A) Sebuah titik yang sangat panas dan padat B) Kekosongan yang hampa C) Sebuah cakram datar D) Sebuah galaksi yang sudah terbentuk sepenuhnya
A) Teori Kuantum B) Teori String C) Teori Keadaan Stabil (Steady State) D) Teori Big Bang
A) Albert Einstein B) Georges Lemaître C) Isaac Newton D) Stephen Hawking
A) Letusan gunung berapi B) Penemuan arkeologis C) Catatan fosil D) Radiasi gelombang mikro kosmik
A) Stagnasi B) Inflasi C) Gaya tarik D) Kontraksi
A) Neutrino B) Quark C) Foton D) WIMP (Partikel Masif yang Berinteraksi Lemah)
A) Horizon Peristiwa B) Peluruhan C) Nebula D) Singularitas
A) Voyager B) COBE (Cosmic Background Explorer) C) Rover Mars D) Teleskop Luar Angkasa Hubble
A) Menciut B) Stagnan C) Berbalik arah D) Mengembang
A) 15 miliar tahun lalu. B) 10 miliar tahun lalu. C) 13,787 ± 0,02 miliar tahun lalu. D) 20 miliar tahun lalu.
A) Albert Einstein pada awal tahun 1900-an. B) Edwin Hubble pada tahun 1929. C) Fisikawan Alexander Friedmann pada tahun 1922. D) Georges Lemaître pada tahun 1931.
A) Galaksi-galaksi bergerak menjauh dari Bumi dengan kecepatan yang meningkat seiring dengan jarak. B) Galaksi-galaksi tetap diam relatif satu sama lain. C) Alam semesta menyusut seiring waktu. D) Alam semesta selalu dalam keadaan statis.
A) Pembentukan lubang hitam. B) Perlambatan ekspansi kosmik. C) Pembentukan partikel materi gelap. D) Percepatan ekspansi alam semesta.
A) Alam semesta selalu dalam keadaan statis. B) Alam semesta mengalami penyusutan. C) Ekspansi alam semesta semakin cepat. D) Galaksi-galaksi tetap berada pada posisi relatif yang sama satu sama lain.
A) Model inflasi. B) Model keadaan stabil (steady-state). C) Model Big Bang. D) Model siklik.
A) Keuniversalitas hukum-hukum fisika B) Asumsi fluida sempurna C) Teori relativitas umum D) Prinsip kosmologis
A) Prinsip kosmologis B) Relativitas umum C) Model fluida sempurna D) Konstanta struktur halus
A) 10⁻⁷ B) 10⁻⁵ C) 10⁻³ D) 10%
A) 50% ketidakseragaman B) 100% keseragaman C) Sekitar 10% ketidakseragaman D) 1% ketidakseragaman
A) Materi tersebut memiliki viskositas tinggi. B) Materi tersebut tidak seragam. C) Materi tersebut hanya terdiri dari energi gelap. D) Materi tersebut dapat dimodelkan sebagai fluida sempurna.
A) Materi gelap B) Energi gelap C) Materi barionik D) Materi bercahaya
A) 100% B) 5% C) 68% D) 27%
A) Usia alam semesta yang terbatas. B) Keberadaan materi gelap. C) Kecepatan cahaya saat bergerak. D) Cahaya yang dipancarkan saat ini mungkin tidak akan pernah mencapai objek yang sangat jauh.
A) Transisi fase pemecahan simetri B) Anihilasi massa C) Rekombinasi D) Nukleosintesis Big Bang (BBN)
A) Transisi fase termal B) Transisi fase kuantum C) Transisi fase yang melanggar simetri D) Transisi fase gravitasi
A) Energi gelap B) Materi baryonik C) Foton D) Partikel antimateri
A) 60% B) 73% C) 50% D) 85%
A) Albert Einstein B) Georges Lemaître C) Astronom Fred Hoyle D) Edwin Hubble
A) 1931 B) 1953 C) 1927 D) Maret 1949
A) Edwin Hubble B) Alexander Friedmann C) Georges Lemaître D) Vesto Slipher
A) Vesto Slipher B) Alexander Friedmann C) Edwin Hubble D) Georges Lemaître
A) Edwin Hubble B) Fred Hoyle C) Arthur Eddington D) Georges Lemaître
A) Robert Herman B) Ralph Alpher C) Fred Hoyle D) George Gamow
A) a² + b² = c² B) v = H₀D C) F = ma D) E = mc²
A) 100 km/s/Mpc B) 30 km/s/Mpc C) 50 km/s/Mpc D) 70,4 ± 1,3 km/s/Mpc
A) 1978 B) 1989 C) 2003 D) 1964
A) 372±14 ribu tahun B) 2,726 K C) 3.000 K D) 2,7255 K
A) 372±14 ribu tahun B) Sekitar 2,7255 Kelvin C) 3.000 Kelvin D) 2,726 Kelvin
A) Uranium-238, Thorium-232, Timbal-206 B) Besi-56, Silikon-28, Magnesium-24 C) Helium-4, Helium-3, Deuterium, Lithium-7 D) Karbon-12, Nitrogen-14, Oksigen-16
A) Deuterium B) Helium-3 C) Helium-4 D) Lithium-7
A) 10–15% B) 20–30% C) 40–50% D) 5–10%
A) Gelombang gravitasi purba B) Radiasi latar gelombang mikro kosmik C) Penggabungan lubang hitam D) Partikel materi gelap
A) Masalah cakrawala (horizon problem) B) Asimetri baryon C) Radiasi latar gelombang mikro kosmik D) Energi gelap (dark energy)
A) Hubungan antara pergeseran merah dan besaran untuk supernova tipe Ia B) Frekuensi lensa gravitasi C) Osilasi akustik baryon D) Radiasi latar gelombang mikro kosmik
A) 23% B) 4,6% C) Kurang dari 1% D) 73%
A) 50% B) Hingga 90% C) 10% D) 25%
A) Pengamatan langsung B) Eksperimen tumbukan partikel C) Radiasi elektromagnetik D) Bukti tidak langsung
A) Mengamati emisi cahaya B) Eksperimen laboratorium C) Mengukur radiasi gelombang mikro kosmik D) Menganalisis kecepatan gugus galaksi
A) Pengukuran ini memodifikasi hukum gravitasi. B) Pengukuran ini membantu mempelajari gugus galaksi. C) Pengukuran ini mengukur kerapatan materi yang terlihat. D) Pengukuran ini mendeteksi partikel materi gelap secara langsung.
A) Keadaan akhir yang pasti B) Skala waktu yang tak terbatas C) Di luar alam semesta yang dapat diamati D) Durasi yang terbatas
A) Telur kosmik B) Singularitas kuantum C) Ylem D) Atom purba
A) Persamaan-persamaan tersebut hanya berlaku untuk lubang hitam. B) Persamaan-persamaan tersebut didasarkan pada asumsi yang salah. C) Persamaan-persamaan tersebut tidak memperhitungkan energi gelap. D) Karena suhu mendekati skala Planck, yang memerlukan pendekatan gravitasi kuantum. |