A) Albert Einstein B) Galileo Galilei C) Stephen Hawking D) Isaac Newton
A) 100.000.000 meter per detik B) 1.000.000.000 meter per detik C) 500.000.000 meter per detik D) 299.792.458 meter per detik
A) Panjang B) Massa C) Kecepatan cahaya D) Waktu
A) Kesetaraan massa-energi B) Hukum kekekalan momentum C) Gaya dan percepatan D) Energi potensial
A) Eter luminiferous B) Vakum kuantum C) Plasma D) Materi gelap
A) Massa benda tersebut tetap konstan. B) Massa benda tersebut menjadi nol. C) Massa benda tersebut menurun. D) Massa benda tersebut meningkat.
A) Dimensi alternatif. B) Perjalanan melalui waktu di ruang angkasa. C) Penggabungan ruang dan waktu menjadi satu kesatuan. D) Keterikatan kuantum.
A) Hukum inersia B) Hukum kekekalan energi C) Prinsip relativitas D) Keterikatan kuantum
A) Isaac Newton B) Galileo Galilei C) Albert Einstein D) James Clerk Maxwell
A) 1905 B) 1925 C) 1895 D) 1915
A) Hukum-hukum tersebut bergantung pada percepatan. B) Hukum-hukum tersebut berubah seiring dengan kecepatan. C) Hukum-hukum tersebut bersifat invarian (identik). D) Hukum-hukum tersebut bervariasi berdasarkan posisi pengamat.
A) Berjalan lebih cepat B) Tetap sama C) Berhenti D) Jam yang bergerak berjalan lebih lambat
A) Urutan mereka terbalik. B) Mereka menghilang. C) Mereka tetap terjadi secara bersamaan. D) Mereka terjadi pada waktu yang berbeda.
A) Tingkat universitas B) Tingkat sekolah dasar C) Tingkat sekolah menengah atas D) Tingkat pascasarjana
A) E=mc² B) E=m/c² C) E=c/m² D) E=mc
A) Geometri Newtonian B) Geometri Euclidean C) Geometri Lorentzian D) Geometri Galilean
A) c B) E C) m D) L
A) Transformasi Galilean B) Transformasi Lorentz C) Transformasi Newtonian D) Transformasi Euclidean
A) Koreksi relativistik B) Mekanika Newtonian C) Geometri Euclidean D) Transformasi Galilean
A) Jarak antara dua kejadian yang diukur oleh pengamat yang bergerak berbeda. B) Kecepatan tidak lagi hanya dijumlahkan secara sederhana. C) Kejadian yang tampak terjadi secara bersamaan bagi satu pengamat mungkin tidak terjadi secara bersamaan bagi pengamat lain. D) Waktu yang diukur antara dua kejadian oleh pengamat yang bergerak berbeda.
A) Pengamatan visual selalu melaporkan kejadian yang telah terjadi di masa lalu. B) Kejadian tampak terjadi secara bersamaan bagi semua pengamat. C) Dilatasi waktu tidak terjadi. D) Penyusutan panjang menjadi tidak berlaku.
A) Geometri Lorentzian B) Geometri Newtonian C) Geometri Euclidean D) Geometri Galilean
A) 1905 B) 1887 C) 1864 D) 1632
A) Eksperimen Maxwell B) Eksperimen Michelson-Morley C) Makalah Einstein tahun 1905 D) Eksperimen FitzGerald-Lorentz
A) 1864 B) 1915 C) 1887 D) 1907
A) Dengan menggunakan jam yang memiliki periodisitas seragam dalam kerangka acuan. B) Dengan menggunakan hanya koordinat spasial. C) Melalui pengukuran percepatan. D) Dengan mengamati perubahan kecepatan.
A) Kecepatan cahaya. B) Sebuah peristiwa. C) Sebuah kerangka acuan. D) Percepatan.
A) James Clerk Maxwell. B) Isaac Newton. C) Henri Poincaré. D) Albert Einstein.
A) Diagram Minkowski B) Diagram Galilean C) Diagram Newtonian D) Diagram Einstein
A) Kedua sumbu digambar secara vertikal B) Sumbu ct C) Tidak ada sumbu yang digambar secara vertikal D) Sumbu x
A) arctan(β) B) arcsin(β) C) arccos(β) D) arcsec(β)
A) Dilatasi waktu. B) Kesetaraan massa-energi. C) Kontraksi Lorentz. D) Efek Sagnac.
A) Seperti diam dalam kerangka acuan pengamat tersebut. B) Seperti bergerak lebih lambat dari kecepatan cahaya (c). C) Dalam garis lurus naik dan turun. D) Seperti bergerak mengikuti jalur zig-zag.
A) Isaac Newton. B) Albert Einstein. C) Paul Langevin. D) Niels Bohr.
A) Karena mereka berkomunikasi secara langsung selama perjalanan. B) Karena setiap kembar menerima semua sinyal yang dikirim oleh kembar lainnya, meskipun pengalaman mereka berbeda. C) Kembar yang melakukan perjalanan mengirim lebih banyak sinyal daripada yang diterimanya. D) Kembar yang diam tidak menerima sinyal apa pun.
