A) Mendukung perusahaan transportasi swasta. B) Menghasilkan keuntungan bagi pemerintah. C) Menyediakan layanan bagi masyarakat umum. D) Mengurangi kemacetan bagi pengemudi pribadi.
A) Kapal feri B) Kereta api C) Sistem berbagi sepeda D) Berbagi mobil
A) Kapal feri B) Kereta bawah tanah C) Trem D) Kereta monorel
A) Seseorang yang secara rutin pergi bekerja atau belajar. B) Jenis kartu atau tiket transportasi. C) Rute khusus untuk layanan ekspres. D) Pengemudi kendaraan transportasi umum.
A) Kereta bawah tanah B) Kereta api C) Bus D) Taksi
A) Mengurangi kemacetan dan polusi. B) Meningkatkan penggunaan mobil pribadi. C) Menaikkan biaya transportasi umum. D) Memperluas proyek pembangunan jalan.
A) Kereta api B) Bus C) Taksi D) Monorel
A) Pengguna transportasi umum B) Rute C) Ongkos D) Peralihan
A) Bus B) Trem C) Kereta bawah tanah D) Kapal feri
A) Brasil. B) Jepang. C) Amerika Serikat. D) Prancis.
A) Bus, yang berasal dari Paris pada tahun 1662. B) Trem listrik. C) Kereta api uap. D) Layanan feri.
A) Luksemburg, pada bulan Maret 2020. B) Britania Raya. C) Prancis. D) Jerman.
A) Kedekatan B) Kenyamanan C) Kecepatan D) Kelancaran (tidak ada perubahan jalur)
A) Waktu yang dihabiskan untuk menunggu kendaraan. B) Kecepatan, termasuk waktu transit. C) Biaya ongkos perjalanan. D) Seberapa jauh suatu perjalanan menyimpang dari rute ideal penumpang.
A) Kelancaran (tanpa transfer) B) Kecepatan C) Ketepatan waktu D) Kedekatan
A) Kemudahan. B) Pusat transportasi. C) Kenyamanan. D) Biaya langsung.
A) Waktu tempuh sebenarnya menjadi kurang berpengaruh. B) Harga tiket. C) Kedekatan dengan stasiun. D) Kelancaran rute.
A) Ketika sering terjadi pemberhentian dan kemacetan. B) Ketika perjalanannya terasa santai, aman, tetapi tidak terlalu membosankan. C) Ketika melibatkan kecepatan tinggi dan akselerasi. D) Ketika memerlukan perpindahan antar moda transportasi.
A) Kenyamanan. B) Kecepatan. C) Keamanan. D) Kebosanan selama perjalanan.
A) Kereta api B) Kapal C) Bus D) Pesawat terbang
A) Hanya penerbangan langsung. B) Penerbangan langsung dari titik ke titik. C) Layanan charter. D) Sistem hub dan cabang (spoke).
A) Kelelahan akibat perjalanan B) Gangguan ritme tidur akibat perubahan zona waktu (jet lag) C) Mual karena gerakan (motion sickness) D) Kepadatan lalu lintas di bandara
A) Bus bertingkat dua B) Kereta tanpa rel C) Minibus D) Bus gandeng (articulated)
A) Mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 65% B) Meningkatkan kecepatan perjalanan C) Memperbaiki kondisi jalan D) Menurunkan harga tiket
A) 50% B) 100% C) Lebih dari 75% D) 90%
A) Kereta yang hanya menggunakan tenaga listrik B) Bus hibrida C) Kereta bertenaga surya D) Kereta diesel-listrik
A) Kabel jaringan listrik di atas B) Mesin diesel C) Kabel bawah tanah D) Panel surya
A) Menggunakan energi matahari. B) Dengan mencolokkannya ke stop kontak listrik biasa. C) Melalui kabel-kabel yang berada di bawah tanah. D) Dengan memanfaatkan saluran listrik yang berada di atas.
A) Bus berbahan bakar diesel B) Bus listrik bertenaga baterai C) Bus troli D) Bus hibrida
A) Kabel listrik yang berada di atas. B) Paket baterai yang terpasang di dalam kendaraan. C) Sel bahan bakar. D) Kabel-kabel yang berada di bawah tanah.
A) Bus diesel B) Bus hibrida C) Bus listrik D) Hanya troli bus
A) Keduanya menggunakan mesin diesel B) Trem menggunakan kabel yang dipasang di atas, sedangkan kendaraan listrik otonom mengisi ulang baterai melalui kabel bawah tanah. C) Trem ditenagai oleh gas alam D) Kendaraan listrik otonom menggunakan energi matahari
A) Menggunakan teknologi trem secara umum. B) Beroperasi di bawah tanah. C) Berbagi jalur dengan sistem kereta api berat. D) Lebih lambat daripada trem.
A) Sistem transportasi massal otomatis B) Transportasi melalui jalur pandu otomatis C) Kereta trem (tram-kereta) D) Kereta komuter
A) Sistem transit dengan jalur panduan otomatis (AGT) B) Metro ringan C) Kereta komuter D) Kereta api berat
A) Sepuluh B) Tiga puluh C) Lima belas D) Dua puluh lima
A) Kapasitas rendah B) Kapasitas tinggi C) Kecepatan sedang D) Muatan berat
A) Kereta berbahan bakar uap B) Kereta bertenaga listrik C) Kereta dengan ban karet D) Kereta berbahan bakar diesel
A) Kereta maglev (kereta levitasi magnetik) B) Kereta listrik perkotaan C) Kereta monorel D) Kereta rel gigi
A) 1990-an B) 1950-an C) 1970-an D) 1930-an
A) Fonds stratégique d'investissement B) Disney C) Alstom Transport D) Lohr Industrie
A) Kereta Kabel San Francisco. B) Kereta Monorel Tokyo. C) Metrocable (Medellín). D) Jalur Bawah Tanah London.
A) Trem Raleigh. B) Stasiun kereta bawah tanah Rumah Sakit Duke. C) Kereta ringan Charlotte. D) Gerbong Durham. |