A) Hipertensi B) Penyakit arteri koroner C) Osteoartritis D) Migrain
A) Untuk memperbaiki kelainan pada katup jantung. B) Untuk meningkatkan aliran darah ke otot jantung. C) Untuk menghilangkan gumpalan darah dari jantung. D) Untuk mengendalikan irama jantung yang tidak normal.
A) Ginjal B) Paru-paru C) Hati D) Otak
A) Appendektomi B) Lobektomi C) Kolesistektomi D) Gastroektomi
A) Penyakit refluks gastroesofagus B) Hipertensi C) Fibrilasi atrium D) Penyempitan aorta
A) Untuk mengurangi trauma dan mempercepat pemulihan. B) Untuk menghilangkan gumpalan darah dari jantung. C) Untuk mengobati apnea tidur. D) Untuk memperbaiki cedera pada paru-paru.
A) Trakea B) Kandung kemih C) Tali pusar D) Diafragma
A) Sinar-X B) Tes gula darah C) Elektrokardiogram (EKG) D) Pemindaian MRI
A) Kanker paru-paru B) Eksim C) Nyeri siku akibat penggunaan berlebihan (tenis elbow) D) Ulkus lambung
A) Arteri koroner B) Arteri pulmonalis C) Aorta D) Vena hepatika
A) Untuk membantu proses pencernaan. B) Untuk mengalirkan udara menuju dan dari paru-paru. C) Untuk memompa darah ke seluruh tubuh. D) Untuk mengatur suhu tubuh.
A) Nilon B) Sutra C) Polipropilena D) Katun
A) Menurunkan kadar kolesterol. B) Mengontrol tekanan darah. C) Meningkatkan fungsi ginjal. D) Memulihkan ritme jantung yang normal.
A) Sayatan untuk operasi laparoskopi B) Sayatan untuk operasi usus buntu (apendektomi) C) Sayatan untuk operasi caesar D) Sayatan sternotomi median
A) Menunjukkan depolarisasi atrium. B) Menunjukkan repolarisasi ventrikel. C) Menunjukkan relaksasi atrium. D) Mencerminkan depolarisasi ventrikel.
A) Dokter bedah ortopedi B) Dokter spesialis saraf C) Dokter bedah kardiotoraks D) Dokter spesialis kulit
A) Ultrasonografi B) MRI (Magnetic Resonance Imaging) C) Pemindaian CT (Computed Tomography) D) Sinar-X
A) Untuk menstabilkan kadar gula darah. B) Untuk membantu pernapasan. C) Untuk mendukung fungsi jantung pada pasien dengan gagal jantung stadium lanjut. D) Untuk mengobati batu ginjal. |