A) Penjumlahan kecepatan relativistik B) Kontraksi panjang C) Dilatasi waktu D) Transformasi Lorentz
A) Δt' = Δt / γ B) Δx' = Δx / γ C) Δx = Δx' γ D) Δx' = Δx γ
A) Δx' ≠ 0 B) Δx = γΔx' C) Δt' = 0 D) Δt' ≠ 0
A) Efek dilatasi waktu B) Rotasi Thomas memberikan solusi C) Hanya kontraksi panjang D) Ketidakmungkinan perjalanan lebih cepat dari cahaya
A) Tidak ada pergeseran yang diprediksi. B) Pergeseran tersebut disebabkan oleh koreksi waktu cahaya. C) Pergeseran tersebut bergantung pada efek seret eter secara keseluruhan. D) Hal ini merupakan akibat dari aberasi cahaya.
A) Seretan eter sepenuhnya B) Koreksi waktu cahaya C) Seretan eter sebagian D) Aberasi cahaya relativistik
A) Frekuensi yang diterima tetap tidak berubah. B) Frekuensi yang diterima berkurang. C) Frekuensi yang diterima meningkat. D) Frekuensi bergantung pada mediumnya.
A) 3,1 detik B) 4 detik C) 2 detik D) 1,5 detik
A) 10 tahun B) 6,5 tahun C) 5 tahun D) 12 tahun
A) 100.000 tahun B) 40.000 tahun C) 80.000 tahun D) 58.000 tahun
A) 100.000 tahun B) 200.000 tahun C) 148.000 tahun D) 150.000 tahun
A) γ = tanh(φ). B) γ = sin(φ). C) γ = cosh(φ). D) γ tidak bergantung pada kecepatan relativistik.
A) A⋅B = A0B0 - A1B1 - A2B2 - A3B3. B) A⋅B = A0B0 + (A→ ⋅ B→). C) A⋅B = A0B0 - (A→ ⋅ B→). D) A⋅B = A0B0 + A1B1 + A2B2 + A3B3.
A) Vektor dapat dikatakan ortogonal, paralel, atau tegak lurus. B) Hanya jenis vektor mirip waktu dan mirip ruang yang mungkin. C) Jenis vektor ditentukan semata-mata oleh komponen spasialnya. D) Jenis vektor yang mungkin adalah: mirip waktu (timelike), mirip ruang (spacelike), atau nol (mirip cahaya/lightlike).
A) Relativitas umum B) Termodinamika C) Mekanika kuantum D) Perambatan gelombang
A) Potensi Newtonian B) Potensi Coulomb C) Potensi gravitasi D) Potensi Liénard–Wiechert
A) Persamaan Dirac B) Persamaan Schrödinger C) Persamaan Klein-Gordon D) Prinsip ketidakpastian Heisenberg
A) 1964 B) 2005 C) 1923 D) 1905
A) University of California Press B) TU Delft OPEN Books C) Princeton University Press D) Nauka, Moskow
A) Wolf, Peter; Petit, Gerard B) Darrigol, Olivier C) Alvager, T.; Farley, F. J. M.; Kjellman, J.; Wallin, L. D) Rindler, Wolfgang
A) Makna Relativitas B) Zur Elektrodynamik bewegter Körper C) Tentang Elektrodinamika Benda Bergerak D) Relativitas: Teori Khusus dan Teori Umum
A) Physics Letters B) Isis C) Physical Review A D) Scholarpedia
A) Sergey Stepanov B) Paul Tipler C) Lawrence Sklar D) Harvey R. Brown
A) Mekanika dan Relativitas B) Mekanika Klasik dan Relativitas Khusus C) Dunia Relativitas D) Fisika Modern (Edisi ke-4)
A) Rindler, Wolfgang B) Wolf, Peter; Petit, Gerard C) Alvager, T.; Farley, F. J. M. D) Darrigol, Olivier
A) 2026 B) 2005 C) 2018 D) 1977
A) TU Delft OPEN Publishing B) Princeton University Press C) Oxford University Press D) De Gruyter
A) Wolf, Peter; Petit, Gerard B) Alvager, T.; Farley, F. J. M. C) Rindler, Wolfgang D) Darrigol, Olivier
A) Wolfgang Rindler B) Peter Wolf; Gerard Petit C) Olivier Darrigol D) T. Alvager
A) Richard Feynman B) Stephen Hawking C) Carl Sagan D) Robert Katz
A) Kalkulator Relativitas: Relativitas Khusus B) MathPages – Refleksi tentang Relativitas C) Catatan Hogg tentang Relativitas Khusus D) Bondi K-Calculus
A) Foundations karya Greg Egan B) Audio: Cain/Gay (2006) – Astronomy Cast C) Kalkulator Relativitas: Relativitas Khusus D) Einstein Online
A) Catatan Hogg tentang Relativitas Khusus B) SpecialRelativity.net C) Kalkulator Relativitas: Relativitas Khusus D) MathPages – Refleksi tentang Relativitas
A) Audio: Cain/Gay (2006) – Astronomy Cast B) Catatan Hogg tentang Relativitas Khusus C) Cahaya Einstein D) Kalkulator Relativitas: Relativitas Khusus
A) Simulasi Relativitas Khusus Warp B) lightspeed C) Relativitas Real-Time D) Melalui Mata Einstein
A) Melalui Mata Einstein B) Simulasi Relativitas Khusus Warp C) Relativitas dalam Waktu Nyata D) Kecepatan Cahaya |