A) Untuk menghitung kapasitas beban lalu lintas permukaan jalan B) Untuk menilai ketahanan struktur terhadap gempa bumi C) Untuk mengukur pH tanah D) Untuk menentukan kadar air optimal untuk pemadatan tanah
A) Komposisi kimia B) Kemampuan untuk memungkinkan air mengalir melalui tanah C) Indeks pemadatan D) Kekuatan saat menerima tekanan
A) Uji pemadatan Proctor B) Uji geser langsung C) Uji batas Atterberg D) Analisis ayakan
A) Warna B) Ukuran partikel dan plastisitas C) Modulus elastisitas D) Kepadatan
A) Beban puntir B) Beban vertikal C) Beban lateral D) Beban dinamis
A) Untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan mengurangi dampaknya. B) Untuk merancang elemen-elemen arsitektur. C) Untuk meningkatkan estetika proyek. D) Untuk memperkirakan biaya konstruksi.
A) Pencegahan kebocoran B) Pemanasan dan pendinginan C) Desain pencahayaan D) Pemadatan dan penguatan
A) Fondasi dangkal B) Fondasi tiang pancang C) Fondasi plat D) Fondasi rakit
A) Mengukur pH tanah. B) Menganalisis aliran air tanah. C) Menopang beban struktural. D) Memperkuat tanah, memisahkan material, dan menyediakan sistem drainase.
A) Berat jenis B) Indeks plastisitas C) Kekuatan geser D) Batas Atterberg
A) Dinding pancang B) Dinding gravitasi C) Dinding beton bertulang D) Dinding cantilever
A) Mengarahkan aliran air hujan. B) Mencegah pergerakan dan erosi tanah. C) Meningkatkan kesuburan tanah. D) Meningkatkan kepadatan tanah.
A) Mekanika sipil B) Dinamika tanah C) Rekayasa geoteknik D) Rekayasa geologi
A) Teknik sipil B) Teknik mesin C) Teknik lingkungan D) Teknik kimia
A) Geofisika B) Geologi C) Termodinamika D) Hidrologi
A) Abad ke-19 B) Abad ke-20 C) Abad ke-18 D) Minimal pada tahun 2000 SM
A) Bangsa Mesopotamia Kuno B) Bangsa Mesir Kuno C) Bangsa Yunani Kuno D) Peradaban Lembah Indus
A) Christian Otto Mohr B) Charles Coulomb C) Henry Darcy D) Henri Gautier
A) Hukum Darcy B) Teori tekanan tanah Coulomb C) Teori Mohr-Coulomb D) Teori tekanan tanah Rankine
A) Teori Mohr-Coulomb B) Hukum Darcy C) Teori tekanan tanah Rankine D) Prinsip tegangan efektif
A) Charles Coulomb B) Karl von Terzaghi C) Henry Darcy D) William Rankine
A) Pengujian penetrasi standar menggunakan alat pengambilan sampel "split spoon" berdinding tebal. B) Pengeboran dengan diameter besar. C) Alat pengambilan sampel piston dengan tabung berdinding tipis. D) Alat pengambilan sampel blok Sherbrooke.
A) Alat pengambilan sampel piston. B) Pengambilan sampel inti dari tanah beku. C) Uji penetrasi standar. D) Alat pengambilan sampel balok Sherbrooke.
A) Alat pengambilan sampel tipe Sherbrooke. B) Pengambilan sampel dengan piston. C) Pengeboran dengan diameter besar. D) Uji penetrasi standar.
A) Uji penetrasi standar. B) Alat pengambilan sampel tipe Sherbrooke. C) Pengeboran dengan diameter besar. D) Alat pengambilan sampel piston.
A) Penguatan dengan bahan geosintetik seperti geosel dan geogrid. B) Menyebarkan beban ke area yang lebih luas. C) Meningkatkan daya dukung tanah. D) Menggunakan papan kayu.
A) Ketika lereng tersebut digunakan untuk pembangunan. B) Ketika lereng tersebut benar-benar datar. C) Ketika lereng tersebut tidak memiliki vegetasi. D) Ketika faktor-faktor tertentu mempengaruhinya, sehingga awalnya lereng tersebut stabil.
A) Gedung bertingkat tinggi. B) Terowongan bawah tanah. C) Kolam alami. D) Lereng yang direkayasa.
A) Geometri antarmuka yang kompleks. B) Geometri antarmuka yang disederhanakan. C) Sejumlah tak terbatas lapisan tanah. D) Tidak adanya lereng sama sekali.
A) Balk kayu. B) Batang logam. C) Jaring geotekstil (geogrid). D) Pelat beton.
A) Jalan raya. B) Isolasi kabel listrik. C) Struktur penahan tanah. D) Bendungan.
A) Jalan raya B) Jembatan C) Platform minyak D) Bendungan
A) Mengabaikan faktor-faktor lingkungan. B) Mencapai efisiensi yang lebih tinggi secara keseluruhan tanpa mengorbankan keselamatan. C) Meminimalkan biaya dengan segala cara. D) Memaksimalkan kompleksitas struktur.
A) Rencana anggaran yang rinci. B) Desain yang mempertimbangkan kondisi yang paling mungkin terjadi. C) Laporan dampak lingkungan. D) Garis besar proyek yang bebas risiko.
A) Mengabaikan perbedaan atau ketidaksesuaian. B) Menghentikan pembangunan secara permanen. C) Melakukan modifikasi desain berdasarkan kondisi aktual. D) Melanjutkan pekerjaan tanpa perubahan. |