A) Dokumen hukum untuk membeli properti. B) Dokumen yang menjelaskan tarif pajak properti. C) Formulir untuk melaporkan masalah pemeliharaan. D) Sebuah kontrak antara pemilik properti dan penyewa yang menetapkan ketentuan untuk menyewa properti.
A) Asosiasi Pemilik Rumah B) Badan Pengawas Perumahan C) Penyesuaian Usaha Rumah Tangga D) Perjanjian Kepemilikan Rumah
A) Polis asuransi properti. B) Pinjaman yang secara khusus digunakan untuk membeli properti. C) Perjanjian sewa. D) Investasi dalam saham.
A) Sebuah rumah untuk satu keluarga. B) Jenis asuransi rumah. C) Sebuah bangunan yang memiliki unit tempat tinggal terpisah untuk dua keluarga. D) Seorang agen properti.
A) Untuk menentukan tarif pajak properti. B) Untuk memeriksa adanya kerusakan struktural. C) Untuk menentukan nilai pasar properti tersebut. D) Untuk menyetujui permohonan pinjaman hipotek.
A) Kredit perumahan dengan suku bunga yang stabil selama jangka waktu pinjaman. B) Kredit perumahan yang mengharuskan pembayaran sekaligus di akhir masa pinjaman. C) Kredit perumahan dengan suku bunga yang dapat disesuaikan. D) Kredit perumahan yang hanya tersedia untuk rumah mewah.
A) Permohonan hipotek. B) Dokumen hukum yang menunjukkan kepemilikan suatu properti. C) Laporan inspeksi rumah. D) Perjanjian sewa.
A) Untuk menilai nilai properti untuk keperluan pajak. B) Untuk memperkirakan biaya perbaikan. C) Untuk memverifikasi kepemilikan sah atas properti tersebut. D) Untuk menentukan harga sewa properti.
A) Sebuah rekening yang digunakan untuk menyimpan dana yang dialokasikan untuk biaya-biaya terkait properti. B) Jenis pajak properti. C) Jenis polis asuransi. D) Pemeriksaan kredit untuk pembeli.
A) Gedung apartemen B) Rumah susun (dengan sistem kepemilikan bersama) C) Rumah tinggal tunggal D) Apartemen (dengan kepemilikan unit)
A) Sumber Daftar Utama B) Standar Daftar Pasar C) Sistem Pemberian Pinjaman Hipotek D) Layanan Daftar Properti Terpadu
A) Pemeriksaan kepemilikan B) Penilaian C) Penyitaan D) Rekening penjaminan
A) Pertanggungan tanggung jawab B) Kehilangan pendapatan sewa C) Kerusakan struktural pada bangunan D) Barang-barang pribadi milik penyewa
A) Pemilik properti (yang menyewakan). B) Seorang profesional berlisensi yang membantu dalam pembelian atau penjualan properti. C) Penilai pajak properti. D) Manajer properti.
A) Sewa jangka pendek B) Kepemilikan bersama C) Sistem sewa dengan opsi pembelian D) Kepemilikan bersama
A) Sanksi finansial B) Perpanjangan otomatis masa sewa C) Perpanjangan masa sewa D) Pemindahan hak kepemilikan secara hukum
A) Pembayaran pajak properti. B) Biaya dan pengeluaran yang dibayarkan pada saat penyelesaian transaksi properti. C) Pembayaran sewa bulanan. D) Biaya penilaian properti.
A) Inspeksi properti untuk pembeli. B) Penilaian nilai properti. C) Ketika seorang peminjam gagal melakukan pembayaran hipotek dan pemberi pinjaman mengambil alih kepemilikan properti tersebut. D) Jenis perjanjian sewa.
A) Inisiatif Pemasaran Properti B) Institut Manajemen Properti C) Asuransi Hipotek Pribadi D) Inspeksi Pemeliharaan Properti
A) Inspeksi B) Penyitaan C) Pengalihan hipotek D) Refinansiasi |