A) Meminimalkan biaya B) Mencapai target pendapatan C) Memaksimalkan keuntungan D) Memaksimalkan pendapatan
A) Informasi yang sempurna B) Jumlah pembeli dan penjual yang besar C) Produk yang homogen D) Hambatan masuk yang tinggi
A) Biaya rata-rata B) Biaya tetap C) Biaya variabel D) Biaya marjinal
A) Oligopoli B) Monopoli C) Persaingan monopolistik D) Persaingan sempurna
A) Nilai dari alternatif terbaik yang dikorbankan. B) Total biaya produksi. C) Biaya aktual untuk memproduksi suatu barang. D) Margin keuntungan.
A) Tingkat sensitivitas kuantitas yang diminta terhadap perubahan harga. B) Subsidi pemerintah. C) Pendapatan total. D) Biaya produksi.
A) Monopoli B) Persaingan sempurna C) Persaingan monopolistik D) Oligopoli
A) Diskon B) Diferensiasi produk C) Penyesuaian harga D) Penjualan musiman
A) Penilaian subjektif tanpa data. B) Penelitian operasi dan pemrograman matematika. C) Analisis historis terhadap tren pasar. D) Wawancara kualitatif dengan para pemangku kepentingan.
A) Masalah-masalah pengambilan keputusan bisnis dan implikasinya. B) Pengaruh politik terhadap bisnis. C) Sejarah pemikiran ekonomi. D) Preferensi pribadi konsumen.
A) Penetapan target atau tujuan. B) Manajemen dan pengembangan talenta. C) Pemantauan manajemen operasional dan kinerja. D) Pengambilan keputusan strategis.
A) Sejarah dan antropologi. B) Ekonomi dan teori manajemen. C) Sosiologi dan psikologi. D) Hukum dan etika.
A) Analisis regresi. B) Korelasi tanpa analisis regresi. C) Teori permainan. D) Kalkulus.
A) Mengabaikan strategi pesaing. B) Menghindari semua bentuk persaingan. C) Memahami persaingan antar perusahaan untuk memaksimalkan keuntungan. D) Hanya berfokus pada operasional internal.
A) Interpretasi artistik. B) Intuisi pribadi. C) Analisis regresi. D) Penyampaian cerita naratif.
A) Elastisitas (p) = Q + P B) Elastisitas (p) = Perubahan P / Perubahan Q C) Elastisitas (p) = (Perubahan Q / Q) / (Perubahan P / P) D) Elastisitas (p) = Q * P
A) Menghitung gaji karyawan. B) Menentukan pernyataan misi perusahaan. C) Menentukan jumlah karyawan yang dibutuhkan. D) Perkiraan permintaan.
A) Meningkatkan kepuasan karyawan B) Hanya meminimalkan biaya produksi C) Pengambilan keputusan D) Mengembangkan strategi pemasaran
A) Kampanye pemasaran B) Keputusan terkait risiko C) Keputusan terkait modal D) Keputusan terkait harga
A) Mendefinisikan masalah B) Menentukan tujuan C) Memprediksi konsekuensi D) Mengidentifikasi alternatif
A) Pengurangan risiko B) Keberhasilan instan C) Solusi yang tidak memadai D) Peningkatan keuntungan
A) Hanya efisiensi produksi B) Hanya kepuasan karyawan C) Dampak pada produktivitas D) Hanya hasil keuangan
A) Hal itu meningkatkan persepsi kualitas produk. B) Hal itu meningkatkan keunggulan kompetitif. C) Hal itu mengurangi keuntungan. D) Hal itu meningkatkan kepuasan pelanggan.
A) Pendekatan kompensasi. B) Pendekatan intuitif. C) Pendekatan teknokratis. D) Pendekatan heuristik.
A) Keunggulan kompetitif. B) Perencanaan jangka panjang. C) Pendekatan heuristik konsumen. D) Analisis kuantitatif.
A) Penetapan harga berdasarkan biaya ditambah keuntungan. B) Diskriminasi harga. C) Penetapan harga seragam. D) Strategi penetapan harga penetrasi pasar.
A) Primer, sekunder, tersier B) Tingkat pertama, tingkat kedua, tingkat ketiga C) Dasar, menengah, lanjutan D) Tingkat pertama, tingkat kedua, tingkat ketiga
A) Tingkat pertama B) Tingkat ketiga C) Tingkat keempat D) Tingkat kedua
A) Diskon berdasarkan jumlah pembelian B) Diskon untuk pelajar atau lansia C) Diskriminasi harga sempurna D) Penjualan produk dalam paket
A) Menawarkan sampel gratis. B) Menaikkan harga untuk membuat produk terlihat lebih berharga. C) Meminimalkan ketidaknyamanan psikologis saat mengeluarkan uang. D) Memberikan diskon untuk pembelian di masa mendatang.
A) Penawaran harga khusus untuk pelanggan baru atau harga perkenalan. B) Menaikkan harga produk secara signifikan. C) Mengurangi ketersediaan produk. D) Menawarkan diskon permanen.
A) Persaingan sempurna B) Rasionalitas terbatas C) Keseimbangan pasar D) Maksimisasi utilitas
A) Bias jangkar B) Bias atribusi C) Bias status quo D) Bias proyeksi
A) Kepuasan tidak dapat diukur. B) Kepuasan dapat dinilai dengan mudah. C) Kepuasan sangat bervariasi dan tidak dapat diprediksi. D) Kepuasan tidak relevan dalam pengambilan keputusan.
A) Menyebabkan penurunan produktivitas secara keseluruhan. B) Menurunkan daya tarik perilaku yang diberi insentif. C) Meningkatkan daya tarik perilaku yang diberi insentif. D) Menghilangkan motivasi intrinsik.
A) Pria B) Semua karyawan secara setara C) Wanita D) Manajemen senior
A) Biaya variabel tidak ada dalam jangka pendek. B) Dalam jangka pendek, beberapa biaya bersifat tetap; sedangkan dalam jangka panjang, semua biaya bersifat variabel. C) Biaya jangka pendek selalu lebih tinggi daripada biaya jangka panjang. D) Biaya tetap menjadi biaya variabel dalam jangka pendek.
A) Rasio penagihan. B) Rasio perputaran persediaan. C) Rasio modal. D) Tingkat pengembalian dan biaya modal.
A) Ekonomi manajerial. B) Ekonomi makro. C) Ekonomi mikro. D) Ekonomi perilaku. |