A) 1599 B) 1609 C) 1588 D) 1616
A) 100 B) 120 C) 154 D) 200
A) ABAB CDCD EFEF GG B) ABC ABC DEF DEF C) AABB CCDD EEFF GG D) ABBA ABBA CDE CDE
A) Daktilik dimeter B) Trokaik tetrameter C) Anapestik heksameter D) Iambik pentameter
A) Bangunan dari batu bata B) Patung-patung para pangeran C) Puisi itu sendiri D) Tugu peringatan perang
A) Komedi Ilahi karya Dante dan Kisah-kisah Canterbury karya Chaucer B) Aeneid karya Virgil dan Ilias karya Homerus C) Republik karya Plato dan Poetika karya Aristoteles D) Ode karya Horace dan Metamorfosis karya Ovidius
A) Puisi ini mengandung kontradiksi karena sebagian besar menggambarkan sosok pemuda tersebut secara samar. B) Puisi ini berfokus pada keabadian penyair itu sendiri. C) Puisi ini menjanjikan kehidupan abadi bagi penyair dan subjek puisi. D) Puisi ini secara jelas menggambarkan ciri-ciri fisik pemuda tersebut.
A) Dia berpendapat bahwa patung lebih tahan lama daripada puisi. B) Engle berpendapat bahwa puisi Shakespeare kurang unggul dibandingkan karya-karya kuno. C) Shakespeare menyatakan bahwa hanya kalangan bangsawan yang dapat mencapai keabadian. D) Shakespeare memberikan keabadian kepada orang lain melalui puisinya, berbeda dengan Horace dan Ovid yang mengklaimnya untuk diri mereka sendiri.
A) Julukan 'waktu yang menjijikkan' B) Kekuatan perang C) Keagungan monumen D) Keindahan pemuda
A) Kata tersebut secara metaforis merujuk pada sifilis dan dampaknya pada tubuh. B) Kata tersebut menyoroti ketahanan bangunan batu. C) Kata tersebut menandakan kemurnian monumen-monumen marmer. D) Kata tersebut menggambarkan proses pelapukan pada patung-patung batu.
A) Tokoh pembicara tidak peduli dengan hubungan entitas tersebut dengan orang yang dicintai. B) Tokoh pembicara memberikan keagungan pada entitas tersebut ketika dikaitkan dengan orang yang dicintai, tetapi mengejeknya jika tidak. C) Tokoh pembicara selalu memandang entitas tersebut dengan penghinaan. D) Tokoh pembicara hanya fokus pada atribut fisik entitas tersebut.
A) Ketidakelaksaan kematian B) Keagungan perang C) Keindahan alam D) Kata kunci: 'hidup'
A) Ia akan berhenti ada setelah kematiannya. B) Keberadaannya terbatas pada puisi itu sendiri. C) Pemuda itu hanya akan hidup secara fisik sampai hari Kiamat. D) Kehidupan 'sejati' dikaitkan dengan hari Kiamat, tetapi ia juga hidup dalam ingatan dan tatapan kekasih.
A) Teater Globe B) Gereja Westminster C) Museum Britania D) Perpustakaan Folger
A) Tulisan tangan bergaya 'Gotik' B) Tulisan tangan bergaya 'Italik' C) Tulisan tangan bergaya 'Sekretaris' D) Tulisan tangan bergaya 'Kursif'
A) "Waktu yang tidak terhormat" B) "Zaman keemasan" C) "Malam yang sunyi" D) "Musim semi abadi"
A) "Berkilau" B) "Jelas" C) "Hidup" D) "Tertutup noda"
A) Monumen tersebut bersinar lebih terang. B) Monumen tersebut dirayakan oleh semua orang. C) Monumen tersebut menjadi 'batu yang tidak dibersihkan dan ditutupi kotoran'. D) Monumen tersebut berubah menjadi patung emas.
A) Kematian B) Waktu C) Cinta D) Perang
A) "Melupakan" B) "Hidup" C) "Mengingat" D) "Mati"
A) Abad ke-19 B) Abad ke-18 C) Abad ke-16 D) Abad ke-17
A) Tinta coklat B) Tinta hitam C) Tinta merah D) Tinta biru
A) Menara London B) Gereja Holy Trinity, Stratford-upon-Avon C) Gereja Westminster D) Katedral St. Paul
A) Soneta 73 B) Soneta 55 C) Soneta 116 D) Soneta 18
A) Seorang penulis yang tidak diketahui B) William Shakespeare C) Robert Evans D) Richard Briers
A) Rangkaian puisi tentang Pemuda Tampan B) Rangkaian puisi tentang Reproduksi C) Rangkaian puisi tentang Penyair Saingan D) Rangkaian puisi tentang Wanita Gelap
A) Satu B) Dua C) Tiga D) Empat
A) Serangkaian puisi karya Shakespeare B) Surat-surat dari tokoh-tokoh sezaman C) Kumpulan soneta D) Dua naskah peringatan lainnya |