A) Kunci B) Skala C) Akord D) Interval
A) Triad B) Harmoni C) Interval D) Oktaf
A) Kres (tanda kres) B) Doppel kres (tanda doppel kres) C) Mol (tanda mol) D) Besi (tanda besi)
A) Menentukan tanda birama. B) Menunjukkan nada dasar dari sebuah karya musik. C) Menunjukkan dinamika (tingkat keras lembut). D) Menunjukkan perubahan tempo.
A) Nada dasar B) Nada median C) Nada subdominan D) Nada dominan
A) Intonasi B) Orkestrasi C) Transposisi D) Sinkopasi
A) Natural B) Flat C) Double Flat D) Sharp
A) Nada B) Ritme C) Dinamika D) Tempo
A) Diminuendo B) Ritardando C) Decrescendo D) Krescendo
A) Mengkaji sistem penyetelan, metode komposisi, dan aspek praktis dari penampilan. B) Menganalisis karya-karya individual, membandingkan penampilan musik, dan mempelajari instrumen-instrumen bersejarah. C) Mengeksplorasi produksi suara elektronik, teknik improvisasi, dan metode orkestrasi. D) Memahami notasi musik, mempelajari pandangan para ahli tentang musik dari zaman kuno hingga sekarang, dan mendefinisikan proses dalam musikologi.
A) Pendekatan ini hanya mempelajari musik modern, mengabaikan perspektif sejarah. B) Pendekatan ini dimulai dengan materi dasar, bukan dengan karya atau pertunjukan individu. C) Pendekatan ini menekankan improvisasi daripada metode komposisi. D) Pendekatan ini berfokus pada produksi suara elektronik, bukan pada instrumen tradisional.
A) Hanya risalah tertulis tentang notasi musik. B) Metode dan konsep yang digunakan oleh komposer dan musisi dalam menciptakan dan memainkan musik. C) Studi eksklusif tentang produksi suara elektronik. D) Analisis komparatif tentang berbagai budaya musik.
A) Hanya pengalaman praktis dalam membawakan musik. B) Pendidikan universitas, biasanya hingga tingkat Magister (MA) atau Doktor (PhD). C) Gelar di bidang akustik musik secara eksklusif. D) Pengalaman dalam produksi suara elektronik.
A) Terutama teknik improvisasi. B) Hanya analisis komparatif. C) Matematika, analisis grafis, dan notasi musik Barat. D) Hanya metode deskriptif dan statistik.
A) Seorang komposer yang berspesialisasi dalam produksi suara elektronik. B) Seorang individu yang fokus sepenuhnya pada akustik musik. C) Seseorang yang melakukan penelitian atau mengajar teori musik. D) Seseorang yang hanya menampilkan musik (sebagai seorang pemain).
A) Mesopotamia B) Mesir C) Roma D) Yunani
A) Gulungan papirus B) Ukiran batu C) Lempengan tanah liat D) Pelat logam
A) Sebelum tahun 500 SM B) Sebelum tahun 1500 SM C) Sebelum tahun 200 M D) Sebelum tahun 1000 SM
A) Plato B) Herodotus C) Sam Mirelman D) Aristoteles
A) Jumlah mode musik. B) Jumlah alat musik. C) Skala pentatonik, yang terutama menggunakan skala dengan 5 nada. D) Jumlah nada dalam sebuah skala.
