serius saat terjadi kecelakaan. D) Meningkatkan efisiensi bahan bakar.
A) Bunyikan klakson kepada pengemudi lain. B) Kirim pesan teks kepada teman. C) Berikan sinyal ke kanan dan segera pindah jalur. D) Periksa kaca spion dan titik buta.
A) Hubungi layanan darurat dan berikan bantuan jika memungkinkan. B) Abaikan saja dan lanjutkan berkendara. C) Menyalahkan pengemudi yang terlibat. D) Ambil foto dan unggah ke media sosial.
A) Tetap berada di tengah jalan. B) Pindahkan mobil ke bahu jalan dan nyalakan lampu peringatan. C) Terus berkendara menuju pintu keluar terdekat. D) Tunggu bantuan di dalam mobil.
A) Injak rem secara perlahan dan arahkan kendaraan lurus. B) Belokkan kendaraan dengan tajam ke samping. C) Tutup mata dan berdoa. D) Percepat kendaraan untuk mendapatkan kembali kendali.
A) Lampu tersebut rusak B) Berhenti C) Lanjutkan dengan hati-hati D) Percepat
A) Sekitar 750.000 orang. B) Lebih dari 1 juta orang. C) Sekitar 500.000 orang. D) Kurang dari 100.000 orang.
A) Jalan raya utama. B) Semua jenis jalan memiliki tingkat yang kurang lebih sama. C) Jalan-jalan di daerah pedesaan. D) Jalan-jalan di wilayah perkotaan.
A) Jalan raya utama. B) Jalan-jalan di daerah pedesaan. C) Jalan-jalan di perkotaan. D) Semua jenis jalan memiliki tingkat risiko yang sama.
A) Sinyal lampu hijau B) Tidak ada persyaratan khusus C) Seorang orang yang membawa bendera merah D) Bendera biru sebagai peringatan
A) Anak-anak yang bermain B) Kendaraan bermotor C) Pejalan kaki D) Sepeda
A) Area pinggiran B) Taman dan area rekreasi C) Hanya di jalur khusus D) Jalan-jalan utama
A) FIA B) WHO/IRTAD C) IIHS D) NHTSA
A) Bumbungan jalan B) Lingkaran lalu lintas mini C) Alas getar D) Jalan dengan kemiringan miring
A) Pergeseran Tiga Arah B) Permeabilitas yang Disaring C) Skema ruang bersama D) Jaringan Terpadu
A) Persimpangan empat arah B) Jalan utama (boulevard) C) Jalan yang membentuk lingkaran atau jalan buntu D) Jalan raya
A) Mereka memiliki permukaan yang memantulkan cahaya. B) Mereka terbuat dari kayu. C) Mereka dicat dengan warna-warna cerah. D) Mereka menyerap energi benturan.
A) Lapisan aspal berpori B) Permukaan yang miring (berbentuk puncak) C) Alur yang dipotong pada permukaan D) Alur pemberi peringatan (rumble strips)
A) Alur yang dipotong pada permukaan jalan. B) Lapisan aspal berpori. C) Permukaan jalan yang miring. D) Permukaan aspal yang halus atau agregat batu yang dipoles.
A) Marka jalan yang ditinggikan dan bersifat reflektif B) Titik Botts C) Cat's eyes (marka jalan berbentuk mata kucing) D) Garis cat
A) Bola-bola kaca kecil atau prisma B) Manik-manik plastik C) Strip logam D) Panel kayu
A) Alur pemberi peringatan (rumble strips) B) Bumbung jalan (speed bumps) C) Alur yang dipotong pada permukaan jalan D) Permukaan miring
A) Permukaan jalan yang memiliki kemiringan ke samping. B) Permukaan jalan yang kemiringannya tidak memadai atau drainasenya buruk. C) Alur yang dipahat pada permukaan jalan. D) Permukaan aspal berpori.
A) Kehabisan bahan bakar. B) Ban bocor mendadak. C) Tabrakan dengan kendaraan yang datang dari arah berlawanan. D) Tersesat.
A) Jerman B) Costa Rica C) Amerika Serikat D) Jepang
A) 25% B) 40% C) 57% D) 70%
A) Meningkatkan visibilitas B) Meningkatkan kecepatan kendaraan C) Menghilangkan penyeberangan pejalan kaki D) Mengurangi lebar jalan
A) Asosiasi Pejalan Kaki B) John Adams C) Lampu Belisha D) Hans Monderman
A) Penyeberangan pejalan kaki B) 'Ruang bersama' C) Woonerven D) Pengendalian lalu lintas
A) Hanya jalur sepeda B) Banyak fitur keselamatan tradisional C) Hanya penyeberangan pejalan kaki D) Semua lampu lalu lintas
A) Jalur sepeda B) Pemberitahu pejalan kaki (Belisha beacons) C) Lampu lalu lintas D) 'Jalan yang ramah pejalan kaki'
A) Pejalan kaki B) Pengendara kendaraan bermotor C) Pengendara sepeda D) Pengemudi kendaraan darurat
A) 54,3% B) 36,8% C) 30% D) 23%
A) Pagar beton. B) Garis-garis yang menonjol. C) Pembatas baja. D) Gerbang tol.
