Flatland, karya Edwin A. Abbott - Kuis
- 1. Flatland: A Romance of Many Dimensions adalah sebuah novella satir yang ditulis oleh Edwin A. Abbott, pertama kali diterbitkan pada tahun 1884. Cerita ini berlatar di dunia dua dimensi yang dihuni oleh bentuk-bentuk geometris, di mana hierarki sosial didasarkan pada jumlah sisi yang dimiliki. Tokoh utama, sebuah persegi sederhana, menceritakan pengalamannya di Flatland, yang menggambarkan struktur kelas yang kaku dalam masyarakatnya, yang melakukan diskriminasi terhadap wanita (yang digambarkan sebagai garis lurus) dan kelas bawah (yang digambarkan oleh poligon dengan jumlah sisi yang lebih sedikit). Narasi ini mengambil alur yang fantastis ketika persegi tersebut bertemu dengan makhluk tiga dimensi, yaitu sebuah bola, yang mengungkapkan keberadaan dimensi ketiga. Penyingkapan ini menantang persepsi realitas persegi tersebut dan mendorongnya untuk mempertanyakan batasan keberadaannya yang dua dimensi. Karya Abbott berfungsi sebagai alegori untuk keterbatasan pemahaman manusia dan sifat dimensi, sekaligus mengkritik norma-norma sosial dan perbedaan kelas di Inggris Victoria. Melalui ilustrasi yang cerdas dan humor, Flatland mengajak pembaca untuk mempertimbangkan dimensi pemikiran dan keberadaan yang lebih luas, menjadikannya sebuah karya fiksi spekulatif dan refleksi filosofis yang abadi.
Bagaimana penampilan bentuk dari kelas yang lebih tinggi di Flatland?
A) Lebar dasar B) Luas area C) Lebih banyak sisi D) Tinggi lebih tinggi
- 2. Siapa yang mengunjungi narator dari dimensi lain?
A) Sebuah lingkaran B) Sebuah kubus C) Sebuah bola D) Sebuah segitiga
- 3. Apa yang terjadi pada narator di akhir cerita?
A) Dia naik ke dimensi yang lebih tinggi. B) Dia dieksekusi. C) Dia dipenjara. D) Dia diakui sebagai seorang pahlawan.
- 4. Gaya narasi seperti apa yang digunakan dalam buku Flatland?
A) Orang ketiga B) Surat-menyurat C) Orang kedua D) Orang pertama
- 5. Apa yang diwakili oleh interaksi narator dengan Bola (Sphere)?
A) Keinginan untuk memiliki kekuasaan B) Kebingungan C) Ketakutan akan hal yang tidak diketahui D) Perluasan pemahaman
- 6. Apa yang dipelajari oleh narator tentang hakikat realitas?
A) Hal itu bersifat mutlak. B) Hal itu ditentukan oleh keyakinan. C) Hal itu dapat dibatasi oleh sudut pandang. D) Hal itu selalu bersifat dualistik (memiliki dua sisi).
A) Sebuah dunia tiga dimensi B) Sebuah dunia satu dimensi C) Sebuah ruang imajiner D) Sebuah dunia dua dimensi
- 8. Aspek apa dari Flatland yang paling membatasi bagi para penghuninya?
A) Status ekonomi B) Aturan sosial C) Tingkat pendidikan D) Kurangnya kesadaran dimensi
- 9. Apa dimensi utama dalam Flatland?
A) Empat dimensi B) Satu dimensi C) Tiga dimensi D) Dua dimensi
- 10. Apa yang dikritik oleh penulis, Edwin A. Abbott, melalui Flatland?
A) Masyarakat Victoria B) Seni C) Komunitas ilmiah D) Sastra
- 11. Apa yang memicu petualangan narator di luar Flatland?
A) Sebuah pertemuan B) Sebuah festival C) Sebuah mimpi D) Sebuah pencarian
- 12. Apa konsekuensi menjadi seorang 'wanita' di Flatland?
A) Perhatian yang lebih besar B) Status sosial yang lebih rendah C) Kebebasan penuh D) Kekuasaan yang lebih besar
- 13. Di Flatland, bentuk apa yang melambangkan kelas atas?
A) Segitiga B) Lingkaran C) Pentagon D) Persegi
- 14. Bagaimana Abbott menggunakan bentuk-bentuk untuk merepresentasikan ide-ide yang berbeda?
A) Sebagai tokoh-tokoh sejarah B) Sebagai metafora untuk hierarki sosial C) Sebagai konsep-konsep abstrak D) Sebagai deskripsi literal tentang geometri
|