A) Shierlü B) Nada burung Phoenix C) Lülü D) Huangzhong, yang berarti 'Lonceng Kuning'
A) Cleonides B) Nicomachus dari Gerasa C) Ptolemaios D) Aristoxenus
A) Porphyrius B) Ptolemaios (Πτολεμαίος), Claudius C) Aristoxenus D) Nicomachus dari Gerasa
A) Abad ke-2 Masehi B) Abad ke-3 atau ke-4 Masehi C) 100–150 Masehi D) Abad ke-4 Masehi atau kemudian
A) Pengantar Seni Musik [Introduction to the Art of Music] B) Pendahuluan Harmoni [Harmonic Introduction] C) Elemen-elemen Harmoni [Harmonic Elements] D) Pengantar Harmoni [Introduction to Harmonics]
A) Aristoxenus B) Nicomachus dari Gerasa C) Bacchius Geron D) Porphyrius
A) Abad ke-3 atau ke-4 Masehi B) Abad ke-2 Masehi C) Abad ke-4 hingga ke-5 Masehi D) 100–150 Masehi
A) 428–347 SM B) sekitar 232~233 – sekitar 305 Masehi C) 100–150 Masehi D) 127–148 Masehi
A) Erhu B) Pipa C) Dizi D) Guzheng
A) Abū Yūsuf Ya'qūb al-Kindi B) al-Fārābi C) Boethius D) Safi al-Din al-Urmawi
A) Musik Arab B) Menyanyikan dengan nada C) Sejarah musik Arab, asal-usul, dan perkembangannya D) Zamzama e wahdat-i-mῡsῑqῑ
A) Bāqiyā Nāyinῑ B) Pendeta Thomas Symmes C) Baron Francois Rodolphe d'Erlanger D) Tidak ada satu pun dari yang disebutkan di atas
A) Solfège 'fa, sol, la' B) Solfège 'do, re, mi' C) Tidak ada jawaban di atas yang benar D) Solfège 'ti, do, re'
A) Pendeta Thomas Symmes B) Tidak ada jawaban di atas yang benar C) Baron Francois Rodolphe d'Erlanger D) Bāqiyā Nāyinῑ
A) 1900 B) 1800 C) 1750 D) 1720
A) 1750–1900 B) Masa Renaisans C) Masa Barok D) Abad ke-19
A) Budaya Timur Tengah B) Budaya Afrika C) Budaya Asia Tengah D) Budaya Eropa
A) Interval kelima B) Oktaf C) Unison (kesamaan nada) D) Interval ketiga
A) 440 Hz B) 450 Hz C) 435 Hz D) 432 Hz
A) Lima belas B) Dua belas C) Tujuh D) Delapan
A) Oktaf B) Nada utuh C) Setengah langkah D) Interval minor ketiga
A) Claude Debussy B) Arnold Schoenberg C) Johann Sebastian Bach D) Ludwig van Beethoven
A) Monofoni B) Poliritmi C) Sinkopasi D) Homofoni
A) Volume B) Instrumentasi C) Tempo D) Konteks
A) Homofoni B) Poliritme C) Sinkopasi D) Monofoni
A) Sebuah ritme B) Sebuah tangga nada C) Sebuah akor D) Sebuah melodi
A) Progresi B) Inversi C) Triad D) Sequens
A) Urutan arpeggio B) Pola tangga nada C) Garis melodi D) Urutan akord
A) Kontrapung B) Melodi C) Harmoni D) Polifoni
A) Kontrapung B) Harmoni C) Melodi D) Polifoni
A) Periode praktik umum musik klasik B) Harmoni jazz C) Semua jawaban di atas D) Musik Baroque
A) Akor utama B) Akor dasar C) Akor yang diperluas D) Akor sederhana
A) Garis melodi B) Progresi harmoni C) Angka Romawi D) Pola ritmis
A) Homofoni B) Monofoni C) Polifoni D) Kontrapung
A) Tekstur B) Harmoni C) Akord D) Melodi
A) Nada B) Ritme C) Warna D) Volume
A) Cerah, tumpul, nyaring, dll. B) Tinggi, rendah, tajam, datar. C) Cepat, lambat, keras, lembut. D) Mayor, minor, mayor ketujuh.