A) Dengan mematikan lampu peringatan. B) Dengan memindahkan kursi pengemudi ke bagian belakang kabin truk. C) Dengan memarkir truk tegak lurus terhadap arah lalu lintas. D) Dengan menggunakan sinyal elektronik.
A) 23% B) 30% C) 36,8% D) 54,3%
A) Teknologi konstruksi yang terbatas. B) Pengumpulan biaya tol yang berlebihan. C) Permintaan untuk perjalanan menggunakan jalan yang ditekan. D) Perkiraan volume lalu lintas yang terlalu tinggi.
A) Mengembangkan jalan raya otomatis. B) Menambah lebih banyak gerbang tol. C) Menghilangkan pembatas jalan tengah. D) Meningkatkan batas kecepatan.
A) Membuka pintu dengan cepat menggunakan tangan dominan Anda. B) Keluar dari sisi pengemudi. C) Hanya memeriksa kaca spion sebelum mulai berkendara. D) Melatih teknik 'Dutch reach'.
A) Naik atau turun di tempat yang paling nyaman. B) Selalu ikuti antrean. C) Berlarilah untuk mengejar bus jika bus tersebut akan segera berangkat. D) Berdirilah dekat dengan tepi jalan, tanpa mempedulikan lalu lintas.
A) Sistem transmisi otomatis B) Sistem Kontrol Stabilitas Elektronik C) Konektivitas Bluetooth D) Kursi berpemanas
A) Buka pintu dengan cepat menggunakan tangan yang lebih dominan. B) Latih teknik 'Dutch reach'. C) Keluar dari sisi pengemudi. D) Periksa spion hanya setelah membuka pintu.
A) 25 persen B) 37 persen C) 50 persen D) 60 persen
A) Mengikat dengan tali B) Menggunakan kantong pengisi (dunnage bags) C) Menutup dengan terpal D) Menumpuk dengan rapat
A) Meningkatkan efisiensi bahan bakar. B) Meningkatkan visibilitas pengemudi. C) Meningkatkan berat muatan. D) Mencegah pergeseran muatan selama pengangkutan.
A) Asuransi komprehensif B) Asuransi tanggung jawab pihak ketiga C) Asuransi tabrak D) Asuransi bayar sesuai penggunaan (pay-as-you-drive)
A) Organisasi nirlaba B) Pemerintah C) Sektor swasta saja D) Warga negara secara individu
A) Operasi militer B) Lembaga pendidikan C) Program eksplorasi ruang angkasa D) Kebijakan pemerintah
A) Green Cross Code B) Think! C) Clunk Click Every Trip D) Berkendara ngebut. Tidak ada yang menganggap Anda hebat.
A) Kode Hijau (Green Cross Code). B) Dekade Aksi (Decade of Action). C) Think! D) Kampanye pengemudi yang bertugas (designated driver).
A) Menyeberang jalan di tempat penyeberangan yang sudah ditentukan. B) Berjalan di trotoar. C) Menggunakan lampu lalu lintas khusus untuk pejalan kaki. D) Menyeberang jalan di luar zebra cross atau tempat yang ditentukan mungkin dilarang.
A) "Clunk Click Every Trip" B) "Berkendara ngebut. Tidak ada yang menganggap Anda hebat." C) "Think!" D) "Dekade Aksi"
A) Gunakan helm sepeda. B) Hanya gunakan helm dalam kondisi cuaca tertentu. C) Hindari penggunaan perlengkapan pelindung apa pun. D) Gunakan helm hanya jika helm tersebut bergaya.
A) EuroRAP B) Inisiatif Keselamatan Jalan Raya Eropa C) EuroSafeRoads D) EuropeSafetyAssessment
A) 4 bintang B) 3 bintang C) 5 bintang D) 2 bintang
A) 90% B) 80% C) 70% D) 60%
A) 30% B) 40% C) 50% D) 20%
A) 10% B) 15% C) 21% D) 25%
A) California B) Florida C) Texas D) New York
A) 49% B) 59% C) 79% D) 69%
A) 10–20 tahun B) 25–35 tahun C) 15–29 tahun D) 30–44 tahun
A) 91% B) 75% C) 85% D) 81%
A) 50 negara B) 28 negara C) 40 negara D) 35 negara
A) 1965 B) 1991 C) 2013 D) 2020
A) 50 B) 37 C) 62 D) 34
A) International Municipal Signal Association B) The Automobile Association C) RoadPeace D) National Association of City Transportation Officials |