A) Sebuah perkumpulan rahasia. B) Pengetahuan yang tersembunyi atau rahasia. C) Sebuah jenis bahasa kuno. D) Sebuah jenis genre musik.
A) John Dee B) Eliphas Levi C) Aleister Crowley D) Madame Blavatsky
A) Pembacaan aura B) Necromancy (praktik ilmu gaib yang berhubungan dengan kematian) C) Astrologi (ilmu perbintangan) D) Ramalan kartu Tarot
A) Yin Yang B) Bulan Sabit C) Pentagram D) Ankh
A) Burung phoenix B) Naga C) Kuda unicorn D) Griffin
A) Ego B) Kesadaran C) Id D) Bayangan
A) Astrologi B) Numerologi C) Meramal dengan membaca telapak tangan D) Geomansi
A) Jimat B) Kalung C) Gelang D) Anting-anting
A) Mengirim pesan teks B) Mengetik manual C) Terapi bicara D) Menulis otomatis
A) Persepsi prekognitif (precognition) B) Telepati C) Psikokinesis D) Penglihatan jarak jauh (clairvoyance)
A) Numerologi B) Alkimia C) Kiropransi (atau ramalan melalui garis tangan) D) Astrologi
A) Aljabar B) Kabbalah C) Karnaval D) Bollywood
A) Okultisme B) Realisme C) Optimisme D) Aktivisme
A) Jalan-jalan di alam. B) Acara makan malam mewah. C) Sesi olahraga kelompok. D) Pertemuan untuk berkomunikasi dengan roh.
A) Meditasi B) Hipnotis C) Reiki D) Aromaterapi
A) Sejarah B) Sihir C) Sains D) Geografi
A) Peramalan B) Organisasi C) Penjelajahan D) Pencerahan
A) Dion Fortune B) Aleister Crowley C) Gerald Gardner D) Helena Blavatsky
A) Prancis B) Rusia C) Jepang D) Latin
A) Eropa abad ke-16 B) Amerika Serikat abad ke-20 C) Prancis abad ke-19 D) Inggris abad ke-17
A) Penelitian ilmiah tentang fenomena paranormal. B) Hanya mempelajari agama-agama kuno. C) Sinonim untuk praktik-praktik keagamaan tradisional. D) Bentuk-bentuk aliran esoteris yang berkembang pada pertengahan abad ke-19 dan keturunannya.
A) Éliphas Lévi B) Antoine Court de Gébelin C) Papus D) Helena Blavatsky
A) Sebuah bentuk penyelidikan ilmiah tentang fenomena supernatural. B) Sinonim luas untuk ketidakrasionalan. C) Studi tentang teks-teks keagamaan yang tersembunyi. D) Ajaran-ajaran esoteris dalam agama Kristen.
A) Mistikisme Kristen dan Sufisme Islam. B) Spiritualisme, Teosofi, Antroposofi, Ordo Hermetik Golden Dawn, dan gerakan New Age. C) Penjelajahan ilmiah tentang aktivitas paranormal. D) Hanya Spiritualisme dan Teosofi.
A) Jean-Baptiste Richard de Radonvilliers B) Éliphas Lévi C) Helena Blavatsky D) René Guénon
A) Dalam artikel yang ditulis oleh Aymon de Lestrange dan diterbitkan dalam buku Dictionnaire des mots nouveaux karya Jean-Baptiste Richard de Radonvilliers pada tahun 1842. B) Oleh Éliphas Lévi dalam bukunya Dogme et rituel de la haute magie. C) Dalam konteks politik, ditujukan terhadap para pendeta dan bangsawan. D) Oleh Jean-Marie Ragon dalam bukunya Maçonnerie occulte.
A) Wouter Hanegraaff B) Edward Tylor C) Carl Jung D) Michael Dummett
A) Sebuah polemik yang disengaja terhadap ilmu pengetahuan arus utama. B) Penolakan terhadap semua bentuk ilmu sihir. C) Fokus pada bukti empiris. D) Penerimaan terhadap metode ilmiah.
A) Carl Jung B) Wouter Hanegraaff C) Michael Dummett D) Edward Tylor
A) Ranting Emas B) Kebudayaan Primitif C) Interpretasi Mimpi D) Doktrin Rahasia
A) Magnetisme B) Alkimia C) Gravitasi D) Eter
A) Alkimia B) Sihir ritual C) Yoga D) Teosofi
A) Julian Strube B) Nicholas Goodrick-Clarke C) Wouter Hanegraaff D) Antoine Faivre
A) Emanuel Swedenborg B) Marco Pasi C) Wouter Hanegraaff D) Julian Strube
A) Genesis P-Orridge B) Christopher Partridge C) Colin Wilson D) Hanegraaff
A) John Durham Peters B) Jeffrey Sconce C) Erik Davis D) Genesis P-Orridge
A) Eugene Thacker B) John Durham Peters C) Hanegraaff D) Jeffrey Sconce |