A) Sul tasto B) Cuivre C) Dolce D) Marcato
A) Decrescendo (>) B) Staccato (.) C) Marcato (^) D) Crescendo (<)
A) piano (p) B) sforzando (sfz) C) forte (f) D) mezzo piano (mp)
A) legato B) tenuto C) staccatissimo D) marcato
A) mezzo forte (mf) B) sforzando (sfz) C) pianissississimo (pppp) D) forte (f)
A) tenuto B) staccato C) legato D) spiccato
A) portato B) legato C) staccatissimo D) marcato
A) "mezzo forte", yang berarti cukup keras. B) "sforzando" C) "forte" diikuti oleh "piano". D) "piano" diikuti oleh "forte".
A) sforzando (sfz) B) fortississimo (ffff) C) pianissimo (pp) D) mezzo piano (mp)
A) mezzo forte (mf) B) forte (f) C) sforzando (sfz) D) piano (p)
A) peningkatan volume secara bertahap B) serangan yang keras diikuti dengan penurunan volume yang tiba-tiba C) dinamika yang cukup keras D) penurunan tiba-tiba menjadi volume yang pelan
A) staccato B) tenuto C) marcato D) legato
A) Dua suara, satu memainkan nada dasar (drone) dan yang lainnya memainkan melodi. B) Satu melodi utama dengan iringan ritmis. C) Akord yang mengiringi sebuah melodi. D) Beberapa melodi independen yang dimainkan secara bersamaan.
A) David Lewin B) Adolf Bernhard Marx C) Ian Bent D) Heinrich Schenker
A) Progresi akor. B) Operasi dominan. C) Interval musik. D) Ruang tonal (harmoni).
A) Interval musik. B) Ritme sebenarnya dari musik tersebut. C) Hubungan hierarkis antara peristiwa nada. D) Progresi akor.
A) Hubungan antara elemen-elemen musik. B) Struktur dari elemen-elemen musik. C) Teknik analisis Schenkerian. D) Ruang nada dalam musik.
A) Heinrich Schenker B) Adolf Bernhard Marx C) Ian Bent D) David Lewin
A) Improvisasi B) Pengulangan C) Ritme D) Harmoni
A) Ritme B) Triad minor C) Skala natural (skala asli) D) Arpeggio
A) Bentuk musik B) Instrumen yang digunakan C) Subjek pembahasan D) Tempo
A) Sebuah lapangan hingga (finite field) B) Sebuah ring (cincin) C) Sebuah grup abelian bebas D) Sebuah ruang vektor
A) Alam tidak memiliki hubungan dengan matematika. B) Alam itu sendiri sangatlah matematis. C) Pengaruh alam terhadap musik bersifat murni estetika. D) Alam hanya memengaruhi biologi, bukan musik.
A) Aljabar abstrak B) Aljabar Boolean C) Aljabar linear D) Aljabar diferensial
A) Serialisme total B) Serialisme berganda C) Serialisme umum D) Teknik dua belas nada
A) Milton Babbitt B) Allen Forte C) Arnold Schoenberg D) Howard Hanson
A) {1 4 8} B) {0 3 7} C) {2 5 9} D) {0 4 7}
A) Serialisme integral B) Pemikiran pasca-tonal C) Teknik dua belas nada D) Serialisme umum
A) Transposisi B) Inversi C) Pelengkapan (komplementasi) D) Analisis ritme
A) Philip Tagg B) Raymond Monelle C) Kofi Agawu D) Roland Barthes
A) Anthony Newcomb B) Heinrich Schenker C) Jean-Jacques Nattiez D) Eero Tarasti
A) Philip Tagg B) Raymond Monelle C) Kofi Agawu D) Roland Barthes
A) Philip Tagg B) Leonard B. Meyer C) Anthony Newcomb D) Kofi Agawu
A) 100 B) 10 C) Sekitar 25 D) 50
A) Direktur Dewan Anggota B) Delegasi Dewan Akademik C) Gelar Sarjana Lanjutan D) Semua Kecuali Disertasi
A) Vereniging voor Muziektheorie B) Société d'Analyse musicale C) Gesellschaft für Musiktheorie D) Society for Music Theory
A) Jean-Jacques Nattiez B) Kofi Agawu C) Robert Hatten D) Raymond Monelle |