A) 1990 B) 1993 C) 1989 D) 1991
A) Leonid Brezhnev B) Mikhail Gorbachev C) Boris Yeltsin D) Nikita Khrushchev
A) Perestroika B) Kolektivisasi C) Detente D) Glasnost
A) Mengurangi pengeluaran militer. B) Meningkatkan transparansi dan kebebasan informasi. C) Memperluas wilayah Uni Soviet. D) Memperkuat Partai Komunis.
A) Pemberontakan Tentara Merah B) Kudeta Agustus C) Pemberontakan di Moskow D) Bencana Chernobyl
A) Lithuania B) Georgia C) Armenia D) Ukraina
A) 1 Januari 1992 B) 15 Februari 1992 C) 7 November 1991 D) 26 Desember 1991
A) Pembentukan Pakta Warsawa. B) Penguatan partai-partai komunis di seluruh dunia. C) Peningkatan kehadiran militer di Eropa. D) Munculnya 15 negara merdeka.
A) Perjanjian Versailles B) Perjanjian NATO C) Perjanjian Pakta Warsawa D) Perjanjian Belavezha
A) Mikhail Gorbachev B) Leonid Brezhnev C) Boris Yeltsin D) Vladimir Putin
A) Pertumbuhan pesat B) Kemunduran C) Hiperinflasi D) Deflasi
A) Persatuan yang harmonis B) Peningkatan imigrasi C) Ketegangan etnis D) Hak pilih universal
A) Optimisme yang hati-hati B) Keterangan yang langsung bermusuhan C) Intervensi militer D) Ketidakpedulian
A) 1989 B) 1986 C) 1985 D) 1991
A) Pakta Warsawa B) NATO C) Uni Eropa D) Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS)
A) Skylab B) Salyut C) Stasiun Luar Angkasa Internasional D) Mir
A) Runtuhnya Tembok Berlin B) Bencana nuklir Chernobyl C) Pengenalan kebijakan Perestroika D) KTT Reykjavik
A) Estonia B) Rusia C) Ukraina D) Latvia
A) Ukraina B) Lituania C) Belarusia D) Rusia
A) Kapitalisme B) Ekonomi terpusat C) Pasar bebas D) Ekonomi campuran
A) Perang Bosnia B) Konflik Ceko-Jerman C) Perang India-Pakistan D) Konflik Nagorno-Karabakh
A) Revolusi Bernyanyi B) Revolusi Beludru C) Gerakan Musim Semi D) Revolusi Merah
A) Fasisme B) Kapitalisme C) Nasionalisme D) Komunisme
A) Tidak memiliki dampak signifikan. B) Memperkuat rezim komunis. C) Memicu perdebatan tentang pengendalian dan keamanan. D) Meningkatkan kerja sama militer dengan Barat.
A) Oligarki B) Monarki C) Negara dengan satu partai D) Demokrasi
A) SEATO B) Pakta Warsawa C) Pasukan Sekutu D) NATO
A) Latvia B) Estonia C) Lithuania D) Chechnya
A) Peningkatan lapangan kerja B) Peningkatan kemiskinan C) Peningkatan tingkat literasi D) Kemajuan dalam bidang kesehatan
A) Moskwa B) Kyiv C) Tbilisi D) Vilnius
A) Persatuan politik B) Tata kelola yang kuat C) Ketidakstabilan ekonomi D) Ketersediaan sumber daya yang melimpah
A) Aliansi militer B) Kerja sama ekonomi C) Dialog politik D) Pertukaran budaya
A) Ukraina B) Estonia C) Lithuania D) Armenia
A) Partai Demokrat Sosial B) Partai Progresif C) Partai Komunis D) Partai Nasional
A) Peningkatan persaingan senjata B) Kebijakan isolasi C) Penguatan Blok Timur D) Peningkatan hubungan dengan negara-negara Barat
A) Glasnost B) Desentralisasi C) Perestroika D) Kolektivisasi
A) 1991 B) 1989 C) 1990 D) 1985
A) 1979 B) 1990 C) 1983 D) 1985
A) Dukungan terhadap komunisme B) Keinginan untuk kemerdekaan C) Peningkatan kekuatan Soviet D) Kemakmuran ekonomi |