A) c. Untuk menyediakan tempat duduk tambahan B) a. Untuk menciptakan titik fokus dalam sebuah ruangan C) d. Untuk meningkatkan pencahayaan alami D) b. Untuk membagi sebuah ruangan menjadi beberapa bagian
A) d. Memasang teknologi rumah pintar B) b. Menggunakan perabotan antik C) a. Menggunakan warna-warna alami dalam desain ruangan D) c. Merancang ruang dan perabotan untuk kenyamanan dan efisiensi maksimal
A) a. Warna-warna hangat menciptakan suasana yang nyaman, sedangkan warna-warna dingin membangkitkan ketenangan. B) b. Warna-warna dingin menciptakan energi, dan warna-warna hangat menenangkan pikiran. C) d. Warna-warna cerah membuat ruangan terasa lebih kecil, sedangkan warna-warna gelap membuat ruangan terasa lebih luas. D) c. Semua warna memiliki dampak yang sama pada suasana hati.
A) a. Untuk menambahkan kehangatan, tekstur, dan warna pada suatu ruangan. B) b. Untuk mengontrol suhu ruangan. C) d. Untuk memamerkan karya seni. D) c. Untuk menyediakan solusi pencahayaan.
A) b. Lampu gantung B) c. Lukisan dinding C) d. Karpet lantai D) a. Gorden
A) d. Dengan hanya menggunakan pencahayaan buatan. B) c. Dengan berfokus pada skema warna monokromatik. C) b. Dengan menerapkan dekorasi bergaya industri. D) a. Dengan mengintegrasikan alam dan elemen-elemen alami ke dalam desain untuk meningkatkan kesejahteraan.
A) Pencahayaan aksen (accent lighting) B) Pencahayaan tugas (task lighting) C) Pencahayaan alami (natural lighting) D) Pencahayaan umum (ambient lighting)
A) a. Untuk menyerap cahaya alami. B) c. Untuk menciptakan privasi. C) b. Untuk membatasi atau menentukan area tertentu dalam sebuah ruangan. D) d. Untuk berfungsi sebagai penutup jendela.
A) Meja dari kaca B) Panel akustik C) Dinding bata D) Ubin keramik
A) Warna cat dinding gelap B) Perlengkapan dekorasi yang berantakan C) Cermin D) Gorden tebal
A) a. Untuk mencocokkan warna dengan tepat. B) d. Untuk menghilangkan kebutuhan penempatan furnitur. C) c. Untuk mengurangi paparan cahaya alami. D) b. Untuk memastikan pergerakan dan kegunaan ruang yang efisien. |