A) Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman B) Satuan Tugas Operasi Perang Strategis C) Perang Sistematis di Wilayah D) Keamanan Senjata dan Operasi Taktis
A) Perang Vietnam B) Perang Dunia I C) Perang Saudara D) Perang Korea
A) Napoleon Bonaparte B) Hannibal Barca C) Sun Tzu D) Carl von Clausewitz
A) Pengiriman bantuan medis B) Pengawasan dan pengintaian C) Operasi di bawah air D) Serangan udara jarak jauh
A) Amerika Serikat B) India C) Rusia D) Tiongkok
A) Perang Revolusi Amerika B) Perang Dingin C) Perang Dunia II D) Perang Napoleon
A) Pertempuran darat bersenjata B) Pengangkutan melalui udara C) Pembongkaran bawah air D) Intersepsi komunikasi
A) Napoleon Bonaparte B) Alexander Agung C) Genghis Khan D) Julius Caesar
A) Zona Perang B) Zona Pertempuran C) Teater Operasi D) Medan Pertempuran
A) Letnan B) Kolonel C) Laksamana D) Jenderal
A) Jepang B) Kerajaan Inggris C) Uni Soviet D) Jerman
A) Meningkatkan semangat B) Sinyal komunikasi C) Menyembunyikan dan menipu D) Negosiasi dalam pertempuran
A) Sun Tzu B) Julius Caesar C) Genghis Khan D) Hannibal Barca
A) Douglas MacArthur B) George Marshall C) George S. Patton D) Dwight D. Eisenhower
A) Tim tanggap darurat. B) Sebuah unit pasukan. C) Posisi pertahanan. D) Kemampuan yang meningkatkan efektivitas suatu pasukan.
A) Sparta B) Corinth C) Thebes D) Athena
A) Julius Caesar B) Genghis Khan C) Alexander Agung D) Hannibal Barca
A) Chancellorsville B) Bull Run C) Antietam D) Gettysburg
A) SAS Inggris B) Pasukan Navy SEAL Angkatan Laut AS C) Spetsnaz Rusia D) Pasukan Khusus Angkatan Darat AS
A) Angkatan Darat B) Angkatan Udara C) Angkatan Laut D) Korps Marinir
A) Kopral B) Mayor C) Letnan Dua D) Sersan
A) Operasi Barbarossa B) Operasi Market Garden C) Operasi Badai Pasir D) Operasi Overlord
A) Lembaga pemerintah sipil. B) Semua cabang angkatan bersenjata, kecuali organisasi pendukung seperti lembaga penelitian pertahanan. C) Perusahaan swasta yang menyediakan jasa militer. D) Hanya angkatan laut dan angkatan udara.
A) Penutupan ganda (double envelopment) B) Formasi phalanx C) Gerakan penjepit (pincer movement) D) Serangan dari samping (flanking attack)
A) Doktrin militer Tiongkok B) Doktrin militer Rusia C) Doktrin militer Soviet D) Doktrin militer Barat
A) Penggunaan mesin yang minimal. B) Penekanan berlebihan pada strategi nuklir. C) Kesulitan beroperasi tanpa aset teknologi canggih jika aset tersebut habis atau hancur. D) Ketergantungan yang tinggi pada taktik tradisional.
A) Fleksibilitas yang sangat tinggi dalam operasi. B) Tidak memerlukan logistik yang besar. C) Sangat bergantung pada pasukan yang berpendidikan tinggi. D) Penggunaan mesin yang minimal.
A) Pergerakan dan distribusi material B) Perancangan sistem senjata baru C) Evakuasi personel D) Pemeliharaan fasilitas
A) Para veteran B) Ekonomi C) Astronomi D) Botani
A) Peluang kerja segera yang tersedia. B) Menyesuaikan diri dengan perubahan budaya yang kompleks. C) Kemampuan untuk beradaptasi dengan mudah ke kehidupan masyarakat sipil. D) Kurangnya pengakuan dari masyarakat.
A) Diabetes B) Asma C) Hipertensi D) Gangguan stres pascatrauma
A) Dengan mengisolasi diri dari kehidupan sipil. B) Dengan menghindari keterlibatan dalam masyarakat. C) Seringkali melalui proses politik. D) Hanya melalui pengabdian dalam dinas militer.
A) Isolasi mereka dari kegiatan komunitas. B) Proses adaptasi mereka yang terkadang sulit kembali ke kehidupan masyarakat sipil. C) Pelayanan militer mereka yang berlanjut. D) Penghindaran mereka terhadap isu-isu sosial.
A) Universitas Tel Aviv, Israel B) Sciences Po, Sekolah Hubungan Internasional Paris C) Universitas Pertahanan Nasional D) Universitas St Andrews
A) Divisi 19: Asosiasi Psikologi Militer (APA-Div19) B) Kelompok Penelitian Eropa tentang Militer dan Masyarakat (ERGOMAS) C) Kongres Internasional tentang Kinerja Fisik Prajurit (ICSPP) D) Seminar Antar-Universitas tentang Angkatan Bersenjata dan Masyarakat (IUS) |